Teknik-Teknik Dalam Bola Basket, Lengkap Dengan Peraturannya!

InfoKekinian.com – Masih dengan seputar bola besar, kali ini kami akan mengajak kamu untuk mengenal teknik-teknik dalam bola basket yang tentunya penting untuk diketahui.

Seseorang kemungkinan sedang bermain bola basket di dekat kamu jika kamu mendengar bola memantul berulang kali. Olahraga yang satu ini termasuk yang paling populer di Indonesia dan di seluruh dunia.

Pengertian Permainan Bola Basket
Olahraga ini sebenarnya terbilang keren. Apalagi di kalangan anak muda, bola basket kerap dikagumi. Khususnya di Amerika Serikat sana, popularitas olahraga ini melebihi sepak bola.

Maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan mengulas pengertian hingga teknik-teknik dalam bola basket secara lengkap, so stay tune!

Pengertian Permainan Bola Basket

Bola basket merupakan salah satu contoh olahraga yang menggunakan bola besar. Permainan ini terdiri dari dua tim bola basket yang saling bersaing dan berlomba memasukkan bola ke ring lawan.

Skor yang kamu terima tergantung pada bagaimana kamu memasukkan bola. Jika kamu berhasil mencetak gol, kamu akan menerima antara satu hingga tiga poin.

Dalam bola basket, tidak seperti bola voli, pemain diberi batas waktu untuk saling berhadapan. Dengan demikian, tidak ditentukan tim siapa yang mencapai skor yang telah ditentukan terlebih dahulu.

Namun, mengingat jumlah waktu, peraturan bola basket internasional menetapkan sepuluh menit untuk masing-masing dari empat babak.

Di National Basketball Association (NBA), bagaimanapun, permainan terdiri dari empat putaran, masing-masing berlangsung selama dua belas menit.

Teknik Dasar Permainan Bola Basket

Untuk memahami bola basket, kamu harus terbiasa dengan peraturannya, pemain, cara bermainnya, dan ukuran lapangan bola basket.

Untuk bermain bola basket, kamu harus mempelajari teknik dasar permainan. Berikut ini adalah teknik-teknik dalam bola basket:

1. Teknik Dasar Memegang Bola

Permainan bola basket yang paling mendasar adalah memegang bola, karena inu adalah induk dari semua teknik permainan.

Dalam melakukan ini tentunya tidak bisa dilakukan sembarangan, karena jika kamu memegang bola dengan benar, akan lebih mudah untuk ditangani.

Jelas, ini memiliki pengaruh yang signifikan pada kualitas permainan kamu. Untuk memegang bola dengan benar, letakkan kedua tangan di sisi kanan dan kiri bola.

Untuk mencegah bola jatuh dengan mudah, jari-jari kamu harus direntangkan atau dilebarkan karena posisi tangan ini sangat penting untuk menerima bola dan mengopernya ke rekan satu tim.

2. Teknik Mengoper atau Melempar Bola (Passing)

Kita harus menguasai teknik mengoper bola kepada rekan setim setelah menguasai teknik memegang bola. Karena kita tidak bisa membawa bola tanpa mengopernya dalam permainan.

Teknik ini memiliki beberapa cara yang bisa dilakukan, berikut adalah penjelasannya:

Chest Pass (Operan Dada)

Teknik ini adalah metode dasar untuk melakukan operan, maka dari itu teknik ini sudah sangat umum digunakan.

Pernahkah kamu mengamati seorang pemain bola basket melakukan operan dengan kedua tangan di atas bola dan siku ditekuk sedemikian rupa sehingga bola setinggi dada? Jika pernah, maka itulah yang dimaksud dari chest pass.

Teknik termudah untuk melatih operan ini adalah dengan memantulkan bola ke dinding di depan kamu sambil mengambil posisi yang dijelaskan di paragraf sebelumnya.

Overhead Pass (Operan di Atas Kepala)

Pass ini sangat berguna jika kamu dikelilingi oleh lawan dan dijaga ketat, atau jika rekan tim kamu berada jauh.

Memang, operan ini sering digunakan dalam meloloskan diri dari pertahanan lawan, dan teman satu tim kamu yang berada diarea jauh dan minim penjagaannya.

Teknik ini dilakukan dengan memegang bola dengan kedua tangan, memposisikannya di atas kepala, dan menekuk siku. Bola dilempar sambil bertumpu pada lekukan tangan sampai tangan lurus.

Agar teknik ini berjalan dengan lancar dan maksimal, kamu dapat melepaskan bola dengan menjentikkan ujung jari.

Behind The Back Pass (Operan Belakang Punggung)

Inovasi dan improvisasi sangat penting untuk semua aspek keberadaan kita. Tidak ada yang salah dengan menginginkan sesuatu, karena bermimpi adalah aktivitas bebas.

Dalam bola basket, keterampilan passing di belakang telah menjadi fantasi lama.

Dan dengan seiring berkembangnya olahraga bola basket modern, teknik ini menjadi sebuah teknik yang mematikan dan berbahaya, dan secara alami dapat memunculkan decak kagum.

Operan ini dianggap mematikan dan berbahaya karena membuat bola sangat sulit diprediksi lawan.

Keragu-raguan lawan untuk memblokir umpan ini menjadi ambigu, sehingga, operan ini sering menipu lawan.

Operan ini tentunya akan sangat menantang dan sulit bagi pemula karena membutuhkan teknik khusus.

Biasanya pemain profesional yang mahir, seperti Kobe Bryant yang merupakan salah satu pemain yang mahir dalam melakukan operan ini.

Baseball Pass (Operan Baseball)

Dari namanya saja sudah bisa disimpulkan. Benar! Operan ini dilakukan hanya dengan satu tangan, mirip dengan bola pemain baseball.

Saat melakukan serangan balik, operan ini adalah pilihan yang sangat baik. Pasalnya, operan ini sering dilakukan dengan presisi dan kecepatan dari area pertahanan itu sendiri ke pertahanan lawan.

Selain itu, operan ini terkadang dimanfaatkan untuk mengecoh lawan. Seolah-olah akan menembak bola, padahal hanya mengoper saja.

Bounce Pass (Operan Memantul)

Operan ini dilakukan dengan memantulkan bola ke tanah. Operan ini dilakukan dengan tujuan melewati hadangan yang ketat dari lawan dan rekan satu tim yang sulit untuk di jangkau.

Bounce pass ini dilakukan sambil mempertahankan posisi tubuh tegak lurus dan bola yang berada didepan badan dengan siku yang menekuk ke samping badan.

3. Teknik Dribble ( Menggiring Bola)

Teknik Dribble
Tujuan menggiring bola atau dribbling dalam bola basket adalah untuk mengontrol lintasan bola sambil terus menerus memantulkannya dari permukaan bola basket.

Jika pemain berjalan atau berlari, bola harus dipantulkan ke lantai. Melalui metode dribble, kelincahan seorang pemain bola basket dapat ditentukan.

Biasanya, seorang point guard memiliki kemampuan menggiring bola yang sangat baik dan sering menjadi pemain terbaik dalam tim.

Jangan heran jika point guard sering menjadi playmaker tim. Stephen Curry, John Stockton, dan Earvin Magic Johnson adalah point guard terkenal di dunia bola basket.

Metode ini dapat dilakukan dengan satu atau dua tangan. Menggiring bola tinggi dan menggiring bola rendah adalah dua klasifikasi menggiring bola berdasarkan ketinggian bola.

Menggiring bola yang tinggi biasanya dilakukan saat atlet dalam keadaan bebas. Ketika pemain berada di bawah tekanan dari lawan, mereka sering menggunakan dribel rendah.

Namun, menggiring bola basket dibagi menjadi beberapa subkategori tergantung pada jenis manuvernya, berikut adalah penjelasannya:

Crossover Move

Crossover move merupakan teknik menggiring bola dengan arah diagonal atau menghilang. Dimana pada bola yang berada di tangan kiri dipantulkan ke kanan sehingga tangan kanan dapat menerimanya dengan baik, begitu pula sebaliknya.

Gaya menggiring bola ini dapat dilakukan di wilayah lawan dan dapat mengakibatkan ankle break, atau membuat lawan tertipun dalam menebak arah bola setelah melakukan crossover move.

Behind The Back Dribble

Pada kenyataannya dribble ini identik dengan gerakan crossover dribble. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa hal itu dilakukan dengan membelakangi bola. Jelas, dribble ini sulit dilakukan sepanjang permainan bola basket.

Between The Legs Dribble

Teknik ini adalah melakukan drible dengan cara passing diantara kedua kaki dari tangan kanan ke tangan kiri.

Kamu mungkin akan merasa kesulitan pada awal melakukannya, tetapi, dengan latihan yang konsisten tentunya akan membuat kamu menjadi mahir dalam melakukannya.

High or Speed Dribble

Menggiring bola teknik ini sangat ideal untuk digunakan selama fast break atau serangan balik cepat. Para pemain harus berlari secepat mungkin tanpa melepaskan bola.

Teknik ini tentunya akan menghabiskan banyak energi, sehingga inilah alasan kenapa pemain bola basket harus berolahraga untuk stamina yang luar biasa.

Reserve Dribble

Pernahkah kamu mengamati seorang pemain bola basket menggiring bola dengan mengontrol bola secara horizontal?

Drible ini tidak hanya membutuhkan keterampilan yang luar biasa tetapi juga konsentrasi yang tinggi.

4. Teknik Pivot

Teknik ini merupakan gerakan tubuh melingkar dengan memanfaatkan salah satu kaki sebagai poros dan tumpuan tubuh. Pivot dilakukan dengan kedua tangan di atas bola.

Setelah menerima umpan dari rekan setimnya, pemain bola basket biasanya berporos untuk menjaga bola dari serangan gencar lawan.

Pivot adalah inovasi teknik yang menyesuaikan aturan bola basket, dimana pemain yang memegang bola diharapkan menggiring bola dan jika bergerak tanpa menggiring bola maka akan dianggap sebagai pelanggaran.

5. Shooting (Teknik Menembak Bola)

Teknik Menembak Bola
Kemampuan mencetak gol sangat bergantung pada bakat yang dibutuhkan untuk menembakkan bola ke ring lawan.

Semakin baik dan besar kemampuan menembak seseorang, semakin besar kemungkinan mendapatkan poin tinggi.

Karena fakta bahwa posisi menembak berdampak pada jumlah nilai yang diterima. Pemain yang tanggung jawab utamanya adalah menembakkan bola ke keranjang lawan dikenal sebagai shooting guard.

Mereka diperoleh dari pemain dengan akurasi menembak yang konsisten. Michael Jordan dan Kobe Bryant adalah contoh shooting guard legendaris di bola basket.

Kamu harus melatih insting kamu untuk menentukan teknik menembak mana yang akan digunakan berdasarkan keadaan. Karena tidak setiap kondisi dapat dipenuhi dengan setiap bidikan.

Ada banyak cara dalam teknik shooting, berikut penjelasannya:

Set Shoot

Biasanya, tembakan ini diambil ketika pemain memiliki lemparan bebas atau mampu menembak tanpa perlu melompat.

Shot ini jarang digunakan karena hanya dapat digunakan di bawah kondisi tanpa halangan atau hadangan.

Kamu harus memegang bola dengan kedua tangan sambil menekuk lutut untuk melakukan pukulan ini. Saat tubuh kamu masih tegak, pertahankan fokus kamu pada tujuan.

Lenturkan jari kamu dan berikan kekuatan tambahan dengan lengan kamu dan pastikan intuisi dan emosi kamu terlibat sebelum melakukan shooting bola.

Lay Up Shoot

Shoot ini juga dikenal sebagai tembakan melayang. Hal ini dikarenakan pemain perlu melempar bola dengan satu tangan ke arah target dan dilakukan ketika di akhir dribble dan dekat denagn ring.

Lemparan ini juga dilakukan sambil melompat seakan seperti melayang. Jika kamu ingin unggul dalam teknik ini, berlatihlah dengan teman-teman kamu sehingga kamu dapat menghindari blocker.

Jump Shoot

Dalam melakukan shoot ini, kamu tidak perlu bergerak maju atau mundur. Kamu hanya perlu melompat ke titik tertinggi untuk melempar bola.

Ada empat prinsip yang terlibat dalam melakukan teknik ini, antara lain adalah bow, elbow, eye, dan follow through.

Slam Dunk

Ini merupakan gaya shoot yang paling ditunggu-tunggu oleh para penonton. Cara ini merupakan gerakan yang seringkali dapat menggugah dan menggairahkan para komentator karena keanggunan aksi shoot ini.

Oleh karena itu, skuad yang dapat memasukkan bola dengan cara ini sering kali terdorong moralnya. Dan juga bisa menurunkan semangat tim yang kebobolan dengan cara seperti ini.

Awalnya, slam dunk hanya untuk sebuah pertunjukan saja. Meskipun demikian, strategi ini diperlukan untuk memenangkan pertandingan.

Slam dunk adalah teknik dalam menembak bola dengan terbang dan melompat ke udara, bukan hanya melempar atau memantulkannya.

5. Teknik Rebound

Teknik ini merupakan strategi efektif untuk memanfaatkan bola basket yang meleset dari ring. Jika tembakan tim kamu meleset, ada baiknya kamu melakukan rebound untuk memanfaatkan kemelut di depan keranjang atau ring.

Namun, jika tim lawan gagal melakukan tembakan, kamu dapat menggunakan rebound untuk menjaga bola keluar dari zona pertahanan kamu.

Peraturan Permainan Bola Basket

Peraturan Permainan Bola Basket
Berikut ini adalah peraturan permainan bola basket :

1. Pemain

Dalam permainan bola basket, setiap tim terdiri dari lima pemain ditambah beberapa cadangan. Center (5 – C), power forward (4 – PF), small forward (3 – SF), shooting guard (2 – SG), dan point guard (1 – PG) termasuk di antara posisi yang ditempati oleh lima pemain utama.

Pergantian pemain dapat dilakukan saat bola mati dan bebas dilakukan berapa kali.

2. Aturan Waktu Membawa Bola

PERBASI menetapkan beberapa aturan waktu, antara lain:

  1. Aturan tiga detik yang merupakan sebuah pelanggaran jika kamu berada di area pertahanan lawan selama lebih dari 3 detik
  2. Aturan delapan detik yang merupakan waktu untuk tim memainkan bola di wilayah pertahananannya sendiri, jika lebih dari delapan detik maka akan dianggap sebagai pelanggaran
  3. Terakhir adalah aturan 24 detik, dimana peraturan ini memperbolehkan suatu tim dalam melakukan serangan kepada lawan. Jika lebih, maka akan dianggap sebagai pelanggaran.

Peralatan Permainan Bola Basket

Dalam permainan bola basket tentunya kita akan menggunakan bola basket yang berebntuk bulat dan terbuat dari kulit asli, karet, atau kulit sintetis.

Untuk berat serta kelilingnya ini terdapat dua versi yang berbeda. Peraturan yang dikeluarkan oleh FIBA adalah bola basket yang berukuan 576gr dengan keleling bola 74,9cm, sedangkan dalam NBA, berat bola basket adalah 650gr dengan keliling 76cm.

Dan untuk ukuran ring adalah sebesar 18 inchi yang digantung pada papan yang berukuran 3,5×6 kaki dengan ketinggian tiang setinggi 10 kaki.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan:

Berapa Lama Waktu Permainan Bola Basket?

Berdasarkan National Basketball Association, permainan bola basket dilakukan dalam durasi 4×12 menit.

Sedangkan menurut aturan FIBA, lama permainan bola basket ini yaitu 4×10 menit dengan 5 menit overtime.

Apa Nama Gawang Bola Basket?

Dikutip dari lama wikipedia, nama gawang dari bola basket adalah kronum.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai teknik-teknik dalam bola basket, lengkap denga peraturan permainannya.

Dan bisa kita simpulkan, bahwa bola basket merupakan salah satu permainan bola besar yang populer dikalangan masyarakat Indonesia.

Bola basket ini dimainkan oleh dua tim, yang masing-masingnya terdiri dari 5 orang dengan jumlah pemain cadangan yang beragam dari 5 hingga 10 orang.

/* */