Makanan Khas Bali yang Harus Kamu Coba!

Infokekinian.com – Inilah daftar makanan khas bali yang harus banget kamu coba ketika kamu berkunjung atau berlibur ke kota yang sering disebut pulau dewata.

Apakah ada orang di luar sana yang belum pernah mendengar tentang Bali? Pulau dengan sejuta keindahan ini tak pelak lagi mampu menyedot perhatian dunia. Banyak orang di seluruh dunia yang akrab dengan tujuan eksotis Bali.

Kemegahan alam Bali menjadikannya destinasi liburan yang wajib dikunjungi. Tak hanya itu, budaya dan tradisi yang dimiliki Bali pun ternyata mampu menarik perhatian siapa saja.

Namun, apakah daya tarik yang dimiliki oleh Pulau Dewata hanya sebatas itu? Ternyata tidak. Ada daya tarik lain yang menjadi alasan banyak orang lebih memilih berwisata ke pulau ini. Makanan khas Bali yang populer di beberapa daerah di Indonesia.

Wisatawan pergi ke Bali untuk masakan yang unik juga. Jika kamu pernah merasakan keindahan nusantara yang dibuat oleh makanan Bali, kamu pasti ingin kembali lagi dan lagi. Bagaimana bisa? Makanan Bali kaya akan rempah-rempah.

Inilah yang membuat cita rasa khas yang disukai pengunjung. Nah, bagi kamu yang ingin berlibur ke pulau Bali tapi tidak tahu kenikmatan kuliner apa yang mungkin kamu alami.

Daftar Makanan Khas Bali

Daftar Makanan Khas Bali

berikut beberapa daftar kuliner khas Bali yang wajib kamu coba:

Sate Plecing Bali

Salah satu kuliner khas Indonesia yang paling populer adalah sate. Beberapa lokasi di Indonesia, memiliki kuliner sate yang khas. Berbagai jenis sate, seperti Madura dan Padang, dapat ditemukan.

Nah, di Bali kulinernya disebut sate plecing. Sate plecing mirip dengan sate lainnya karena dipanggang. Potongan daging akan ditusuk di tusuk sate lalu dimasak di atas bara api. Awalnya, sate ini dimasak menggunakan daging babi.

Namun karena babi diharamkan untuk dimakan oleh umat Islam dan ada sebagian orang yang tidak menyukainya, maka ada pilihan lain yang bisa diganti dengan daging sapi atau ayam.

Secara umum sate terlihat sama, namun ada yang membedakan dari sate ini.

Intinya, bumbu yang digunakan. Sate lainnya termasuk sambal kacang, tapi tidak dengan sate plecing ini. Dimana satenya menggunakan sate plecing Bali dengan rasa yang sangat pedas.

Bumbu plecing yang manis menjadi pilihan bagi kamu yang bukan penggemar makanan. kamu dapat memilih antara bumbu plecing manis dan bumbu plecing pedas dalam hal bumbu.

Jukut Ares

Jukut Ares adalah makanan tradisional Bali selanjutnya. Batang pisang adalah komponen utama dalam makanan berkuah ini yang dimasak dengan kaldu tulang hewan. Tentu kamu sudah tahu bagaimana rasanya, bukan?

Soal rasa, kuliner yang satu ini memang tak perlu diragukan lagi. Batang pisang tidak boleh digunakan sembarangan. Batang pisang seukuran lengan dewasa atau kurang adalah tepat karena muncul di dekat pohon pisang dewasa.

Berbeda dengan kuliner pada umumnya, kuahnya dibuat bukan dari daging melainkan dari tulang babi, bebek, atau ayam.

Namun, rahasia enak atau tidaknya makanan yang satu ini terletak pada pemilihan anakan batang pisang yang digunakan. Jika salah memilih, tentu akan membuat cita rasa kulinernya menjadi kurang enak.

Sudang Lepet – Makanan Khas Bali

Sudang Lepet menyusul selanjutnya. Rupanya, makanan yang satu ini tampak janggal bagi kamu para penikmat kuliner.

Bagaimana tidak, untuk mencicipi kuliner khas Bali yang lezat ini hanya bisa kamu dapatkan di Singaraja, Buleleng. Sudang lepet adalah makanan ikan asin dengan tekstur halus seperti kertas.

Ketipisan Sudang Lepet membuat teksturnya renyah dan memiliki rasa asin tersendiri.

Ternyata, untuk membuat makanan khas Bali yang satu ini cukup sulit. Setelah ditangkap, ikan akan langsung dijemur, kemudian dibakar di atas arang.

Nah, agar bentuknya menjadi tipis, ikan harus dilumuri hingga melebar. Saat dimasak, ikan ini terlihat seperti kerupuk tetapi rasanya asin. Selain itu, menyiapkan makanan khusus ini adalah sepotong kue.

Rempah-rempah seperti minyak kelapa, air jeruk nipis, dan sambal matah atau nasi cabai dapat disajikan dengan ikan setelah digoreng. Sudang Lepet sangat nikmat disajikan dengan sepiring nasi hangat.

Nasi Sela – Makanan Khas Bali

Selain beberapa makanan khas Bali yang sudah disebutkan di atas, masih ada lagi makanan khas yang tidak boleh kamu lewatkan.

Nama makanannya Nasi Sela. Sesuai dengan namanya, Nasi Sela merupakan nasi racikan dengan lauk yang beragam.

Namun, yang membuatnya khas adalah nasinya benar-benar dipadukan dengan memanfaatkan ubi yang dipotong dadu di dalamnya.

Nasi Sela membuat nama keluarganya dari fakta ini. Dalam budaya Bali, sela mengacu pada ubi jalar atau singkong.

Food court menawarkan berbagai pilihan lauk pauk untuk dipilih. Nasi sela sering disajikan dengan sayuran bejek, termasuk yang berbumbu kalas, serta kacang tanah dan grago, meskipun tidak selalu demikian (udang kecil).

Di sisi lain, beberapa stand di Bali menjual lauk pauk yang lebih lengkap antara lain tongkol pindang, suwiran ayam dari warung terdekat, sambal teri, sambal matah, sate kulit ayam, kacang panjang, dan sayuran lainnya.

Bebek Bengil – Makanan Khas Bali

Bebek Bengil - Makanan Khas Bali

Sajian selanjutnya yang tak kalah enak adalah Bebek Bengil. Dalam bahasa Bali, bengil berarti kotor.

Memang benar bahwa nama itu memiliki suara khas untuk itu. Namun, kamu tidak boleh mempertimbangkan bahwa makanan dibuat dengan bebek yang tidak bersih dan tidak sehat.

Makanan khas ini terbuat dari daging bebek utuh yang digoreng hingga kering sehingga kulitnya terasa garing saat dicicipi.

Karena Bebek Bengil sangat besar, paling baik dibagikan dengan seluruh keluarga jika kamu akan memakannya.

Kami menyediakan nasi, sate bungkus dan sambal Bali dengan Bebek Bengil kami. Karena rasanya yang menggugah selera, makanan ini populer di kalangan penduduk lokal dan pengunjung negara tersebut.

Batun Bedil

Makanan khas Bali pada umumnya memiliki rasa yang pedas. Namun berbeda dengan kuliner yang satu ini. Batun Bedil merupakan kuliner dengan rasa yang manis.

Kuliner Jawa ini cukup mirip dengan bubur candil dalam rasa dan tekstur. Selain itu, untuk meningkatkan rasa satu makanan, tepung digunakan untuk membuat isian dan saus gula ditaburi di atas produk jadi.

Namun, kulinernya tidak sepenuhnya identik dengan bubur candil seperti di Jawa. Batun Bedil memiliki inti yang lebih datar dan agak cekung dibandingkan dengan bentuk candil yang bulat.

Tak hanya itu, kuliner ini juga biasa ditaburi parutan kelapa di atasnya. Bagi kamu yang ingin mencicipi kelezatan kuliner khas Pulau Dewata, maka Batun Bedil adalah kuliner yang tepat untuk kamu coba.

Bebek Goreng Bali

Meski kini Bebek Goreng Bali sudah hadir di beberapa lokasi, namun Bebek Goreng Asli Bali tentunya memiliki cita rasa yang khas.

Bebek muda digunakan untuk membuat bebek goreng khusus ini. Pemilihan itik muda dilakukan agar saat ditelan dagingnya tidak terasa banyak. Ternyata, untuk membuat Bebek Goreng Bali berbeda dengan bebek goreng pada umumnya.

Dimana, daging bebek akan dibagi menjadi empat bagian kemudian dilumuri dengan air jeruk nipis. Kemudian, bebek tersebut akan dilumuri bumbu khas Bali.

Inilah yang membuat cita rasanya berbeda dari bebek goreng jenis lainnya. Nah, untuk bumbunya sendiri dibuat dari berbagai jenis bumbu seperti ketumbar, garam, gula, merica, terasi goreng, bawang putih, kencur, lengkuas dan jahe.

Karena penggunaan bumbu yang sangat beragam, bebek goreng ini banyak peminatnya. Agar bumbu dan air jeruk nipis meresap sempurna ke dalam daging, bebek direndam selama dua jam sebelum disajikan.

Bebek hanya akan dimasak dengan daun salam, serai, dan daun jeruk setelah itu. Setelah matang, bebek goreng ini akan disajikan dengan sambal matah khas Bali yang terkenal pedas.

Bebek Goreng Bali akan lebih nikmat jika disajikan dengan sajian nasi hangat.

Nasi Pedas Bali

Bali terkenal dengan berbagai macam kuliner pedasnya. Nah, selain beberapa resep pedas yang sudah dijelaskan di atas, ada tambahan masakan pedas yang wajib kamu coba.

Salah satu makanan khas Bali yang paling populer di kalangan pengunjung adalah Nasi Pedas Bali.

Nasi Pedas Bali ini terdiri dari banyak jenis rames dengan satu bola nasi. Di Jawa, makanan disajikan dalam mangkuk ala nasi rames. Nasi Pedas Bali, di sisi lain, memiliki rasa yang berbeda dari nasi rames.

Isi nasi pedas ini terdiri dari mie goreng, daging giling, tumis sayur, serundeng, tempe kering, sambal dan nasi.

Sambal adalah saus khas Bali yang memabukkan yang pasti akan menjadi makanan pokok dalam diet kamu. Bukan sekadar lauk pauk yang bisa kamu nikmati dari sepiring Nasi Pedas.

Kenyataannya, beberapa warung makan dan restoran menyajikan Nasi Peda dengan lauk pauk yang lebih beragam, seperti uraban, ayam sayur, opor ayam, ampela, hati, telur goreng, dan lain sebagainya.

Nah, buat kamu para pecinta kuliner panas tentunya jangan sampai melewatkan kuliner yang satu ini saat liburan ke Bali.

Tipat Contok

Masih belum puas dengan salah satu makanan khas Bali yang sudah disediakan di atas? Jika tidak, kamu mungkin ingin mencoba eksperimen kuliner ini.

Tipat Contok adalah nama panggilannya. Dalam bahasa Bali, tipat berarti ketupat dan contok berarti dihancurkan atau diaduk.

Jadi, jika maknanya digabung, Tipat Contok berarti ketupat bercampur bumbu. Makanan ini mungkin tampak serampangan pada pandangan pertama.

Tidak mengherankan bahwa beberapa orang menggambarkannya sebagai kekacauan Bali yang campur aduk. Namun, dari segi rasa tentu jauh berbeda.

Nah, yang membedakan adalah ketupatnya dibungkus dengan daun kelapa, bukan menggunakan daun pisang seperti pada gado-gado.

Makanan yang satu ini kemudian akan dibasahi dengan menggunakan bumbu yang sangat mendasar. Dimana, bumbunya hanya terdiri dari beberapa bahan seperti kacang tanah, kencur, jeruk nipis, garam, cabai dan gula merah.

Lontong, di sisi lain, disiapkan menggunakan nasi dan santan. Tak heran, jika lontong yang dibuat juga memiliki rasa yang gurih.

Tidak hanya lontong dan sambal kacang dalam makanan ini. Namun, ada juga isian alternatif seperti kacang panjang, tauge dan kangkung rebus.

Lawar Bali

Tidak mungkin mengunjungi Bali tanpa mencicipi lawar, kuliner khas Bali. Lawar sendiri adalah daging cincang dan sayuran yang dicampur dengan bumbu tertentu.

Pada kenyataannya, ada juga lawar yang diolah menggunakan darah hewan untuk dijadikan bumbu pelengkap.

Unsur utama yang digunakan dalam makanan adalah daging. Namun ada lawar lain yang memanfaatkan nangka muda.

Nah, untuk penggunaan dagingnya sendiri, umumnya menggunakan daging ayam dan babi. Untuk mengidentifikasi, bagian belakang makanan diikuti dengan jenis daging yang digunakan.

Misalnya, jika makanannya menggunakan daging babi, maka namanya babi lawar. Ada rasa kelapa yang khas pada makanan ini, yang diperkuat dengan kehadiran rempah-rempah Bali.

Sebagai bonus tambahan, lawar sering disajikan dengan nasi yang mengepul.

Sate Languan Bali

Sate Languan Bali

Sate yang satu ini pasti sudah tahu kan? Jika kamu berkunjung ke Bali, jangan lewatkan untuk mencoba sate languan, kuliner lokal. Jika kamu belum pernah makan sate, kamu bisa membayangkan sate dibungkus dengan sate.

Meski terlihat sama, namun pada kenyataannya kedua sate tersebut tentu saja berbeda. Sate languan dan sate lilit sama-sama dimasak dengan daging yang dililitkan di tusuk sate.

Dalam sate languan, dagingnya kebanyakan berasal dari tuna, sejenis ikan laut. Cara menyiapkan sate languan juga cukup sederhana.

Setelah daging ikan tuna dihaluskan, maka langkah selanjutnya adalah menambahkan berbagai bumbu agar rasa sate languannya lebih nikmat.

Bumbu yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, limau, rimpang, gula merah, cabai, terasi dan garam.

Bumbu yang dihaluskan dipadukan dengan tuna yang sudah dihaluskan sebelum disajikan. Setelah itu, daging akan dililitkan pada tusuk sate.

Menggunakan tusuk sate ini adalah yang pertama bagi saya. Alih-alih tusuk sate bambu, pelepah kelapa pipih digunakan di sini.

Sate hanya akan dimasak di atas bara setelah ini selesai. Jika kamu ingin mencicipi enaknya sate yang satu ini, maka kamu bisa langsung datang ke pulau Bali.

Kesimpulan

Makanan Bali kaya akan rempah-rempah. Berbagai jenis sate, seperti Madura dan Padang, dapat ditemukan. Itulah makanan-makanan khas bali yang sangat populer di bali yang harus banget kamu coba.

/* */