Mengenal Apa Itu Devisa: Pengertian, Fungsi dan Sumbernya

Infokekinian.com – Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak kamu untuk mengenal apa itu devisa, apa saja fungsi kegunaan serta darimana sumbernya.

Dapat dikatakan bahwa sektor keuangan di suatu negara adalah yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap sektor ekonominya.

Sektor keuangan seperti detak jantung bangsa. Dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi akan berjalan lancar jika jantung perekonomian sektor perbankan kuat dan mantap.

Pengertian Devisa
Salah satu indikator bahwa sektor keuangan suatu negara dalam kondisi baik dan perekonomian berjalan dengan baik adalah jumlah cadangan devisa yang dimiliki negara tersebut.

Oleh karena itu, suatu negara harus memberikan perhatian khusus pada devisa untuk memastikan bahwa perekonomian berjalan lancar dan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Selain itu, reputasi suatu negara akan meningkat jika cadangan devisanya terus meningkat. Yuk baca artikel ini sampai habis untuk mempelajari lebih lanjut tentang mengenal apa itu devisa!

Pengertian Devisa

Devisa merupakan salah satu alat pembayaran internasional yang harus disepakati agar perdagangan internasional dapat berlangsung.

Oleh karena itu, setiap negara harus memiliki devisa jika ingin terlibat dalam perdagangan internasional atau telah melakukannya.

Devisa merupakan salah satu alat dan sumber pembiayaan bagi bangsa dan negara, menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 yang mengatur Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Devisa merupakan alat pembayaran luar negeri yang dapat ditukarkan dengan mata uang asing.

Cadangan devisa dalam bahasa Inggris biasa disebut sebagai foreign exchange reserves, yang merupakan simpanan dari bank sentral dan otoritas moneter.

Kemampuan suatu negara untuk membiayai impor dengan cadangan devisanya merupakan tanda bahwa sektor keuangannya sehat, memungkinkan untuk terlibat dalam perdagangan internasional dan mengembangkan pasar domestiknya.

Cadangan devisa yang lebih kecil merupakan indikasi bahwa suatu negara tidak mampu menghasilkan devisa.

Oleh karena itu, untuk membuat kesan yang baik pada dirinya sendiri dan pada negara lain, suatu negara harus menjaga cadangan devisanya secara efektif.

Pada hakikatnya perekonomian domestik dan cadangan devisa saling terkait sehingga berdampak satu sama lain. Jumlah cadangan devisa akan turun seiring dengan kontraksi ekonomi nasional.

Namun, cadangan devisa akan meningkat jika ekonomi berkembang. Agar cadangan devisa negara terus tumbuh, perekonomian dalam negeri harus ditangani secara efektif dan menyeluruh.

Fungsi Devisa

Fungsi Devisa
Salah satu kekuatan ekonomi bangsa, khususnya di sektor keuangan, dapat dikaitkan dengan devisa. Oleh karena itu, suatu negara harus berhati-hati dalam menggunakan devisa.

Karena negara akan diuntungkan dengan pengelolaan devisa yang hati-hati dan bijal. Berikut ini adalah beberapa kegunaan devisa yang menguntungkan suatu negara:

Alat Pembiayaan Utang Luar Negeri

Beberapa negara, terutama negara berkembang, akan membayar kembali pinjaman ke negara lain untuk menutupi pengeluaran domestik. Hal ini disebabkan karena kebutuhan dalam negeri belum dipenuhi oleh uang negara.

Setiap negara memiliki tingkat kekayaan yang bervariasi, yang berarti pendapatan setiap negara juga akan berbeda.

Cadangan devisa suatu negara juga dapat digunakan sebagai sumber pendapatan pemerintah jika uang digunakan secara bijaksana.

Pembayaran kembali pinjaman internasional dapat dibiayai dengan menggunakan cadangan devisa ini.

Cadangan devisa tersebut digunakan untuk pertumbuhan ekonomi, pembangunan, dan keperluan lainnya setelah utang negara dilunasi.

Alat Pembayaran Perdagangan Internasional

Begitu banyak negara menginginkan munculnya perdagangan internasional sehingga mereka memperkenalkan dan memasarkan barang-barang unggulan mereka ke pasar global.

Pendapatan negara dapat meningkat sebagai akibat dari perdagangan luar negeri. Kegiatan impor dan ekspor sangat penting dalam perdagangan internasional.

Kamu memerlukan bentuk pembayaran, khususnya devisa, untuk melakukan transaksi ekspor dan impor.

Karena kemudahan penggunaannya dan kecepatan penyelesaian transaksi, mata uang asing ini sering digunakan sebagai bentuk pembayaran untuk perdagangan internasional.

Oleh karena itu, suatu negara dapat menggunakan devisa yang digunakan dalam operasi komersial internasional sebagai mata uang sekunder.

Alat Pembiayaan Hubungan Internasional

Setiap bangsa harus memelihara hubungan positif dengan bangsa lain. Kerjasama akan lebih mudah dilakukan oleh suatu negara jika terdapat hubungan yang baik antara dua negara atau lebih.

Biaya operasional, seperti operasi yang dilakukan di luar negeri, perjalanan dinas ke luar negeri, dan tindakan diplomatik antar negara, diperlukan untuk membangun kontak dengan negara lain.

Devisa negara dapat digunakan untuk membayar biaya operasional tersebut. Untuk menghindari pemborosan devisa, penting untuk menggunakannya dengan benar dan sebanyak mungkin saat melakukan kontak internasional.

Sebagai Sumber Pendapatan Negara

Sebagian besar penggunaan devisa adalah seputar keuangan dan pembayaran dari mensubsidi pengembangan hubungan internasional hingga pembayaran untuk perdagangan internasional.

Fungsi devisa akhir, berbeda dengan yang lain, karena fungsi ini dapat menghasilkan pendapatan bagi negara.

Devisa diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, melaksanakan pembangunan dalam negeri, dan menjamin stabilitas sektor keuangan.

Agar penerimaan negara tetap stabil dan bahkan mungkin meningkat, peran devisa sebagai sumber penerimaan harus dijaga dengan baik.

Di negara ini, ada sumber daya untuk memperoleh mata uang asing. Oleh karena itu, dalam rangka menjalankan fungsi devisa, perlu diperoleh devisa dari sumber-sumber negara seefisien mungkin.

Sumber Devisa

Sumber Devisa
Setiap devisa yang ada di suatu negara pasti berasal dari sumber pendapatan utamanya. Dengan kata lain, suatu negara yang unggul di sektor pariwisata akan mengoptimalkan pertumbuhan sektor tersebut untuk menarik sebanyak mungkin wisatawan domestik dan asing, sehingga memberikan sumber devisa yang signifikan.

Cadangan devisa suatu negara akan tetap stabil jika sumber devisa utamanya tinggi. Sumber devisa lain ada selain yang ditemukan di industri pariwisata. Perhatikan sumber devisa berikut ini:

1. Kegiatan Ekspor Barang Dan Jasa

Pengenalan produk unggulan yang ditawarkan dengan biaya yang kompetitif hanyalah salah satu manfaat yang datang dari mengekspor barang dan jasa, yang menjadikannya sumber uang asing yang dapat diandalkan.

Akibatnya, pendapatan suatu negara akan terus meningkat karena mengekspor lebih banyak barang dan jasa, yang kemudian menghasilkan cadangan devisa yang stabil dan meningkat. Oleh karena itu, pemerintah suatu negara harus meningkatkan kegiatan ekspor ini.

2. Bantuan Luar Negeri

Karena uang dipandang lebih berarti sebagai sumber devisa negara, pinjaman dan bantuan yang datang dari luar negeri seringkali diberikan dalam bentuk uang tunai. Namun, terkadang sejumlah negara menawarkan bantuan berupa produk.

Bagi suatu negara, bantuan dalam bentuk komoditas juga sangat berharga, tetapi hanya dapat dimanfaatkan untuk menghemat mata uang asing.

Hal ini dimaksudkan agar suatu negara penerima bantuan berupa produk tidak perlu mengeluarkan cadangan devisa (uang) untuk membeli barang-barang tersebut.

3. Pendanaan Swasta

Dana sektor swasta kadang-kadang digunakan sebagai sumber devisa oleh sejumlah negara. Untuk menghindari keharusan negara mengeluarkan uang untuk mengembangkan sesuatu, sumber devisa yang ditawarkan dapat berupa uang tunai atau investasi pembangunan. Tingkat Mode Terpadu (MRT) adalah salah satu contoh pengembangan sektor swasta.

4. Utang Luar Negeri

Beberapa negara berkembang akan membutuhkan pinjaman dari negara lain karena mereka belum mampu membangun cadangan devisa yang cukup.

Akibatnya, pinjaman uang dari luar negeri akan tercatat sebagai sumber cadangan devisa negara dan utang publik.

Oleh karena itu, uang pinjaman harus digunakan semaksimal mungkin agar cadangan devisa tetap stabil dan tumbuh agar utang-utang ini dapat dibayar.

5. Pariwisata

Pariwisata
Salah satu negara yang menggantungkan sektor pariwisata sebagai sumber devisa negara adalah Indonesia.

Banyak orang yang ingin berkunjung ke Indonesia karena terkenal di dunia internasional akan pariwisatanya.

Tujuan wisata paling populer di Indonesia adalah Bali karena keindahan alamnya yang mempesona.

Wisatawan asing menukarkan mata uangnya agar dapat digunakan di negara tujuan. Uang tunai yang dikumpulkan dari pengeluaran wisatawan digunakan oleh suatu negara sebagai sumber devisa.

Dengan kata lain, jika jumlah wisatawan yang datang dari luar negeri terus meningkat, maka penerimaan devisa sektor tersebut akan meningkat.

6. Bea Cukai

Barang import yang datang dari luar negeri tentu akan dikenakan biaya masuk, dimana biaya ini sering disebut sebagai Bea Cukai. Yang menjadi salah satu sumber berpotensial dalam peningkatan sumber devisa.

Pendapatan negara dari sektor bea masuk akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya barang yang masuk ke dalam negeri.

Karena bea masuk merupakan sumber devisa dan dapat mendongkrak cadangan devisa, maka suatu negara harus memaksimalkan sektor ini.

Macam-Macam Devisa

Macam-Macam Devisa
Rasanya kurang lengkap jika tidak menelaah berbagai jenis devisa jika ingin mengenal apa itu devisa lebih jauh.

Kita dapat membedakan banyak kategori devisa dengan mudah jika kita mengetahui berbagai jenis devisa. Berikut adalah macam-macam devisa:

1. Devisa Umum

Devisa yang diperoleh dari kredit atau kegiatan komersial internasional, seperti ekspor dan impor, capital gain, pembelian jasa, dan lain-lain, dikenal sebagai devisa umum.

Oleh karena itu, menggunakan devisa sama saja dengan meminjam uang, yang ketika meminjam uang harus mengembalikannya.

2. Devisa Kredit

Fakta bahwa, baik devisa kredit maupun devisa umum melibatkan pembayaran utang membuat keduanya sebanding, dan perbedaan antara keduanya adalah bagaimana uang bergerak.

Biasanya, dana dari devisa umum digunakan untuk memajukan bisnis atau meningkatkan kualitas output.

Sedangkan devisa kredit, mengacu pada mata uang asing yang diperoleh melalui pinjaman atau kredit dari luar negeri.

Namun, uang yang diperoleh melalui devisa kredit biasanya digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti pinjaman berbunga rendah untuk UMKM.

3. Devisa Negara

Devisa negara adalah mata uang yang dimiliki oleh pemerintah suatu negara. Ekspor, pajak, tarif impor, dan kegiatan lainnya semuanya menghasilkan devisa.

Agar cadangan devisa suatu negara tetap ada dan bahkan tumbuh, sangat penting untuk memperhatikan pasar. Karena perekonomian negara akan tetap stabil jika cadangan devisanya terjaga dengan baik.

4. Devisa Pelengkap

Devisa yang dimiliki oleh swasta yang penggunaannya diawasi dan diatur oleh pemerintah disebut sebagai devisa pelengkap. Biasanya, penjualan jasa ini menghasilkan devisa pelengkap atau valas.

5. Devisa Ekspor

Devisa untuk tujuan ekspor dan pelengkap merupakan jenis yang sama. Namun, sumber dari kedua jenis devisa tersebut tentu saja berbeda.

Devisa dari ekspor barang merupakan sumber dana untuk ekspor, dimana hkum devisa yang berlaku harus diikuti saat menggunakan devisa ekspor.

Jika diawasi secara ketat, penggunaan devisa oleh sektor publik atau komersial dapat dianggap menguntungkan.

Pemborosan cadangan devisa dapat dihindari dengan mengontrol penggunaan uang. Jika cadangan devisa menipis dan bahkan habis, maka akan berdampak pada citra buruk negara.

Bentuk-Bentuk Devisa

Bentuk-Bentuk Devisa
Surat berharga, wesel asing, dan valuta asing adalah tiga jenis devisa yang berbeda. Untuk itu simak penjelasan dibawah ini:

1. Surat-Surat Berharga

Surat berharga adalah dokumen yang dilindungi oleh negara dan hukum. Untuk mencegah kerugian, surat berharga harus dijaga dengan hati-hati. Obligasi, saham, dan surat berharga adalah beberapa contohnya.

2. Surat-Surat Wesel Luar Negeri

Surat wesel merupakan sesuatu yang biasa dikirim oleh para TKI dari luar negeri untuk keluarga tercinta yang tinggal di Indonesia.

Karena banyaknya devisa yang dikirim ke Indonesia dan dimasukkan ke kas negara, para buruh migran ini sering disebut sebagai “pahlawan devisa”.

3. Valuta Asing

Karena tidak semua mata uang domestik dapat digunakan untuk transaksi pembayaran luar negeri, hal ini sudah diketahui.

Oleh karena itu, suatu negara harus menggunakan mata uang asing ketika melakukan perdagangan internasional.

Mata uang kedua yang dapat digunakan dalam transaksi yang melibatkan perdagangan internasional adalah valuta asing.

Jenis devisa ini dapat diperoleh melalui kredit valas umum, devisa kredit, dan kredit valas. Lalu bagaimana saya harus menggunakan valuta asing?

Sederhananya, valuta asing digunakan ketika pihak luar negeri membutuhkan pembayaran atau penggantian dalam bentuk dolar atau mata uang asing lainnya dengan nilai tukar yang lebih stabil, seperti pound atau yen.

Sehingga, agar bisnis Indonesia dapat bekerja sama dengan bisnis asing, mereka harus membeli mata uang asing di lembaga valuta asing dan menerima pembayaran dalam rupiah.

Manfaat Penggunaan Devisa

Manfaat Penggunaan valuta asing
Jika digunakan tanpa pembatasan dan pengendalian, cadangan devisa bisa habis, sehingga roda perekonomian tidak mungkin berputar dan menghambat kemajuan nasional.

Untuk menghindari menipisnya cadangan devisa dan untuk memaksimalkan keuntungan, devisa harus digunakan dengan hati-hati.

Untuk mengetahui manfaat penggunaan devisa ini adalah sebagai berikut:

  1. Bisa di gunakan untuk transaksi perdangan impor jasa dan barang
  2. Mengatasi kewajiban bea masuk atas pembelian surat berharga oleh investor domestik
  3. Dapat digunakan untuk membayar kembali pinjaman luar negeri (utang) yang telah jatuh tempo;
  4. Digunakan untuk membayar perwakilan pemerintah saat ini atau tempat tinggal ekspatriat;
  5. Dimanfaatkan untuk melaksanakan misi internasional di bidang seni, atletik, dan budaya.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan dalam mengenal apa itu devisa:

Apa saja Bentuk Bentuk Devisa?

Berikut adalah tiga bentuk dari devisa:

  1. Valuta asing
  2. Surat wesel dari luar negeri
  3. Surat berharga.

Dari Mana asal Devisa Negara?

Secara umum, devisa negara didapatkan dari tiga sumber seperti, kegiatan eksporm bunga moda, dan penjualan jasa.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi untuk mengenal apa itu devisa lebih jauh, dimana devisa ini memiliki peranan penting dalam sektor keungan yang dimiliki suatu negara dalam sarana pendanaan hubungan internasional, pembayaran utang luar negeri, dan pendanaan perdagangan serta sumber pendapatan negara.

Agar pertumbuhan ekonomi dan pembangunan skala nasional berhasil, cadangan devisa harus distabilkan dengan baik.

Demikianlah artikel kali ini dan jangan lupa untuk terus kunjungi website Infokekinian, karena kami memiliki begitu banyak informasi serta rekomendasi lainnya.

/* */