Faktor Evaporasi, Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Infokekinian.com – Evaporasi merupakan salah satu proses yang penting dalam terjadinya hujan, tapi sebenarnya kamu tahu gak si, faktor evaporsi apa saja yang menjadikannya begitu penting dalam proses terjadinya hujan? Yuk, simak.

Jika sebuah air yang terus di masak atau panaskan, pasti air tersebut akan berkurang. Hal ini terjadi karena sedikit demi sedikit air tersebut berubah menjadi gas atau uap, dan proses itulah yang biasa kita sebut sebagai evaporasi atau proses penguapan.

Apa Itu Evaporasi
Jika berbicara tentang evaporasi, tentu akan ada banyak peristiwa yang tanpa kalian sadari itu melibatkan proses evaporasi.

Salah satu contohnya adalah hujan yang terjadi karena proses evaporasi air akibat panasnya matahari.

Karena air tersebut menguap, maka air akan menjadi lebih ringan yang kemudian naik ke atas lalu membentuk awan.

Untuk mengetahui proses dan faktor evaporasi lebih lanjut, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Evaporasi?

Evaporasi merupakan suatu proses fenomena alam yang terjadi karena perubahan molekul yang bersifat air yang kemudian menjadi molekuk gas.

Singkatnya, evaporasi juga dikenal sebagai penguapan, dan itu terjadi di semua benda yang mengandung molekul cair jenis tertentu, baik dalam bentuk cair atau gas.

Fenomena penguapan dapat terjadi ketika benda berisi cairan dipanaskan hingga berubah menjadi gas.

Selain itu, ada sejumlah faktor, termasuk kelembaban, suhu, sinar matahari, dan kecepatan angin, yang berkontribusi terhadap penguapan.

Para ahli memperikirakan jika peristiwa evaporasi ini berhubungan dengan air atau yang bisa kita sebut dengan zat cair, dimana penguapan ini bisa saja terjadi pada saat air berubah menjadi uap.

Molekul cair ini berubah menjadi molekul gas dengan sendirinya. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk sinar matahari, kecepatan angin, kelembaban, dan lain-lain.

Salah satu proses dalam siklus hidrologi, di mana air turun dari atmosfer dan kemudian menguap kembali ke atmosfer, adalah penguapan.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa selama siklus ini, kandungan air bumi cenderung sama atau seimbang (tidak berukurang, dan tidak bertambah).

Namun ada juga penguapan yang bersifat buatan atau terjadi secara tidak wajar. Manusia biasanya menggunakan penguapan untuk menghasilkan makanan.

Tujuan Evaporasi

Penguapan digunakan untuk memusatkan campuran pelarut yang mudah menguap dan zat terlarut yang tidak mudah menguap untuk mengurangi cairan.

Air biasanya digunakan sebagai pelarut dalam prosedur penguapan. Berbeda dengan pengeringan, penguapan meninggalkan cairan, kadang-kadang cairan yang sangat viskos, bukan zat padatan.

Jenis-Jenis Evaporasi (Penguapan)

Jenis-Jenis Evaporasi
Ada 3 bentuk penguapan yang berbeda di evaporator, termasuk Submerged combustion evaporator, Direct fired evaporator, dan steam heated evaporator, berikut adalah penjelasannya:

1. Submerged Combustion Evaporator

Submerged combustion evaporator yang dupanaskan oleh nyala api dibawah permukaan cairan, dimana gas yang dipanaskan ini akan bergelembung melewati cairan.

2. Direct Fired Evaporator

Evaporator dengan pengapian langsung yang menggunakan dinding atau permukaan besi untuk memisahkan api dan gas pembakaran dari cairan mendidih dikenal sebagai evaporator fired evaporator.

3. Steam Heated Evaporator

Evaporator heated evaporator merupakan evaporator yang memiliki pemanasan stero, dimana uap yang dapat di kondensasi ini merupakan sumber panas.

Faktor Penyebab Evaporasi

Berikut adalah beberapa faktor evaporasi yang perlu kamu ketahui:

1. Kelembapan Udara

Salah satu penyebab utama terjadinya evaporasi atau yang sering kita sebut dengan penguapan adalah kelembaban udara.

Penguapan yang berhubungan dengan kelembaban sering kali terjadi secara alami dan tidak dibuat oleh manusia.

Dibandingkan dengan lingkungan dengan tingkat kelembaban rendah, penguapan akan terjadi lebih cepat di daerah dengan tingkat kelembaban yang lebih tinggi.

2. Temperatur Suhu

Udara lebih mudah menyerap uap air di atmosfer dengan suhu tinggi. Sehingga, hal inilah yang menjadukan daerah di sekitarnya pun lebih mudah untuk mengalami proses penguapan.

Singkatnya, suhu memiliki dampak yang signifikan terhadap kemungkinan terbentuknya uap air.

Sehingga, energi kinetik air meningkat dengan meningkatnya suhu udara di suatu wilayah atau lokasi. Inilah yang dapat menyebabkan molekul air bergerak ke atas dalam bentuk uap.

3. Kecepatan Angin

Kecepatan Angin
Biasanya, udara di atas permukaan air menjadi jauh lebih lembab selama proses penguapan. Akibatnya, udara menjadi benar-benar jenuh dengan uap air, yang menghentikan proses penguapan.

4. Matahari

Suatu bahan molekuler berubah keadaan selama penguapan. Panas laten atau matahari sangat diperlukan untuk proses ini. Radiasi matahari adalah istilah untuk panas matahari.

Besarnya penguapan yang terjadi di permukaan bumi dapat dipengaruhi oleh radiasi matahari.

Contoh Evaporasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berikut adalah contoh evaporasi dalam kehidupan sehari-hari:

1. Tubuh yang Mengering Setelah Mandi

Jika kamu memeperhatikan, ketika kamu selesai mandi kemudian tubuh dilap menggunakan handuk, maka akan masih ada beberapa air yang menemper pada tubuh.

Namun jika air tersebut dibiarkan, maka lama-lama akan menghilang juga. Hal ini terjadi karena adanya proses penguapan yang terjadi, dimana panas tubuh membuat air tersebut menguap secara perlahan.

2. Keringat yang Mengering

Keringat yang Mengering
Jika selesai berolahraga, biasa tubuh akan mengeluarkan keringat. Bahkan tak jarang juga keringat tersebut membuat kita seperti orang yang baru selesai mandi.

Keringat yang di diamkan begitu saja tentu juga akan mengalami evaporasi karena panas tubuh dan juga panas cuaca.

Dan hal inilah yang membuat keringat tersebut menghilang dan pakaian pun juga dapat ikutan mengering.

3. Pakaian yang Dijemur

Contoh evaporasi yang berikutnya adalah pakaian yang dijemur. Sering kali kita menjemur pakaian yang basah atau lembab di bawah sinar matahari, yang jika di diamkan beberapa waktu pakaian itu akan menjadi kering.

Dan tentu hal ini terjadi karena air tersebut telah menguap karena panasnya cuaca, jika semakin panas cuaca maka akan semakin cepat juga pakaian itu mengering.

4. Dedaunan Pohon di Musim Kemarau

Apa kamu pernah melihan dedaunan yang mengering saat musim kemarau? Jika iya, hal itu juga terjadi karena proses evaporasi.

5. Embun ketika Matahari sudah Mulai Terbit

Kita sapat menemukan embun di beberapa tempat saat pagi hari, embun yang berupa buliran air itu biasanya akan mengilang saat matahari muncul dan meninggi. Hal ini juga terjadi karena proses penguapan.

Kelebihan dan Kelemahan Evaporasi

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari proses evaporasi yang bisa kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari:

Kelebihan

Berikut adalah kelebihan dari evaporasi:

  1. Penguapan air dengan bantuan matahari serta angin yang dapat membantu proses pembuatan garam
  2. Evaporasi juga dapat digunakan oleh kulkan dalam proses pendinginan
  3. Dapat membantu mengurangi biaya transport dan penyimpanan
  4. Dapar mengurangi kadar air serta mengingkatkan kandungan solid content atau padat untuk mengawetkan makanan
  5. Membantu menyediakan bentuk makanan yang sesuai atau disukai oleh konsumen
  6. Membantu mengeringkan pakaian
  7. Pengeringan biji padi supaya bisa di giling.

Kelemahan Evaporasi

Berikut adalah kelemahan dari evaporasi:

  1. Investasi tinggi
  2. Potensi korosif atau konsentrasi garam meningkat.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan seputar pengertian dan faktor evaporasi:

Apa yang Membuat Air Menjadi Menguap?

Air menguap terjadi akibat proses pemanasan air H2O yang kemudian menjadi uap air, dimana air yang terdapat di daratan atau lautan ini akan menguap karena panas matahari yang kemudian menjadi awan ataupun kabut di langit.

Bagaimana Bentuk Air yang Mengalami Evaporasi?

Air yang mengalami proses evaporasi ini akan berwujud gas ataupun uap-uap air yang setelah itu akan naik ke atmosfer bumi.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai pengertian serta faktor evaporasi dan juga tujuannya, yang bisa kamu pelajari.

Dan dapat kita simpulkan jika evaporasi ini merupakan salah satu proses yang mempengaruhi proses terjadinya hujan.

/* */