Advertisements

Mengenal Sang Penemu Bola Voli, William G. Morgan 1895

InfoKekinian.com – Sudah menjadi rahasia umum lagi jika William G. Morgan merupakan penemu bola voli, yang saat ini menjadi sebuah cabang olahraga populer diseluruh dunia dan dimainkan oleh jutaan orang dari berbagai usia dan latar belakang.

William G. Morgan lahir pada 1870 di Lockport, New York, Amerika Serikat. Dia tumbuh di lingkungan yang menghargai olahraga dan kegiatan fisik, dan dia sendiri terlibat dalam berbagai olahraga seperti bola basket, bola tangan, tenis, dan lain-lain.

Sejarah Awal Bola Voli
Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Springfield pada tahun 1894, Morgan bekerja di Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts. Di sinilah ia menemukan permainan yang kemudian dikenal sebagai bola voli.

Pada tahun 1895, Morgan menciptakan permainan yang disebut awalnya “Mintonette”. Permainan ini dimainkan dengan cara yang mirip dengan tenis, tetapi dengan bola yang lebih besar dan jaring yang lebih rendah.

Tujuan dari permainan ini ialah untuk memukul bola ke sisi lawan tanpa bola itu jatuh ke tanah.

Morgan mengembangkan permainan ini lebih lanjut dengan menambahkan beberapa aturan dan mengubah nama menjadi “Volleyball”.

Aturan yang diubah termasuk menambahkan jumlah pemain menjadi enam di setiap tim, dan mengubah tinggi jaring menjadi dua setengah meter.

Bola voli cepat menyebar ke seluruh dunia dan menjadi olahraga yang populer. Pada tahun 1964, bola voli dijadikan cabang olahraga Olimpiade.

Dan pada tahun 1986, William G. Morgan diakui sebagai penemu bola voli oleh International Volleyball Hall of Fame.

Sejarah Awal Bola Voli

Permainan yang kemudian dikenal sebagai bola voli dimulai pada akhir abad ke-19 di Amerika Serikat. Namun, konsep permainan ini telah ada sejak lama di berbagai budaya di seluruh dunia.

Di Jepang, ada sebuah permainan yang disebut “sepak takraw” atau “kemari” yang dimainkan dengan cara menendang bola ke sisi lawan tanpa bola itu jatuh ke tanah.

Di Indonesia, ada permainan tradisional yang disebut “sepak raga” atau “raga” yang dimainkan dengan cara menendang bola ke sisi lawan dengan menggunakan kaki dan dada.

Namun, permainan ini belum diatur dengan aturan resmi dan masih dalam bentuk yang sederhana.

Barulah pada akhir abad ke-19, permainan yang mirip dengan bola voli modern diciptakan oleh William G. Morgan.

Permainan ini awalnya disebut “Mintonette” dan dimainkan di dalam gedung dengan jaring yang rendah dan bola yang lebih besar dari bola tenis.

Tujuannya adalah untuk memukul bola ke sisi lawan tanpa bola itu jatuh ke tanah. Nama “Mintonette” sendiri diambil dari nama permainan badminton yang populer saat itu.

Setelah beberapa perubahan pada aturan permainan, Morgan mengganti nama permainan ini menjadi “Volleyball”.

Aturan baru termasuk menambah jumlah pemain menjadi enam di setiap tim dan mengubah tinggi jaring menjadi dua setengah meter.

Bola voli pertama kali dimainkan secara resmi pada tahun 1896 di Springfield College, Massachusetts, di mana Morgan bekerja sebagai instruktur olahraga.

Olahraga ini cepat menyebar ke seluruh Amerika Serikat dan menjadi populer di kalangan mahasiswa dan pemuda.

Sejak saat itu, bola voli terus berkembang dan menjadi salah satu olahraga populer di dunia.

Aturan permainan terus diperbarui dan diatur oleh organisasi seperti Federasi Bola Voli Internasional (FIVB), yang didirikan pada tahun 1947.

Kontribusi William G. Morgan sebagai Penemu Bola Voli

Kontribusi William G. Morgan sebagai Penemu Bola Voli
William G. Morgan lahir pada tanggal 23 Januari 1870 di Lockport, New York. Dia menghabiskan sebagian besar masa mudanya di sekitar pantai timur Amerika Serikat dan merupakan seorang atlet yang berbakat.

Morgan belajar di Springfield College, Massachusetts, di mana dia dikenal sebagai salah satu siswa yang paling berprestasi di bidang olahraga.

Setelah lulus pada tahun 1894, dia diangkat sebagai instruktur olahraga di Springfield College.

Pada saat itu, olahraga yang paling populer di Springfield College adalah bola basket.

Namun, Morgan merasa bahwa ada kebutuhan untuk sebuah permainan baru yang dapat dimainkan di dalam gedung olahraga pada musim dingin.

Dia kemudian menciptakan “Mintonette”, permainan yang kemudian menjadi bola voli modern.

Permainan “Mintonette” awalnya dimainkan di dalam gedung dengan jaring rendah dan bola yang lebih besar dari bola tenis.

Tujuannya adalah untuk memukul bola ke sisi lawan tanpa bola itu jatuh ke tanah. Morgan juga memperkenalkan beberapa aturan, seperti jumlah pemain dalam satu tim dan tinggi jaring.

Setelah beberapa perubahan, Morgan mengganti nama permainan ini menjadi “Volleyball”.

Namun, Morgan tidak pernah merasa bahwa permainannya akan menjadi populer di seluruh dunia. Sebaliknya, dia melihat bola voli sebagai permainan sederhana yang dapat dinikmati oleh semua orang.

Namun, bola voli akhirnya menjadi olahraga yang populer di seluruh dunia. Kontribusi William G. Morgan dalam menciptakan bola voli sangat penting, karena permainan ini telah membawa kebahagiaan dan kesehatan kepada jutaan orang di seluruh dunia.

Perkembangan Bola Voli di Amerika Serikat

Perkembangan Bola Voli di Amerika Serikat
Bola voli adalah olahraga yang populer di Amerika Serikat. Permainan ini pertama kali diperkenalkan di negara ini pada awal abad ke-20 oleh pengajar pendidikan jasmani bernama James Naismith, yang juga menciptakan permainan bola basket.

Pada awalnya, bola voli dimainkan sebagai olahraga rekreasi di pantai. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, olahraga ini menjadi semakin populer dan diadopsi sebagai olahraga yang resmi oleh National Collegiate Athletic Association (NCAA) pada tahun 1970.

Prestasi Amerika Serikat dalam bola voli cukup mengesankan. Tim bola voli putra Amerika Serikat telah berhasil meraih medali emas Olimpiade sebanyak tiga kali, yaitu pada tahun 1984, 1988, dan 2008.

Sementara itu, tim bola voli putri Amerika Serikat telah berhasil meraih medali emas Olimpiade sebanyak empat kali, yaitu pada tahun 1984, 2008, 2012, dan 2021.

Selain itu, Amerika Serikat juga memiliki liga bola voli profesional yang disebut Liga Bola Voli Wanita Amerika Serikat (AVP).

Liga ini didirikan pada tahun 1983 dan terdiri dari beberapa turnamen yang diadakan di seluruh Amerika Serikat.

Selain AVP, Amerika Serikat juga memiliki liga bola voli profesional pria yang disebut Liga Bola Voli Amerika Serikat (USA Volleyball League).

Liga ini didirikan pada tahun 2012 dan terdiri dari enam tim yang berasal dari berbagai kota di Amerika Serikat.

Di samping itu, Amerika Serikat juga menjadi tuan rumah berbagai turnamen bola voli internasional, termasuk Kejuaraan Bola Voli Dunia FIVB 1986, Kejuaraan Bola Voli Wanita Dunia FIVB 1998, dan Kejuaraan Bola Voli Putra Dunia FIVB 2014.

Dengan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan para pemain, bola voli terus berkembang di Amerika Serikat.

Olahraga ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi cara untuk mempererat persahabatan dan kerja sama di antara orang-orang dari berbagai latar belakang.

Perkembangan Bola Voli di Indonesia

Perkembangan Bola Voli di Indonesia
Bola voli merupakan salah satu olahraga paling populer di Indonesia. Sejarah bola voli di Indonesia dimulai pada awal abad ke-20, saat bangsa Belanda masih menjajah Indonesia.

Bola voli pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1915 oleh seorang guru olahraga Belanda di Surabaya.

Namun, saat itu, bola voli masih dianggap sebagai olahraga yang hanya dapat dimainkan oleh orang-orang Belanda.

Baru pada tahun 1928, bola voli mulai dikenal di kalangan masyarakat Indonesia.

Pada tahun itu, sekelompok orang Indonesia yang telah belajar di Belanda membentuk klub voli pertama di Indonesia, yang diberi nama “Vollybal Bond”.

Sejak saat itu, bola voli terus berkembang di Indonesia. Pada tahun 1952, Indonesia mengirim tim bola voli pertama ke Olimpiade Helsinki, Finlandia.

Meskipun tim Indonesia hanya mampu finis di peringkat ke-17, keikutsertaan mereka di Olimpiade tersebut menandai perkembangan bola voli di Indonesia.

Pada tahun 1961, Federasi Bola Voli Indonesia (PBVSI) resmi dibentuk. PBVSI bertanggung jawab untuk mengatur dan mengembangkan olahraga bola voli di Indonesia.

PBVSI juga menjadi anggota Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) pada tahun 1964. Sejak itu, bola voli terus menjadi olahraga yang populer di Indonesia.

Banyak klub voli yang dibentuk di seluruh Indonesia, dan banyak pemain voli Indonesia yang telah berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.

Di samping itu, bola voli juga menjadi olahraga yang populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Banyak sekolah dan universitas di Indonesia yang memiliki tim voli, dan banyak turnamen voli yang diadakan di seluruh Indonesia.

Dengan perkembangan teknologi dan media sosial, bola voli semakin populer di Indonesia. Kini, banyak orang Indonesia yang menyukai bola voli dan mengikuti perkembangan olahraga ini di seluruh dunia.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai penemu bola voli, serta sejarah William G. Morgan dalam mengembangkan bola voli ini.

Sehingga dengan seiring perkembangan zaman, bola voli mengalami berbagai perubahan dan saat ini menjadi olahraga yang dinikmati oleh jutaan orang di seluruh dunia.