Ciri dan Syarat Interaksi Sosial

Infokekinian.comInteraksi sosial merupakan hal yang penting dalam kehidupan, yang tentunya juga memiliki ciri dan syarat interaksi sosial. Untuk mengetahuinya lebih jelas dan lengkap, yuk simak artikel ini hingga selesai.

Interaksi sosial mengacu pada berbagai hal yang berhubungan dengan sosial, dimana hal ini berkaitan erat dengan hubungan antar individu, hubungan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Jika tidak ada yang namanya interaksi sosial, bisa dipastikan dunia ini tidak akan ada.

Pengertian Interaksi Sosial

Selanjutnya, proses sosial merupakan interaksi timbal balik atau hubungan yang saling mempengaruhi antara manusia dengan manusia lainnya.

Persahabatan seperti itu akan bertahan seumur hidup di masyarakat. Menurut Shaw, interaksi sosial adalah pertukaran pribadi yang mengungkapkan perilaku satu sama lain.

Dan masing-masing aktor ini pasti akan berdampak pada yang lain. Lebih lanjut, Thibut dan Kelley keduanya menyatakan hal yang sama.

Mereka percaya bahwa interaksi sosial adalah suatu peristiwa yang dapat mempengaruhi satu sama lain ketika dua orang hadir bersama-sama.

Maksudnya adalah jika dua orang atau lebih berkumpul dan dapat menciptakan tindakan yang saling mempengaruhi, disebut interaksi sosial karena mereka harus berkomunikasi.

Jadi, dalam suatu interaksi, setiap tindakan yang dilakukan oleh seseorang akan sangat berguna dalam mempengaruhi individu orang lain.

Menurut Bonner, interaksi adalah hubungan antara dua orang atau lebih, dan tindakan individu dapat mempengaruhi atau mengubah individu lain.

Pengertian Interaksi Sosial

Berdasarkan semua definisi ahli tentang interaksi, adalah mungkin untuk menyimpulkan:

“Interaksi sosial adalah hubungan yang terjalin antara dua individu atau lebih. Dimana tindakan individu ini akan mengubah, mempengaruhi, bahkan meningkatkan perilaku orang lain. Interaksi sosial melibatkan tidak hanya berbicara tentang tindakan tetapi juga tindakan yang berdampak pada individu lain.”

Syarat-Syarat Interaksi Sosial

Pembahasan berikut adalah tentang syarat-syarat interaksi sosial. Ada dua syarat penting terjadinya interaksi sosial: kontak sosial dan komunikasi. Berikut cara kerjanya:

1. Kontak Sosial

Kata kontak berasal dari kata Latin con dan cum, yang keduanya memiliki arti bersama, serta kata tangere, yang berarti menyentuh. Arti harfiah dari kontak adalah “menyentuh bersama”.

Kontak, jika dipahami secara sosiologis, juga merupakan fenomena sosial. Seseorang akan dapat berhubungan dengan orang lain tanpa menggunakan kontak fisik, seperti berkomunikasi melalui surat, bertukar pesan melalui sms, telepon, dan sebagainya.

Jika kontak sosial adalah suatu tindakan kelompok atau individu yang dapat berupa tanda dan mempunyai arti baik bagi pelaku maupun penerimanya.

Penerima nantinya akan menggunakan reaksi untuk merespon tindakan tersebut. Kontak juga dapat diklasifikasikan menurut tingkat hubungan, sifat, bentuk, dan caranya.

Berdasarkan cara

Kontak dapat dibedakan dari masalah metode, dengan kontak langsung dan tidak langsung. Sentuhan fisik, seperti bahasa isyarat, berbicara, dan tersenyum, akan menghasilkan kontak langsung.

Dalam hal kontak tidak langsung, hal ini dilakukan melalui penggunaan berbagai media seperti telepon seluler, telepon, surat, radio, dan sebagainya.

Berdasarkan sifat

Dimungkinkan untuk membedakan tiga jenis kontak berdasarkan sifatnya. Yang pertama antar individu, yang kedua antar individu dengan kelompok, dan yang ketiga antar kelompok.

Kontak antar individu dapat terlihat ketika ada anak yang belajar tentang kebiasaan-kebiasaan yang akan diikuti keluarganya di rumah.

Kontak antara individu dan kelompok dapat terlihat ketika melatih siswa untuk bergerak ke arah yang sama dengan guru mereka.

Yang terakhir adalah kontak kelompok, yang dapat dilihat selama pertandingan sepak bola kelompok.

Berdasarkan bentuk

Kontak diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan bentuknya: kontak positif dan negatif. Kontak positif hanya akan terjadi selama kerjasama, yang terlihat ketika penjual melayani pembeli dengan baik.

Sedangkan kontak negatif hanya akan terjadi jika ada konflik yang berpotensi menentukan interaksi, seperti perang antar negara.

Berdasarkan tingkat hubungan

Jika kontak terbaik dari tingkat hubungan ini menjadi dua, kontak sekunder dan kontak utama. Kontak primer dapat terjadi ketika dua orang bertemu secara langsung.

Misalnya dengan tersenyum, berjabat tangan, dan sebagainya. Kemudian, untuk kontak sekunder, hanya media atau perantara yang akan digunakan.

Nantinya, media bisa menjadi alat atau orang. Kontak ini dapat terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya, saat kamu sedang menelepon.

2. Komunikasi

Komunikasi diperlukan selama interaksi. Komunikasi ini merupakan pembacaan perasaan dan gerakan fisik.

Komunikasi

Kemudian akan muncul dengan ekspresi ketakutan, penolakan, kesenangan, keraguan, dan emosi serta sikap lainnya.

Ini adalah reaksi terhadap pesan yang dikomunikasikan melalui komunikasi. Komunikasi terjadi ketika ada aksi dan reaksi.

Komunikasi adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang untuk menyampaikan suatu pesan kepada orang lain, setelah itu orang tersebut akan memberikan sinyal atau interpretasi terhadap pesan tersebut dengan menunjukkan bagaimana perasaan dan perilakunya.

kamu dapat melihat apakah komunikasi mirip dengan kontak, tetapi meskipun ada kontak, tidak ada jaminan bahwa komunikasi terjadi.

Hal ini disebabkan adanya kegiatan yang mungkin mengharuskan masyarakat memahami pesan yang telah disampaikan.

Komunikasi ini terdiri dari empat elemen: pesan, umpan balik, media komunikasi, dan komunikator (pengirim dan penerima).

  1. Pengirim adalah orang yang mengirimkan sebuah pesan kepada orang lain serta biasa disebut dengan komunikator
  2. Penerima merupakan orang yang dapat menerima pesan dari orang yang mengirim, atau sering disebut dengan komunicant
  3. Media adalah sarana maupun alat yang dipakai untuk menyampaikan sebuah pesan tersebut. Media juga terdiri dari 4 kelompok yakni media massa, media kelompok, media publik dan juga media antara pribadi
  4. Feed back adalah umpan balik dari raksi yang di lakukan oleh penerima kepada pesan yang telah di terima

Jenis Jenis Interaksi Sosial

Interaksi sosial memiliki banyak bentuk dan dapat diklasifikasikan menurut bentuk, subjek, dan metodenya.

Interaksi sosial antar individu adalah interaksi ketika dua orang bertemu secara langsung dan berinteraksi satu sama lain, meskipun dalam bentuk yang sangat sederhana.

Misalnya, saat berpapasan di jalan, sapa dan senyum. Interaksi kedua adalah interaksi antar kelompok, yang terjadi ketika dua kelompok yang berbeda bertemu.

Komunikasi yang terjalin juga bukan lagi tentang hal-hal pribadi, melainkan tentang kepentingan kelompok. Pertemuan antar ormas, misalnya.

Jenis interaksi ketiga adalah interaksi individu dan kelompok, yaitu ketika satu orang berkomunikasi dengan beberapa kelompok orang. Misalnya, ketika orang memberikan pidato dari podium.

Macam-Macam Bentuk Interaksi Sosial

Ada dua bentuk interaksi sosial: asosiatif dan disosiatif. Masing-masing akan memiliki sub di bagian terpisah. Berikut cara kerjanya:

Macam-Macam Bentuk Interaksi Sosial

Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif

Asosiatif ini merupakan hasil dari hubungan yang positif dan berpotensi menghasilkan persatuan. Berikut adalah beberapa contoh interaksi sosial asosiatif:

  1. Kerjasama diartikan sebagai usaha kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Seiring dengan kerjasama ini, masyarakat akan saling membantu, bersinergi, dan saling mendukung.
  2. Hasil dari kerjasama ini hampir pasti akan menghasilkan sebuah kerukunan untuk gotong royong seperti yang dilakukan warga desa.
  3. Akomodasi, jika masyarakat mematuhi semua norma yang ada di wilayahnya, hal seperti ini akan disebut sebagai akomodasi.
  4. Akomodasi ini berbentuk segression, conciliation, adjudication, mediasi, coercion, dan kompromi. Tujuannya adalah untuk menyatukan beberapa pemahaman kelompok ini sehingga tidak ada konflik.
  5. Asimilasi adalah peleburan dua budaya yang berbeda menjadi satu budaya baru untuk mencapai tujuan bersama.
  6. Akulturasi mirip dengan asimilasi di mana budaya asli suatu kelompok dilestarikan. Dua budaya akan berbaur dan menghasilkan budaya baru tanpa merusak budaya asli.

Interaksi Sosial Bentuk Disosiatif

Disosiasi disebabkan oleh hubungan negatif yang dapat menyebabkan perpecahan. Berikut adalah beberapa jenis interaksi sosial disosiatif:

  1. Oposisi adalah kelompok atau individu yang menendang dan menyalahkan sesuatu yang sudah ada sejak lama, dan pelakunya disebut sebagai oposisi.
  2. Persaingan merupakan upaya untuk mencapai suatu tujuan yang dapat menentukan siapa yang terbaik.

Kontravensi berada di suatu tempat antara oposisi dan persaingan. Hal-hal seperti ini akan membuat individu merasa bimbang karena ketidakpastian dari individu lain, atau mereka akan menyembunyikan perasaan karena kehadiran individu lain.

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Berikut adalah ciri dan syarat interaksi sosial:

  1. Adanya pelaku yang lebih dari 1 orang
  2. Adanya sebuah komunikasi antara pelaku dengan memakai symbol
  3. Adanya dimensi waktu untuk bisa menentukan sifat aksi yang tengah berlangsung
  4. Ciri dan syarat interaksi sosial yang terakhir adalah mempunyai tujuan tertentu

Tidak seluruh tindakan akan bisa dikategorikan dengan interaksi. Di dalam sebuah interaksi wajib adanya sebuah orientasi dari timbal- balik dari beberapa pihak yang bersangkutan.

Entah itu adanya timbal baik dengan bentuk cinta maupun benci, menolong ataupun melukai, sebuah pengkhianatan atau kesetiaan.

Contoh Interaksi Sosial

Berikut adalah contoh dari interaksi sosial:

  1. Contoh interaksi sosial asosiatif seperti, masyarakat memilih atau menentukan RT ataupun RW. Kemudian adanya proses tawar menawar pada seorang penjual dan pembeli
  2. Contoh interaksi sosial disasosiatif seperti, adanya tawuran antar supporter bola dan lain sebagainya

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai interaksi sosial, mulai dari syarat, jenis, macam-macam dan ciri-ciri dari Interaksi sosial.

Demikianlah artikel mengenai Ciri dan Syarat Interaksi Sosial dan jangan lupa untuk terus kunjungi website Infokekinian.

Karena kami juga memiliki banyak informasi dan rekomendasi lain yang tentunya akan bermanfaat dan membantu sobat kekinian.

/* */