3 Teknik Dasar Dalam Berenang

Infokekinian.com – Teknik pernapasan merupakan salah satu teknik dasar dalam berenang, dimana renang merupakan salah satu olahraga di dalam air yang baik untuk kesehatan tubuh.

Berenang biasanya dilakukan hanya sebagai olahraga rutin, hobi atau sekedar refreshing. Dan jika di dunia profesional, olahraga yang satu ini sering dijadikan sebagai pertandingan di berbagai kejuaraan resmi.

Apa Itu Berenang

Gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya dada dan gaya punggung merupakan gaya renang yang biasanya dipertandingkan pada jarak 50 sampai 1500m.

Apa Itu Berenang?

Berenang adalah kegiatan menggerakkan, mengapung atau mengangkat seluruh bagian tubuh di atas permukaan air dengan cara menggerakkan tangan atau kaki.

Dalam wiktionary bahasa Inggris melansir, “he activity of moving oneself through water using one’s arms and legs while buoyed up by the water, carried out by humans for amusement, exercise, sport or entertainment”.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, berenang adalah kegiatan menggerakkan diri di dalam air dengan menggunakan kaki dan tangan sambil ditopang, yang biasanya dilakukan manusia hanya untuk kesenangan, olahraga, olahraga, dan hiburan.

Sejarah Berenang

Bahkan sebelum tulisan dikenal, orang-orang pada masa itu sudah mengenal renang. Bukti sejarah kegiatan renang antara lain ditemukannya lukisan seorang perenang di dinding gua yang terbuat dari batu.

Pada abad ke-19, renang menjadi populer di London, Inggris. Hanya enam kolam renang yang ada di kota ini pada tahun 1837.

Sejak saat itu, renang semakin populer. Bahkan, pada tahun 1869, sejumlah asosiasi olahraga renang dibentuk.

Berenang kemudian mendapat pengakuan dunia, dan pada tahun 1896, Olimpiade modern di Athena, Yunani, memasukkan renang sebagai salah satu olahraga yang diakui secara resmi.

Dengan adanya kolam renang kota Cihampelas di Bandung pada tahun 1904, renang menjadi populer di Indonesia.

Setelah itu, kolam renang dibangun di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta dan Surabaya.

Munculnya berbagai perkumpulan renang, seperti Bandungsche Zwebond atau Persatuan Renang Bandung pada tahun 1917, memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan renang di Indonesia. Badan ini mengatur tujuh asosiasi renang.

Tampaknya Bandungsche Zwebond menginspirasi pembentukan organisasi yang sebanding di tingkat yang lebih tinggi.

Zwembond Jawa Barat didirikan di Jawa Barat pada tahun 1918, sedangkan Oost Java Zwembond didirikan di Jawa Timur pada tahun 1927. Keputusan untuk membentuk asosiasi renang terbayar.

Dua penyelam asal Hindia Belanda berhasil menorehkan prestasi sebagai juara pertama dan kedua pada Far Eastern Games (Olimpiade Timur Jauh) yang diadakan di Manila, Filipina, pada tahun 1934.

Teknik Dasar Renang

Teknik Dasar Renang

Dalam berenang, ada beberapa teknik dasar yang perlu kamu ketahui dan kuasai, sebagai berikut:

1. Teknik Pernapasan

Teknik dasar dalam berenang yang pertama adalah teknik pernapasan. Kunci untuk perenang yang sukses adalah kemampuan mereka untuk mengontrol napas mereka.

Untuk melatih teknik dasar dalam berenang ini, kamu bisa berdiri di tepi kolam rendah dan menghadap ke atas air

Ambil napas dalam-dalam melalui mulut kamu dan tahan sebentar. Masukkan kepala kamu ke dalam air dan tarik napas dalam-dalam.

Setelah setiap tindakan atau latihan, kamu harus melakukan latihan pernapasan ini 10 hingga 15 kali. Lakukan latihan secara teratur sampai kamu menemukan ritme unik kamu.

2. Teknik Mengapung

Kunci untuk belajar mengapung adalah rileks dan tidak panik. kamu harus mahir dalam mengambang di punggung dan berdiri mengambang.

Berdirikan kaki kamu di dasar kolam dan angkat kepala kamu untuk mengapung di punggung kamu.

Tarik badan ke belakang secara perlahan hingga telinga terendam air sambil berpegangan pada tepi kolam.

Ulangi 10 sampai 15 kali sampai kamu mencapai posisi yang nyaman dan seimbang. Melompat ke dalam air sambil berpegangan tangan di tepi kolam adalah teknik mengapung berdiri.

Tarik napas dalam-dalam, tahan, lalu dorong tubuh menjauh dari kumpulan sambil menggerakkan tangan dan kaki seolah-olah sedang melakukan gaya dada.

3. Teknik Meluncur

Teknik dasar dalam berenang yang terakhir adalah teknik meluncur yang melibatkan menggeser tubuh secara horizontal di bawah permukaan air.

Masuk ke kolam dangkal dan berdiri dengan punggung menghadap dinding kolam untuk melakukannya.

Untuk mencegah tergelincir, letakkan satu kaki di dinding tepi kolam dengan jari-jari kaki mengarah ke bawah.

Meluncur sejauh mungkin dengan tangan lurus dan sejajar ke depan sambil mendorong tubuh dengan kaki.

Cobalah untuk menenggelamkan kepala kamu sedemikian rupa sehingga telinga kamu sejajar dengan lengan kamu.

Untuk melatih keseimbangan, kamu bisa berlatih 10 hingga 15 kali hingga mencapai keseimbangan.

Macam-Macam Gaya Berenang

Macam-Macam Gaya Berenang

Berikut ini adalah jenis-jenis gaya renang menurut International Swimming Federation:

1. Gaya Katak (Gaya Dada)

Karena gerakannya sangat mirip dengan gerakan renang katak, maka gaya renang ini sering disebut dengan “gaya katak”.

Gaya dada, umumnya dikenal sebagai gaya katak, adalah gaya renang khas untuk renang rekreasi serta untuk kontes atletik.

Dengan gerakan kaki dan lengan, tubuh stabil dalam gaya dada, mirip dengan merangkak di permukaan air.

Saat berenang, kepala diangkat dan diturunkan dari bawah ke permukaan sementara tangan dan kaki tetap terendam air.

Gaya katak berbeda dengan gaya bebas meskipun sama-sama menghadap ke permukaan air. Tubuh selalu dalam keadaan stabil saat bergerak seperti katak.

Ketika mulut kamu berada di atas permukaan air untuk waktu yang lama, kamu dapat mengambil kesempatan untuk bernapas.

Tangan dan kaki bergerak bergantian. Kedua tangan diarahkan lurus ke depan sementara kaki menendang keluar.

Sebaliknya, tubuh ditarik ke depan sementara kaki lurus karena kedua tangan bergerak seolah membelah air.

2. Gaya bebas

Seperti namanya, Freestyle tidak dibatasi oleh metode atau pedoman tertentu. Renang gaya bebas berbeda dengan renang konvensional, karena gaya ini akan membuat tubuh kamu bergerak lebih cepat.

Baik perenang amatir maupun ahli sering melakukan pukulan gaya bebas ini. Renang gaya bebas dilakukan pada perut dengan tubuh dan wajah menghadap ke permukaan air saat kaki dan tangan menendang dan menarik air ke arah perenang.

Sementara kaki dinaikkan dan diturunkan, tangan bergiliran melakukan gerakan mengayuh. kamu dapat memutar kepala ke kanan atau ke kiri di atas permukaan air untuk mengambil napas.

Lakukan ini dengan tubuh kamu dimiringkan saat kamu mengangkat tangan kamu keluar dari air.

3. Gaya punggung

Karena punggung menghadap ke permukaan air atau tubuh dalam posisi terlentang, gaya ini disebut gaya punggung.

Teknik Dasar Dalam Berenang Gaya punggung

Kamu dapat bernapas lebih mudah dan membuka mata lebih cepat dalam posisi ini, tetapi sulit untuk mengetahui gerakan mana yang dilakukan tubuh kamu.

Setelah gaya bebas, gaya punggung adalah gaya renang tertua, dan pertama kali digunakan untuk gaya pada Olimpiade Musim Panas 1900 di Paris.

Gaya punggung dimulai di kolam renang dengan lutut ditekuk dan kaki bertumpu pada dinding kolam daripada di blok awal.

Pergelangan kaki harus tetap longgar selama gaya punggung karena kaki bergerak ke atas lebih aktif.

Gerakan tangan gaya punggung hampir identik dengan gerakan tangan gaya bebas, yaitu menggerakkan tangan ke arah pinggang seperti mengayuh.

4. Gaya Kupu-Kupu

Perkembangan gaya dada menyebabkan penemuan kupu-kupu pada tahun 1933. Mempelajari gaya renang baru ini sangat menantang dan kompleks.

Selain itu, kamu juga harus memiliki kekuatan yang cukup untuk berenang menggunakan gaya kupu-kupu.

Pada gaya kupu-kupu, kedua lengan bergerak secara bersamaan dengan cara meregang, kemudian mengepakkan kaki untuk mengayuh ke depan.

Tingkat energi yang kuat dan koordinasi yang tepat diperlukan untuk gerakan seperti sayap kupu-kupu ini.

Gaya lumba-lumba adalah nama lain untuk gaya kupu-kupu. Tubuh harus menghadap ke permukaan air, dan kedua lengan harus ditekan bersama sebelum menjangkau dan mengayun ke depan.

Kedua kaki menendang ke bawah dan ke atas secara bersamaan, mirip dengan sirip lumba-lumba. Pernapasan dilakukan melalui mulut saat kepala keluar dari air. Udara dipaksa keluar dari mulut dan lubang hidung sebelum muatan naik ke permukaan air.

Sarana dan Prasarana Olahraga Renang

Dalam berenang tentunya kita membutuhkan beberapa perlengkapan sebagai berikut :

1. Pakaian Renang

Pakaian Renang

Pemula dan atlet harus menggunakan pakaian renang, karena ini dasar yang perlu kamu perhatikan.

2. Pelampung

Ada beberapa bentuk pelampung, seperti papan dan ban. Fungsi pelampung papan ini adalah untuk belajar meluncur di permukaan air.

Sedangkan ban pelampung, biasanya digunakan untuk berlatih gaya terapung atau floating.

3. Kacamata Renang

Kacamata ini tentunya berfungsi untuk melindungi mata dari air saat berenang. Selain itu, sarana dan prasarana yang disiapkan untuk yang satu ini merupakan salah satu ketentuan internasional.

4. Kolam Renang

Dalam perlombaan membutuhkan kolam renang sepanjang 50m untuk lintasan panjang dan 25m untuk jalan cepat.

Dan kedalaman kolam renang yang dibutuhkan adalah 1,35m. 1m pertama, hingga batas minimum 0,6m dari dinding yang dilengkapi dengan balok awal.

5. Lintasan

Lebar lintasan minimum untuk kolam renang adalah 2,5 meter, dan jarak tepi antara lari pertama dan terakhir sekitar 0,2 meter.

Tali terbentuk dari pelampung kecil yang dihubungkan dengan seutas tali dan memiliki panjang yang setara dengan ukuran lintasan, yang berfungsi sebagai pembatas lintasan.

Pelampung di lintasan memiliki warna yang berbeda berdasarkan nomor lintasan dan dapat berputar ketika dihantam ombak.

Untuk baris 1 sampai 8, gunakan pelampung hijau; untuk lajur 2, 3, dan 6; dan untuk jalur 4 dan 5 menggunakan pelampung berwarna biru.

6. Pencatat waktu

Di kedua sisi kolam, touchpad digunakan dalam kompetisi renang internasional untuk mencatat waktu secara otomatis. Saat berbelok dan tiba di garis finis, perenang harus menyentuh papan setebal 1 cm.

7. Balok Start

Balok awal, yang berukuran 0,5 x 0,5 meter dan naik antara 0,5 dan 0,75 meter di atas air, adalah tempat perenang bersiap untuk memulai kompetisi.

Balok memiliki kemiringan maksimum 10 derajat dan dilapisi dengan bahan anti slip untuk mencegah perenang tergelincir.

Blok ini memiliki pengeras suara yang dapat membunyikan suara tembakan untuk mengumumkan dimulainya pertandingan.

Balok peluncuran juga memiliki sensor waktu untuk mencatat waktu saat perenang mulai melompat dari balok.

Peraturan Dalam Renang

Peraturan Dalam Renang

Ada aturan yang harus dipatuhi perenang selama kompetisi, dan jika tidak, perenang yang melanggarnya akan dihukum. Berikut ini adalah peraturan renang saat ini:

  1. Wasit mulai meniup peluit panjang untuk memberi isyarat kepada para perenang untuk bersiap-siap di dalam air dengan tubuh menghadap ke dinding kolam (untuk gaya punggung) atau sampai ke blok awal (untuk gaya dada, bebas dan kupu-kupu)
  2. Setelah wasit start memberikan sinyal “siap”, perenang harus berada pada posisi awal. Start dianggap tidak valid jika ada peserta yang melompat lebih awal sebelum sinyal diberikan
  3. Untuk nomor renang dimulai dari bagian atas balok awal, posisi awal adalah dengan tubuh ditekuk ke arah air dan lutut sedikit ditekuk. Untuk gaya punggung, perenang meletakkan kakinya di dinding kolam dengan lutut ditekuk di depan lengan sambil mempertahankan pegangan yang kuat pada balok awal
  4. Setelah pistol mulai menembak, perenang dapat mulai melompat
  5. Terlepas dari hasil pengundian atau pilihan yang dibuat oleh panitia kompetisi, perenang harus tetap berada di lintasannya masing-masing
  6. Perenang tidak diperbolehkan mengganggu pesaing lain dengan memotong jalur atau menggunakan taktik ilegal lainnya
  7. Pemimpin kompetisi memiliki wewenang untuk mengizinkan seorang pesaing untuk kembali mengikuti perlombaan di babak berikutnya jika pelanggaran membahayakan prospek kemenangan pesaing tersebut
  8. Perenang harus menyentuh ujung kolam saat berbelok, ini berlaku untuk semua event. Perenang harus berpaling dari dinding dan tidak mengambil langkah dari dasar kolam
  9. Jika kamu hanya berdiri di dasar pool selama pertandingan, maka peserta tidak akan didiskualifikasi. Kecuali kamu berjalan
  10. Sebelum dinobatkan sebagai pemenang, perenang solo harus menyelesaikan seluruh renang jarak jauh
  11. Gaya renang untuk lari estafet adalah gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas
  12. Misalnya ada seorang perenang yang kakinya terpeleset dari tempat start sebelum peserta sebelumnya menyentuh dinding kolam pada saat renang estafet. Dalam hal ini, seluruh tim dapat didiskualifikasi kecuali perenang yang melakukan kesalahan kembali ke posisi awal atau hanya berada di dinding
  13. Lomba renang harus diselesaikan pada lintasan yang sama oleh setiap peserta.

Nomor Lomba Renang

Berikut beberapa nomor lomba yang ditentukan berdasarkan jarak tempuh dan jenis kelamin di Olimpiade:

  1. 50 m, 100 cm, 200 m, 400 m, 800 m (putri), 1.500 m (putra), untuk gaya bebas
  2. 100 m, 200 m, untuk gaya kupu-kupu
  3. 50 m, 100 m, 200 m, untuk gaya punggung
  4. 100 m, 200 m, untuk gaya dada
  5. 100 m, 200 m, 400 m, untuk gaya ganti perorangan
  6. 4 x 100 m, untuk gaya ganti estafet
  7. 4 x 200 m, 4 x 100 m, untuk gaya bebas estafet
  8. 10 km, untuk maraton.

Manfaat Berenang

Manfaat Berenang

Berenang merupakan kegiatan yang dapat dilakukan untuk bersenang-senang, sebagai hobi, atau sebagai olahraga.

Berenang secara teratur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, baik secara fisik maupun secara teratur. Beberapa manfaat berenang termasuk yang tercantum di bawah ini:

1. Menghilangkan Stres

Berenang meningkatkan energi tubuh sekaligus merilekskan tubuh dan pikiran. Masuk akal mengapa berenang membuat banyak orang merasa lebih nyaman dan bebas stres.

2. Meningkatkan Stamina Tubuh

Berenang secara teratur akan meningkatkan daya tahan kardiovaskular dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, mereka yang berlatih renang secara teratur pulih dari cedera otot lebih cepat. Cobalah berenang jika kamu sering merasa lelah untuk membantu membangun stamina.

3. Meredakan Sakit dan Nyeri

Berenang merupakan olahraga yang sangat baik bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik karena tidak mengencangkan jaringan ikat tubuh.

Orang dengan osteoporosis, radang sendi, dan sakit punggung yang persisten semuanya dapat memperoleh manfaat dari sifat penghilang rasa sakit berenang.

4. Bermanfaat untuk Ibu Hamil

4. Bermanfaat untuk Ibu Hamil

Selama kehamilan yang sehat dan normal, berenang merupakan salah satu bentuk olahraga yang dapat dilakukan dan bahkan dianjurkan untuk dilakukan oleh ibu hamil.

Berenang membantu sendi ibu hamil dengan mengurangi nyeri sendi dan memperkuat bahu dan otot perut mereka.

Berenang sehat untuk ibu dan janin, selain ibu. Menurut temuan sebuah studi oleh Melpomene Institute of Minneapolis, berenang secara teratur saat hamil menurunkan kemungkinan seorang wanita mengalami keguguran.

5. Bermanfaat untuk Wanita Dengan Kanker Payudara

Berenang sangat bermanfaat untuk memperkuat otot yang lemah pada pasien kanker payudara yang telah menjalani operasi, menurut para profesional medis.

Namun, pasien kanker payudara sebaiknya berkonsultasi secara medis sebelum memilih berenang secara rutin.

6. Mencegah Obesitas

Cobalah berenang secara teratur jika kamu kelebihan berat badan dan ingin menurunkan berat badan.

Karena hampir setiap bagian tubuh bekerja selama berenang, sejumlah besar kalori dibakar. Berenang selama satu jam dapat membakar hingga 900 kalori.

7. Sarana Bermain dan Rekreasi

Teknik Dasar Dalam Berenang Sarana Bermain dan Rekreasi

Permainan air sedang tren di kalangan anak-anak dan balita. Kolam renang bisa menjadi tempat anak bermain, bersenang-senang, dan belajar.

Berenang cocok untuk kesehatan anak dan membantu perkembangan otot anak, tubuh menjadi lebih lentur, dan ukuran tubuh akan bertambah.

8. Menumbuhkan Rasa Takut Air

Berenang bisa menjadi terapi bagi kamu yang memiliki rasa takut (phobia) terhadap air. Orang tua harus mendorong anak-anak mereka untuk bermain di air dan belajar berenang sejak usia dini untuk membantu mereka mengatasi rasa takut mereka terhadap air.

9. Menumbuhkan Sikap Positif

Berenang sangat baik untuk mempromosikan pandangan positif seseorang tentang kehidupan. Perenang reguler secara teratur menunjukkan tingkat keberanian, kemandirian, dan kepercayaan diri yang tinggi.

10. Meningkatkan Keterampilan Sosial

Berenang dengan teman sekelas atau rekan kerja dapat memperkuat rasa komunitas seseorang dan kapasitas mereka untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain.

FAQ

Di sini kami telah merangkum beberapa pertanyaan umum tentang teknik dasar dalam berenang:

Apakah Kelemahan Dari Renang Gaya Dada?

Kelemahan dari renang gaya dada ini adalah dari segi kecepatan, karena gaya renang ini dikenal lebih lambat dari gaya renang lainnya.

Apa Fungsi Gerak Tangan Dalam Renang?

Fungsi gerakan lengan dalam renang gaya bebas adalah untuk mendorong perenang ke depan dan menjaga keseimbangan perenang agar tidak tenggelam.

Sebutkan Apa Saja Kesalahan Saat Melakukan Renang Gaya Dada?

Berikut adalah beberapa kesalahan yang biasanya terjadi:

  1. Mengayuh dengan tangan
  2. Terlalu banyak tendangan
  3. Tahan napas
  4. Tidak mendengarkan tubuh.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai sejarah dan teknik dasar dalam berenang dan nomor renang yang dapat kamu ketahui, sehingga dapat kamu terapkan saat berenang.

Demikianlah artikel mengenai teknik dasar dalam berenang dan jangan lupa untuk terus kunjungi website Infokekinian.

Karena kami juga memiliki banyak informasi dan rekomendasi lain yang tentunya akan bermanfaat dan membantu sobat kekinian.

/* */