Advertisements

5 Cara Menulis Teks Prosedur yang Mudah dan Efektif

Ingin tahu cara menulis teks prosedur dengan mudah dan efektif? Simak 5 lima cara menulis teks prosedur dalam artikel ini. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk pelajari sekarang juga!

Dalam dunia bisnis dan organisasi, teks prosedur memiliki peran penting.

Format teks prosedur

Teks prosedur adalah instruksi tertulis yang memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara melakukan suatu tugas atau aktivitas.

Baik itu dalam konteks produksi, administrasi, atau pelayanan pelanggan, teks prosedur yang jelas dan terstruktur dapat mempermudah efisiensi kerja dan menghindari kesalahan yang tidak diinginkan.

Dalam artikel ini, InfoKekinian akan membahas secara mendalam tentang cara menulis teks prosedur yang efektif dan mudah dipahami.

Maka dari itu, simak artikel ini hingga selesai untuk mengetahui bagaimana cara menulis teks prosedur yang tepat.

Format Teks Prosedur

Sebelum memahami teks prosedur, perlu diketahui  struktur atau format teks prosedur itu sendiri. Struktur teks prosedur secara umum terdiri dari:

1. Judul
2. Tujuan
3. Daftar bahan dan alat
4. Langkah-langkah
5. Penutup

Berikut akan dijelaskan lebih rinci masing-masing bagian dalam format teks prosedur.

1. Judul

Judul teks prosedur sebaiknya jelas dan sesuai dengan isi teks. Tujuannya agar pembaca segera mengetahui topik utama dari teks prosedur tersebut.

Selain itu, judul juga bisa berfungsi untuk menarik perhatian pembaca.

2. Tujuan

Tujuan dari penulisan teks prosedur adalah untuk menjelaskan cara melakukan suatu proses secara rinci mulai dari daftar bahan dan alat hingga langkah-langkah yang harus dilakukan.

Dengan demikian, pembaca akan mudah memahami dan mengikuti instruksi dalam teks prosedur.

3. Daftar bahan dan alat

Daftar bahan dan alat yang digunakan dalam suatu proses harus disertakan dalam teks prosedur agar pembaca tahu apa saja yang perlu disiapkan sebelum melakukan proses tersebut.

Tanpa daftar bahan dan alat, pembaca mungkin akan kebingungan dan tidak mengetahui apa saja yang perlu disiapkan.

4. Langkah-langkah

Langkah-langkah merupakan bagian terpenting dalam sebuah teks prosedur.

Langkah-langkah yang disajikan harus jelas, dimulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.

Untuk lebih memudahkan pembaca, sebaiknya langkah-langkah disajikan dalam bentuk list.

5. Penutup

Penutup teks prosedur berisi ringkasan atau kesimpulan dari seluruh isi teks.

Penutup sebaiknya singkat dan padat agar pembaca tidak perlu membaca kembali seluruh isi teks untuk mengetahui inti dari teks tersebut.

Komponen Teks Prosedur

Komponen Teks Prosedur

Setelah memahami format teks prosedur, selanjutnya perlu diketahui komponen-komponen apa saja yang harus ada dalam sebuah teks prosedur.

Komponen utama dalam teks prosedur adalah:

1. Bahan dan alat
2. Langkah-langkah
3. Penutup

Berikut akan dijelaskan lebih rinci masing-masing komponen teks prosedur tersebut.

1. Bahan dan Alat

Bahan dan alat adalah komponen yang wajib ada dalam setiap teks prosedur. Tanpa bahan dan alat, proses yang akan dilakukan tidak akan berjalan dengan lancar.

Oleh karena itu, sebelum menulis langkah-langkah dalam sebuah teks prosedur, pastikan terlebih dahulu bahan dan alat yang akan digunakan sudah tersedia dan siap digunakan.

2. Langkah-langkah

Langkah-langkah adalah komponen utama dalam sebuah teks prosedur.

Langkah-langkah yang disajikan harus jelas, dimulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.

Untuk lebih memudahkan pembaca, sebaiknya langkah-langkah disajikan dalam bentuk list.

3. Penutup

Penutup teks prosedur berisi ringkasan atau kesimpulan dari seluruh isi teks.

Penutup sebaiknya singkat dan padat agar pembaca tidak perlu membaca kembali seluruh isi teks untuk mengetahui inti dari teks tersebut.

Cara Menulis Teks Prosedur yang Mudah

Cara Menulis Teks Prosedur yang Mudah

Setelah memahami format dan komponen-komponen teks prosedur, selanjutnya adalah langkah-langkah menulis teks prosedur itu sendiri. 

Cara membuat teks prosedur yang jelas dan terstruktur:

1. Buatlah Judul yang Jelas dan Sesuai dengan Isi Teks

Tujuannya agar pembaca segera mengetahui topik utama dari teks prosedur tersebut. Selain itu, judul juga bisa berfungsi untuk menarik perhatian pembaca.

2. Tulislah Tujuan dari Penulisan Teks Prosedur

Tujuan utama dari penulisan teks prosedur yang efektif adalah untuk menjelaskan cara melakukan suatu proses secara rinci mulai dari daftar bahan dan alat hingga langkah-langkah yang harus dilakukan.

Dengan demikian, pembaca akan mudah memahami dan mengikuti instruksi dalam teks prosedur.

3. Sertakanlah Daftar Bahan dan Alat yang Digunakan dalam Suatu Proses

Daftar bahan dan alat yang disertakan harus lengkap agar pembaca tahu apa saja yang perlu disiapkan sebelum melakukan proses tersebut.

Tanpa daftar bahan dan alat, pembaca mungkin akan kebingungan dan tidak mengetahui apa saja yang perlu disiapkan.

4. Tulislah Langkah-langkah dalam Bentuk List

Langkah-langkah yang disajikan harus jelas, dimulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.

Untuk lebih memudahkan pembaca, sebaiknya langkah-langkah disajikan dalam bentuk list agar mudah dibaca dan dipraktikkan.

5. Buatlah Penutup yang Singkat dan Padat

Penutup teks prosedur berisi ringkasan atau kesimpulan dari seluruh isi teks.

Penutup sebaiknya singkat dan padat agar pembaca tidak perlu membaca kembali seluruh isi teks untuk mengetahui inti dari teks tersebut.

Contoh dari Teks Prosedur

Contoh dari Teks Prosedur

Berikut ini adalah contoh teks prosedur tentang cara membuat nasi goreng:

Cara Membuat Nasi Goreng

Bahan-bahan:

  • 2 piring nasi putih
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 100 gram daging ayam, potong dadu kecil
  • 50 gram udang, kupas
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 1 buah wortel, potong dadu kecil
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok teh kecap inggris
  • Minyak goreng secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya

Langkah-langkah:

  1. Panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan di atas api sedang.
  2. Tumis bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan daging ayam, udang, dan wortel. Tumis hingga daging ayam matang dan udang berubah warna.
  4. Pindahkan semua bahan yang sudah ditumis ke satu sisi wajan. Di sisi lainnya, tuangkan telur kocok.
  5. Aduk-aduk telur hingga setengah matang, kemudian campurkan dengan bahan yang sudah ditumis. Aduk rata.
  6. Tambahkan nasi putih ke dalam wajan. Gunakan sendok atau spatula untuk memecahkan gumpalan nasi dan aduk merata dengan bahan-bahan lain.
  7. Tuangkan kecap manis, saus tiram, dan kecap inggris ke atas nasi. Aduk rata sehingga semua bahan tercampur merata dengan nasi.
  8. Tambahkan garam dan merica secukupnya sesuai dengan selera kamu. Aduk kembali untuk meratakan rasa.
  9. Terus aduk dan tumis nasi goreng hingga semua bahan tercampur dan terasa hangat. Pastikan nasi tidak terlalu kering atau terlalu basah.
  10. Setelah matang, tambahkan daun bawang yang sudah diiris tipis. Aduk sebentar, kemudian matikan api.
  11. Sajikan nasi goreng dalam piring saji dan hias dengan irisan mentimun atau tomat jika diinginkan.

Cara Membuat Selai Strawberry

Bahan-bahan:

  • 500 gram strawberry segar, dicuci bersih dan buang tangkainya
  • 200 gram gula pasir
  • 1 sendok makan air lemon
  • 1 sendok teh agar-agar bubuk

Langkah-langkah:

  1. Potong-potong strawberry menjadi bagian yang lebih kecil.
  2. Letakkan potongan strawberry ke dalam panci bersama dengan gula pasir. Aduk rata agar gula tercampur merata dengan strawberry. Diamkan selama 30 menit untuk memungkinkan strawberry melepaskan airnya.
  3. Setelah 30 menit, panaskan panci dengan api sedang sambil terus diaduk perlahan. Biarkan strawberry mendidih dan gula larut sepenuhnya.
  4. Setelah mendidih, turunkan api ke kecil dan masak selama sekitar 10-15 menit sambil terus diaduk. Hal ini akan membantu mengurangi kelembapan dan mengentalkan selai.
  5. Campurkan air lemon ke dalam selai strawberry. Air lemon akan memberikan keasaman yang segar dan membantu mempertahankan warna cerah selai.
  6. Tambahkan agar-agar bubuk ke dalam panci. Aduk rata untuk memastikan agar-agar tercampur merata dengan selai.
  7. Masak selai strawberry dengan api kecil selama sekitar 5-7 menit lagi. Aduk terus agar selai tidak lengket dan terbakar.
  8. Setelah selai mengental dan memiliki tekstur yang lembut, matikan api. Biarkan selai strawberry agak dingin sebelum dituangkan ke dalam wadah penyimpanan.
  9. Tuangkan selai strawberry ke dalam wadah kaca steril dan tutup rapat. Biarkan selai mendingin sepenuhnya di suhu ruangan, kemudian simpan dalam lemari es.
  10. Selai strawberry siap digunakan! kamu dapat menggunakannya sebagai selai untuk roti, topping untuk pancake, atau bahkan sebagai tambahan pada makanan penutup seperti es krim atau yogurt. Selai dapat bertahan hingga beberapa minggu jika disimpan dengan baik dalam wadah yang tertutup rapat di dalam lemari es.

Cara Membuat Teh Manis Dingin

Bahan-bahan:

  • 2 kantong teh celup
  • 500 ml air mendidih
  • Gula secukupnya
  • Es batu secukupnya

Alat-alat:

  • Teko
  • Gelas saji

Langkah-langkah:

  1. Siapkan bahan-bahan dan alat-alat yang diperlukan
  2. Letakkan 2 kantong teh celup ke dalam teko
  3. Tuangkan air mendidih ke dalam teko yang berisi kantong teh celup. Pastikan air cukup untuk merendam teh dengan baik
  4. Diamkan teh celup dalam air mendidih selama 3-5 menit agar rasa teh dapat keluar dengan sempurna
  5. Setelah merendam, tekan-tekan kantong teh celup dengan sendok agar tetesan teh terakhir keluar
  6. Tambahkan gula secukupnya ke dalam teh panas. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan selera kamu
  7. Aduk teh dan gula hingga gula larut dalam teh panas
  8. Biarkan teh panas tersebut mendingin secara alami sampai suhu ruangan
  9. Setelah teh panas cukup dingin, masukkan es batu ke dalam gelas saji
  10. Tuang teh yang sudah dingin ke dalam gelas saji yang berisi es batu
  11. Teh manis dingin siap dinikmati! kamu bisa menambahkan hiasan seperti irisan lemon atau daun mint jika diinginkan.

Cara Membuat Paspor

Bahan-bahan:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi akta kelahiran
  • Pas foto berukuran paspor
  • Biaya pembuatan paspor

Alat-alat:

  • Komputer dengan akses internet
  • Printer
  • Amplop

Langkah-langkah:

  1. Siapkan fotokopi KTP dan fotokopi akta kelahiran sebagai bukti identitas dan kewarganegaraan kamu
  2. Ambil pas foto berukuran paspor yang sesuai dengan ketentuan (biasanya 4×6 cm dengan latar belakang putih)
  3. Nyalakan komputer dan pastikan kamu memiliki akses internet
  4. Buka situs resmi Kantor Imigrasi atau lembaga yang berwenang untuk membuat paspor
  5. Isi formulir pendaftaran online dengan data diri yang lengkap dan benar
  6. Unggah fotokopi KTP, fotokopi akta kelahiran, dan pas foto sesuai petunjuk di situs
  7. Pilih lokasi kantor imigrasi yang akan kamu kunjungi untuk proses verifikasi
  8. Setelah mengisi formulir, kamu akan mendapatkan informasi mengenai biaya pembuatan paspor
  9. Lakukan pembayaran biaya sesuai petunjuk yang diberikan. Biasanya, pembayaran dapat dilakukan secara online atau dengan mencetak bukti pembayaran dan membayarnya di bank terkait
  10. Cetak bukti pendaftaran yang telah kamu isi dan bukti pembayaran biaya
  11. Siapkan fotokopi KTP asli, fotokopi akta kelahiran asli, serta pas foto
  12. Kunjungi kantor imigrasi sesuai lokasi yang kamu pilih saat pendaftaran
  13. Serahkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk diverifikasi oleh petugas.
  14. Jika dokumen kamu sudah diverifikasi, kamu akan diminta untuk mengambil sidik jari dan foto di kantor imigrasi
  15. Setelah semua langkah di atas selesai, petugas akan memproses pembuatan paspor kamu
  16. Paspor kamu akan selesai dalam beberapa waktu sesuai dengan kebijakan lembaga yang berwenang
  17. Setelah paspor selesai dibuat, kamu akan mendapatkan pemberitahuan untuk mengambil paspor di kantor imigrasi
  18. Bawa bukti pendaftaran dan identitas asli kamu saat mengambil paspor.
  19. Selamat! kamu telah berhasil membuat paspor. Paspor tersebut bisa digunakan untuk perjalanan internasional.

Cara Merakit Meja Makan

Bahan-bahan:

  • Paket meja makan (termasuk semua komponen dan perangkat yang diperlukan)
  • Alat bantu (biasanya kunci pas, obeng, dll.)

Langkah-langkah:

  1. Pilih lokasi yang tepat untuk merakit meja makan, pastikan area tersebut cukup luas dan terang
  2. Letakkan semua komponen meja di area tersebut agar mudah dijangkau
  3. Buka kemasan dan keluarkan semua komponen meja. Pastikan semua bagian lengkap dan tidak ada yang rusak
  4. Baca petunjuk perakitan yang disediakan oleh produsen. Pahami urutan langkah-langkahnya dan ikuti dengan teliti
  5. Biasanya, perakitan dimulai dengan meletakkan kaki meja. Pasangkan kaki sesuai dengan panduan yang diberikan
  6. Gunakan alat bantu yang disediakan (seperti kunci pas) untuk memasang baut dan mur dengan benar
  7. Tempatkan bagian meja utama di atas kaki yang telah dipasang sebelumnya
  8. Pastikan bagian meja utama terpasang dengan kokoh dan rata pada kaki meja
  9. Ikuti petunjuk untuk pemasangan baut, mur, atau sistem pengikat lainnya
  10. Jika meja makan dilengkapi dengan aksesori seperti laci atau rak tambahan, ikuti petunjuk untuk memasangnya dengan benar
  11. Setelah semua komponen terpasang, periksa kembali seluruh bagian meja. Pastikan tidak ada baut yang longgar atau bagian yang terlewat
  12. Bersihkan area perakitan dari kemasan bekas, potongan plastik, atau potongan lainnya yang mungkin berserakan
  13. Sebelum menggunakannya, beri beban ringan pada meja dan periksa stabilitasnya. Pastikan meja kokoh dan tidak goyah
  14. Meja makan kamu telah berhasil dirakit! Siapkan kursi di sekitarnya dan kamu siap untuk menikmati hidangan bersama keluarga atau teman.

Cara Mencuci Tangan yang Benar

Bahan-bahan:

  • Air mengalir
  • Sabun cair atau batangan

Langkah-langkah:

  1. Nyalakan keran air hingga air mengalir dengan lancar
  2. Letakkan tangan di bawah aliran air untuk membasahi seluruh permukaan tangan
  3. Tuangkan sabun cair secukupnya ke telapak tangan
  4. Jika menggunakan sabun batangan, gosok-gosokkan sabun di antara kedua telapak tangan hingga berbusa
  5. Gosok kedua telapak tangan secara bersamaan. Gosok bagian dalam jari-jari dan sela-sela jari dengan telapak tangan yang lain
  6. Pastikan kamu juga membersihkan area di bawah kuku
  7. Gosok punggung tangan kanan dengan telapak tangan kiri dan sebaliknya
  8. Gosok pergelangan tangan dengan gerakan memutar
  9. Pegang ibu jari tangan kiri dan gosok dengan gerakan memutar. Lakukan hal yang sama untuk ibu jari tangan kanan
  10. Kembali letakkan tangan di bawah aliran air mengalir untuk membilas sisa-sisa sabun dan kotoran
  11. Gunakan handuk bersih atau kertas tisu untuk mengeringkan tangan dengan lembut. Pastikan seluruh permukaan tangan benar-benar kering
  12. Jika mungkin, gunakan tisu atau tangan yang sudah dibungkus tisu untuk menutup keran air. Hal ini untuk menghindari kontaminasi kembali setelah mencuci tangan
  13. Tangan kamu sekarang sudah bersih dan siap digunakan. Lakukan langkah-langkah mencuci tangan ini sesering mungkin, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenia cara menulis teks prosedur yang mudah dan terstruktur yang bisa kamu perhatikan setiap petunjuk menulis teks prosedur yang mudah dipahami yang telah kami berikan.

Dengan mengentahui teknik menulis teks prosedur yang sederhana serta pedoman menulis teks prosedur yang akurat dapat membantu kamu lebih terlatih lagi dalam membuat teks tersebut.