10+ Contoh Ceramah Singkat tentang Jodoh, Keluarga, Cinta, Kematian, Kiamat, dll.

Ceramah keagamaan sangat identik dengan dengan siraman rohani agama Islam. Biasanya, orang yang menyampaikan ceramah ini adalah ahli agama yang bergelar kyai haji, ustad, dll. yang dinilai mempunyai ilmu agama lebih. Ilmu yang bermanfaat itu kemudian dibagikan kepada orang lain supaya bisa difahami oleh orang-orang.

Ada banyak macam ceramah agama. Dalam artikel ini akan diberikan beberapa contoh ceramah singkat – tentang kematian, ibu, cinta, hijab, ikhlas, jodoh, kebersihan, keluarga, kiamat, menuntut ilmu, dll. Contoh-contoh ceramah ini bisa dikulik untuk digunakan dalam ceramah Anda atau sekadar dibaca untuk mempertebal keimanan terhadap Allah SWT.

  1. Contoh Ceramah Khusus tentang Kematian

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Pertama-tama, mari kita semua memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan kucuran kenikmatan tak terhingga. Mulai dari nikmat iman dan islam, hingga nikmat-nikmat lainnya. Kedua, sholawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.

Hadirin yang dimuliakan dan dirahmati Allah.

Sebagian besar orang diluar sana, menganggap kematian merupakan akhir dari kehidupan. Padahal, menurut Al-Quran, kematian dimaknai sebagai perpindahan dari dunia fana ke dunia yang kekal di sisi Allah SWT. Bagaimana sebaiknya sikap seorang Muslim terhadap kematian?

Hal pertama yang harus kita sadari adalah kematian pasti akan datang kepada siapapun yang hidup. Banyak dalil yang menjelaskan tentang kematian di contoh kultum singkat. Salah satunya termaktub dalam surat Ali Imron ayat ke-185, yang menyebutkan: “Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan mati”.

Pernyataan ini dilanjutkan dengan penjelasan mengenai kehidupan pasca-kematian. Dimana, semua perbuatan manusia di dunia akan dibalas pada hari kiamat. Siapa berbuat baik akan mendapat surga. Siapa berbuat jahat akan mendapat neraka. Pernyataan ini ditutup dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa kehidupan dunia hanyalah kesenangan belaka yang memperdaya.

Dari satu ayat tersebut terkandung pelajaran bahwa ada kehidupan pasca-kematian, yang berguna untuk membalas semua perbuatan jahat dan baik manusia selama hidup di dunia. Tentu saja, tak seorang pun akan merasakan hal ini, kecuali, orang tersebut sudah meninggal.

Hadirin yang dimuliakan dan dirahmati Allah.

Dalam contoh naskah ceramah tentang kematian ini, seorang Muslim wajib memperbanyak mengingat kematian itu sendiri. Sebab, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mengingat kematian. Misalnya, membuat seseorang takut berbuat jahat, baik pada diri sendiri maupun orang lain, karena kematian akan datang sewaktu-waktu tanpa permisi.

Hadirin yang dimuliakan dan dirahmati Allah.

Karena kematian datang tanpa diduga, maka seorang Muslim wajib mempersiapkan diri menghadapi kematian. Tentu saja, cara menghadapi kematian itu dengan memperbanyak perbuatan (beramal) baik, yang berhubungan secara horizontal antar-manusia dan vertikal kepada Allah.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhori disebutkan bahwa Rasulullah pernah meminta para sahabatnya untuk mempersiapkan kematian. Dimana, para sahabat dan Rasulullah SAW melihat sekelompok orang tengah menggali kuburannya sendiri. Rasulullah pun bersabda, “Wahai saudaraku, untuk hari inilah (kematian) kalian harus mempersiapkan diri!

Hadis ini menegaskan kepada kita semua yang membaca contoh pidato agama singkat ini untuk mempersiapkan kematian, bukannya berleha-leha. Sebab, kematian itu pasti akan datang.

Hadirin yang dimuliakan dan dirahmati Allah.

Dengan demikian, seorang Muslim sebaiknya memperhatikan tiga hal diatas berkaitan dengan kematian. Di penghujung contoh kultum ini, kita panjatkan doa kepada Allah agar dijauhkan dari kematian yang buruk dan diberikan kematian indah yang Allah ridhoi. Amin!

Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

  1. Contoh Ceramah Singkat Ibu

Ceramah Singkat Ibu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Puji syukur teruntuk Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan kehidupan kepada kita semua, termasuk di dalamnya nikmat Islam dan nikmat iman. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang yang bisa mensyukuri nikmati yang diberikan Allah SWT. Sholawat serta salam, kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.

Saudara-saudara semua yang berbahagia.

Bersamaan dengan hari ini, pada kesempatan kultum singkat tentang ibu ini, saya akan menjabarkan mengenai satu kata yang kita kenal semua, yaitu: “IBU”!

Al-Quran telah menjelaskan tentang posisi ibu yang sangat mulia. Bahkan, ada pelarangan seseorang menyakiti perasaan ibunya. Jangankan menyakiti, kita pun tidak diizinkan untuk mengeluarkan kata “ah” – lebih-lebih jika kita membentaknya. Pada dasarnya, ridho Allah itu bergantung dari ridhonya ibu.

Karena pada dasarnya, ridho Allah tergantung ridho ibunya. Maka dari itu, mulai saat ini hendaknya kita menghormati dan memperlakukan ibu dengan baik. Hal ini dikarenakan ibu telah bersusah payah mengandung kita selama sembilan bulan sepuluh hari. Ia juga melahirkan kita dengan taruhan nyawa.

Tidak hanya itu, kultum tentang ibu ini menyebutkan bahwa pasca-melahirkan seorang ibu akan memberikan kasih sayang tak terhingga kepada anaknya, yaitu kita. Itu dilakukannya tanpa pamrih. Itulah kenapa ada istilah “Kasih Ibu Sepanjang Masa, Kasih Anak Sepanjang Galah”.

Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika surga terletak dibawah telapak kaki ibu, karena sebelum kita bisa seperti sekarang ini, ibulah yang telah melakukan semua-muanya untuk kita. Jadi, wajib bagi kita untuk berbuat ibu hingga ajal menjemput nanti.

Demikian, kultum pendek soal ibu yang bisa disampaikan. Semoga apa yang termaktub dalam ceramah kali ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara sekalian.

Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Cinta Menurut Islam

Ceramah tentang Cinta Menurut Islam

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Marilah kita semua memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Berkat izin dari-Nya, kita semua bisa di tempat yang mudah-mudahan dimuliakan ini. Shalawat serta salam, kita ucapkan untuk mencurahkannya kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Pada kultum singkat kali ini, kami akan membahas soal cinta dari perspektif Islam. Siapapun orangnya pasti pernah merasakan cinta, karenanya kami yakin semuanya sudah tidak asing lagi dengan namanya “cinta” atau jatuh cinta.

Dalam Islam, cinta diberi hukum haram! Bagaimana maksudnya? Tentu, cinta haram yang kami maksud adalah cinta yang mendekatkan diri antara dua manusia ke lubang perzinahan, misalnya pacaran. Itu satu sisi.

Di sisi lain, ada juga cinta yang diberi hukum wajib! Seperti apa cinta itu? Yaitu, cinta kepada Allah dan Rasulnya, dan kepada Al-Quran. Itulah cinta wajib dan memiliki derajat tertinggi. Hal-hal inilah yang akan membuat seseorang untuk terus istiqomah dalam menunaikan ibadah kepada-Nya. Shalat tepat pada waktunya, mengaji dan mengkaji Al-Quran dan Al-Hadist, menuntut ilmu, menyerukan kebaikan kepada orang lain merupakan bentuk-bentuk cinta hamba kepada Tuhannya.

Kita akan dianggap bohong jika mengaku cinta kepada Allah SWT, tapi tidak melaksanakan perintah-Nya. Dalam bukunya Doktor A’id menyebutkan dua hal tentang cinta, yaitu:

  1. Cinta duniawi merupakan cinta yang berkaitan dengan hal-hal duniawi. Ini merupakan cinta monyet, cinta murahan, dan cinta bersenda gurau saja.
  2. Cinta ilahiyah merupakan cinta yang berkaitan diketahui sebagai cinta langit. Sebab, kita mencintai dengan tataran yang lebih tinggi yang berfungsi untuk  ibadah.

Demikianlah materi ceramah singkat tentang cinta yang bisa saya sampaikan. Lebih kurangnya, kami mohon maaf dan ucapkan terima kasih.

Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Hijab

Ceramah Singkat tentang Hijab

Bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum wr. wb.

Mari kita ucapkan pujian kepada Allah SWT yang telah memberikan kita banyak kenikmatan. Salah satunya, nikmat kesempatan untuk bertemu di sini.

Shalawat serta salam kami curah-limpahkan kepada junjungan kita, Baginda Nabi Muhammad saw, yang telah memberikan keteladanan buat kita sampai yaumul akhir nanti, amin!

Kita langsung sampaikan saja teks ceramah pendek ini, yang sengaja mengambil topik soal hijab.

Secara umum, hijab bisa diartikan sebagai penutup. Apakah semua penutup bisa disebut hijab? Pasti tidak begitu ya.

Sebagaimana teman-teman ketahui bahwa seorang Muslimin wajib hukumnya menutup aurat. Perintah Allah untuk menutup aurat termaktub dalam surat Al-Ahzab ayat 59, yang intinya berbunyi: “Hendaknya, mereka mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh!”

Ayat dalam surat Al-Ahzab ini memberikan perintah kepada Nabi Muhammad SAW untuk menyerukan penggunaan hijab terhadap para istrinya, anak-anak perempuannya, dan istri-istri orang Mukmin. Kenapa? Hal ini bertujuan agar para wanita Mukmin mudah dikenali dan tidak diganggu. Itu salah satu perintah hijab yang tertera di Al-Quran.

Hijab bukan cuma sekadar penutup kepala, tapi pakaian yang menutupi semua tubuh (aurat) para wanita, selain tangan dan wajah. Dalam berhijab ada aturannya, yaitu seorang wanita diperkenankan mengenakan pakaian yang sesuai syariat Islam, atau dalam kata lain syar’i.

Hingga sekarang, di teks ceramah singkat ini menyebutkan bahwa banyak wanita Muslimah yang belum memiliki keinginan menutup aurat. Bahkan, mereka ini malah sengaja membukanya demi sensualitas dan popularitas. Mereka sulit betul diajak mengenakan hijab yang sesuai dengan syariat, dengan berbagai alasan.

Biar bagaimanapun, hijab itu perlu dikenakan oleh setiap wanita Muslimah. Meskipun, mereka merasa belum baik akhlaknya, tapi paling tidak mereka sudah mulai melakukan kebaikan dengan menutup auratnya.

Demikian tema ceramah hijab yang bisa kami sampaikan. Karena manusia tempatnya lupa dan khilaf, maka kami mohon dimaafkan apabila ada ucapan yang salah. Semoga ceramah kali ini memberikan manfaat bagi kita semua, terima kasih!

Wassalamualaikum wr. wb.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Ikhlas

Ceramah Singkat tentang Ikhlas

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Puji syukur teruntuk Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan kehidupan kepada kita semua, termasuk didalamnya nikmat Islam dan nikmat iman. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang yang bisa mensyukuri nikmati yang diberikan Allah SWT.

Sholawat serta salam, kita curahkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW. Dimana, berkat perjuangan Beliau dan para sahabatnya, kita bisa merasakan keindahan Islam saat ini.

Jamaah yang diberkahi dan dirahmati Allah.

Kali ini, saya ingin menyampaikan contoh ceramah singkat tentang satu hal yang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan, yaitu ikhlas!

Sering kita mendengar bahwa ikhlas adalah melakukan sesuatu tanpa berharap mendapat imbalan. Ini arti ikhlas umum yang sering kita dengar. Tapi, dalam sudut pandang Islam, arti ikhlas ini sudah benar tapi belum tepat benar! Dalam Islam, ikhlas diartikan sebagai melakukan segala hal karena Allah SWT.

Jika kita beribadah, maka itu dilakukan semata-mata karena Allah SWT. Tentu akan salah jika ibadah dilakukan karena hal lain, termasuk keinginan untuk dipuji, dipandang soleh, dinilai baik. Hal ini sesuai dengan firman Allah didalam surat Al-Bayyinah ayat 5 yang secara garis besar berisi tentang tujuan umat manusia di perintahkan untuk beribadah demi Allah semata.

Selain itu, keikhlasan seseorang terhadap ibadah akan membuat amalan tersebut dipandang oleh Allah. Sebaliknya, bila seseorang tidak melakukan sesuatu karena Allah, maka amalan tersebut akan dinilai tidak sah. Pun, ikhlas menjadi ukuran dari setiap amal yang kita lakukan. Makin ikhlas, makin besar pahala dan balasan yang didapatkan.

Mulai saat ini, latihlah selalu diri kita sendiri untuk senantiasa ikhlas dalam berbagai hal.

Kiranya, cukup sekian pidato singkat islam ini. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat untuk teman-teman dan diri saya sendiri. Terima kasih!

Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

  1. contoh ceramah singkat tentang jodoh

ceramah singkat tentang jodoh

Assalamualaikum wr. wb.

Hadirin yang dimuliakan dan dirahmati Allah.

Marilah kita semua memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Berkat izin dari-Nya, kita semua bisa di tempat yang mudah-mudahan dimuliakan ini. Shalawat serta salam, kita ucapkan untuk mencurahkannya kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Materi kultum singkat padat jelas yang diangkat kali ini adalah soal jodoh.

Sebagaimana kita ketahui bersama jika jodoh itu ada di tangan Allah SWT. Tidak seorang pun mengetahui bahwa orang yang akan dinikahinya adalah jodohnya. Apakah orang yang akan kita nikahi benar-benar diciptakan Allah untuk kita atau bukan.

Hal yang diketahui adalah jodoh yang akan menjadi teman hidup kita merupakan cerminan dari diri kita sendiri. Untuk itu, ada tiga hal yang membuat diri kita yakin pada seseorang yang akan kita nikahi besok, yang sebetulnya menjadi pertimbangan dalam masa ta’aruf (perkenalan), yaitu:

Pilihlah, seseorang yang bisa memahami kita dalam kondisi apapun, baik susah maupun senang. Kemudian, pilihlah seseorang yang bisa memaafkan kesalahan-kesalahan kita. Walaupun sulit mendapatkan pasangan dengan tipe pemaaf seperti ini. Ya, pada dasarnya semua orang bisa memaafkan kesalahan orang lain, hanya batas toleransi yang berbeda-beda.

Terakhir, pilihlah seseorang yang bisa memberikan kita motivasi untuk menjadi lebih baik. Meskipun, kita semua tahu roda selalu berputar. Namun, ketika kita sedang jatuh, dia akan bisa memotivasi untuk tetap kuat dan tangguh.

Kesimpulan dari apa yang kami sampaikan sebelumnya adalah pilihlah jodoh yang memiliki ketiga hal diatas agar kita senantiasa berada di jalan-Nya. Insya Allah ketiga langkah itu akan mengarahkan kita untuk menemukan jodoh yang tepat. Tentunya, jodoh yang berakhlak mulia.

Kami rasa cukup sekian pembahasan ceramah agama singkat kali ini. Jika ada kekurangan, maka itu datangnya dari diri kami sendiri. Jika ada kebenaran, maka itu datangnya dari Allah SWT. Terima kasih!

Wassalamualaikum wr. wb.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Kebersihan

Ceramah Singkat tentang Kebersihan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Mari kita ucapkan pujian kepada Allah SWT yang telah memberikan kita banyak kenikmatan. Salah satunya, nikmat kesempatan untuk bertemu di sini.

Shalawat serta salam kami curah-limpahkan kepada junjungan kita, Baginda Nabi Muhammad saw, yang telah memberikan keteladanan buat kita sampai yaumul akhir nanti, amin!

Jamaah yang saya sayangi.

Pada ceramah singkat ini, saya ingin menyampaikan sedikit pengetahuan soal kebersihan. Hal ini saya jadikan topik ceramah mengingat hadist Rasulullah menyebutkan bahwa “kebersihan sebagian dari iman”.

Jika dijelaskan, maka hadist tersebut ingin mengatakan bahwa seseorang yang menjaga kebersihan, baik kebersihan diri maupun lingkungan, secara tidak langsung ia termasuk orang-orang yang beriman.

Allah sendiri telah memberi manusia perintah untuk bersuci, seperti bersuci pasca-melepaskan hajat, ingin melaksanakan sholat, atau bahkan saat sedang junub. Dalam kata lain, bersuci merupakan salah satu cara seseorang untuk menjaga kebersihan.

Karena menjaga kebersihan itu perintah Allah, maka menjalankan perintah Allah itu salah satu bentuk keimanan kita kepada-Nya. Jika kita tidak melaksanakan perintah tersebut, maka kita tidak termasuk ke dalam golongan dari hamba-hamba Allah yang beriman.

Salah satu alat yang bisa digunakan untuk membersihkan diri adalah air. Karena itulah, sebaiknya kita bersyukur bisa hidup di wilayah yang tidak kekurangan air. Jadi, cara kita berterima kasih terhadap nikmat Allah atas air itu adalah menjaganya supaya tidak mengotori atau mencemarinya.

Sekian penjelasan dari ceramah tentang kebersihan yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat untuk saudara-saudara sekalian.

Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Keluarga

Ceramah Singkat tentang Keluarga

Assalamualaikum wr. wb.

Pertama-tama, dan paling utama, mari kita ucapkan rasa syukur kepada Allah. Karena berkat rahmat-Nya, kita semua bisa berkumpul di tempat yang Insya Allah mulia ini. Shalawat serta salam kepada Nabi agung Muhammad SAW semoga terus terlimpah, sehingga kita termasuk orang-orang yang akan mendapatkan syafaatnya nanti di yaumul akhir. Amin!

Ceramah pendek yang ingin saya sampaikan kali ini bertema keluarga.

Keluarga diketahui sebagai tempat pendidikan paling awal seseorang sebelum mengenyam bangku pendidikan di sekolahan. Pendidikan yang diajarkan keluarga akan menentukan seseorang untuk terus bertindak.

Contohnya, ada orangtua yang memberikan terlalu banyak kasih sayang sehingga anak tumbuh menjadi anak yang manja. Sedangkan, ada orangtua yang kurang memberikan kasih sayang akan membuat anaknya tumbuh menjadi anak suka memberontak.

Dari kedua contoh itu, siapakah orang yang paling bertanggung jawab atas kesalahan anak tersebut?

Kesalahan itu tentu tidak bisa dibebankan seluruhnya kepada sang anak. Biar bagaimanapun, anak-anak memerlukan kasih sayang dan pendidikan dari orangtuanya. Meskipun pada kenyataannya, orang tua sering lupa bahwa pendidikan anak itu diawali dari keluarga. Jangan jadi orangtua yang sok sibuk dengan pekerjaan-pekerjaannya, sehingga lupa pada tugasnya mengurus anak yang masih memerlukan bimbingan dan kasih sayang.

Oleh karena itu, setiap orangtua perlu memberikan kasih sayang yang cukup pada anak – tidak kurang, tapi juga tidak lebih. Mudah-mudahan, ketika orangtua memberikan kasih sayang yang tepat, maka anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan kuat.

Disini, orang tua menjadi fasilitator bagi anak, sehingga apapun yang kegiatan yang diikuti anak, selama itu positif, sebaiknya dibiarkan tapi tetap diawasi dari kejauhan agar anak tidak terjebak. Dengan begitu, anak-anak bisa berkreasi dan tumbuh sesuai umurnya.

Seperti cukup sekian ceramah singkat tentang keluarga ini. Semoga bisa memberikan manfaat. Terima kasih!

Wassalamualaikum wr. wb.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Kiamat

Ceramah Singkat tentang Kiamat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Marilah kita semua memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Berkat izin dari-Nya, kita semua bisa di tempat yang mudah-mudahan dimuliakan ini. Shalawat serta salam, kita ucapkan untuk mencurahkannya kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Topik pembahasan ceramah paling singkat kita kali ini mengenai hari akhir atau yang lebih sering dikenal dengan hari kiamat.

Dalam agama Islam, hari kiamat digambarkan dengan sangat dahsyat. Ada dua surat didalam Al-Quran yang menggambarkan tentang kejadian paling mengerikan di muka Bumi ini – surat Al-Qaari’ah dan Al-Zalzalah.

Di surat Al-Qaari’ah, manusia digambarkan seperti anai-anai yang berhamburan dan bertebaran kesana kemari. Apa itu anai-anai? Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) anai-anai diartikan sebagai semut putih atau rayap. Hal itu dikarenakan gunung-gunung yang besar dijungkirbalikkan laiknya sebuah bulu yang diterbang-terbangkan angin. Sangat dahsyat dan mengerikan.

Sedangkan dalam surat Al-Zalzalah, kiamat digambarkan dengan kejadian gempa yang sangat dahsyat, dimana Bumi mengeluarkan material-material yang dikandungnya selama ini. Saat itu, manusia masih belum menyadari mengenai apa yang terjadi. Mereka bertanya-tanya, “Kenapa Bumi?” Bumi pun menjawab bahwa Allah SWT telah memerintahkannya untuk menjadi seperti itu.

Didalam surat Al-Zalzalah juga disebutkan bahwa manusia akan mendapatkan hasil dari perbuatannya. Sekecil apapun (sebesar dzarrah/kecil) kebaikan atau keburukan yang dilakukan manusia, tetap akan ada balasannya. Oleh karena itu, kita sebaiknya berhati-hati dalam segala hal supaya bisa mendapatkan tempat di surga nanti.

Demikian contoh ceramah tentang kiamat yang bisa saya sampaikan, maaf jika terdapat salah pengucapan.

Wassalamualaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

  1. Contoh Ceramah Singkat tentang Menuntut Ilmu

Ceramah Singkat tentang Menuntut Ilmu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Alhamdulillah, segala puji untuk Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan dan karunia tiada terhingga untuk kita semua. Nikmat sehat, nikmat lapang, sampai nikmat iman dan islam – sebuah nikmat yang tiada tara nilainya.

Semoga kita semua mendapatkan hidayah dari Allah SWT, sehingga kita bisa bersyukur atas semua nikmat yang Allah berikan kepada kita. Shalawat serta salam, kita ucapkan untuk mencurahkannya kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

Bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian.

Saya ingin menyampaikan ceramah singkat tentang menuntut ilmu. Di mana, perintah Allah tentang menuntut ilmu termaktub dalam Al-Quran surat Al-Mujadalah ayat 11 yang berisi orang beriman dan berilmu akan diangkat beberapa derajat di bandingkan orang tidak beriman dan tidak berilmu.

Ayat 11 dari surat Al-Mujadalah itu bisa kita interpretasikan bahwa mencari ilmu dunia maupun akhirat memiliki keutamaan tersendiri. Dengan ilmu, kita bisa melihat segala sesuatunya dari perspektif lain. Disamping itu, pikiran kita akan selalu jernih, sehingga kita bisa menjadi bijak dalam mengambil semua keputusan.

Contoh kecilnya saja, orang tua kita menyekolahkan kita dengan tujuan kita bisa membaca, menghitung, menulis, dan menganalisa. Dimana, pada tiap-tiap jenjang, kita juga diajari berbagai bidang pengetahuan – Matematika, Fisika, Biologi, Sosiologi, Akuntansi, Pendidikan Agama, dll. Ilmu-ilmu yang kita dapatkan ini membuat wawasan/pengetahuan kita bertambah.

Namun, apa jadinya jika kita hanya berdiam diri tanpa berniat untuk mencari ilmu? Kita akan “buta” terhadap segala macam informasi. Selain itu, kita mungkin akan mudah dibodohi dan dekat dengan kekufuran sebagai imbas dari kemiskinan.

Apakah bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian ada kendala dalam mencari ilmu, seperti biaya misalnya? Ada banyak jalan mencari ilmu. Tidak terbatas di sekolah saja. Memang sebagian besar orang berpikir bahwa untuk mendapatkan ilmu itu terbatas di sekolah saja. Padahal, ada banyak ilmu yang bisa kita dapatkan diluar itu semua. Jika demikian, apa yang membuat kita enggan untuk mencari ilmu?

Mungkin ini ceramah menuntut ilmu yang ringkas dari saya. Semoga memberikan manfaat kepada semuanya.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh.

Demikianlah uraian tentang contoh ceramah singkat yang bisa kami paparkan. Semoga contoh-contoh yang kami sebutkan diatas bisa memberikan pengetahuan terhadap Anda. Sehingga, Anda bisa menggunakannya sendiri (mengulik) atau sekadar dibaca menjadi informasi yang bermanfaat. Semoga memberikan manfaat kepada semuanya!

Tinggalkan komentar