Advertisements

4 Makna dari Tari Saman: Seni Pertunjukan Budaya Aceh yang Unik

Advertisements

InfoKekinian.com – Tari saman adalah salah satu tarian khas Aceh yang terkenal dengan gerakan yang lincah dan cepat. Selain itu, makna dari tari saman ini sangat dalam bagi masyarakat Aceh.

Tari Saman merupakan tarian yang dianggap suci dan dihormati, karena melambangkan kebersamaan dan keagungan.

Untuk mengetahui makna dari tari saman lebih lanjut, yuk simak artikel ini hingga selesai.

Advertisements

Pengertian Tari Saman
Pengertian Tari Saman

Tari saman adalah tarian tradisional yang berasal dari Aceh. Tarian ini dilakukan oleh sekelompok penari pria yang duduk berderet-deret membentuk lingkaran.

Tarian ini juga biasa disebut dengan “Ratoeh Jaroe”, yang berarti “seribu tangan”. Nama ini merujuk pada gerakan tangan yang sangat cepat dan lincah saat menari.

Tari saman biasanya ditarikan oleh para pemuda atau lelaki dengan jumlah minimal 5 orang dan maksimal 20 orang.

Tari saman diiringi oleh sekelompok orang yang menyanyikan syair-syair dalam bahasa Gayo, dengan irama musik yang dibuat oleh alat musik tradisional Aceh, seperti gendang, rebana, dan seruling.

Tari saman biasanya dipertunjukkan pada acara-acara adat atau upacara keagamaan di Aceh, namun kini telah menjadi salah satu atraksi seni dan budaya yang populer di Indonesia dan dunia.

Tari saman diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia oleh UNESCO pada tahun 2011.

Asal Usul Tari Saman

Asal Usul Tari Saman
Tari saman memiliki asal-usul yang diperdebatkan oleh para ahli sejarah dan budaya. Ada beberapa versi mengenai asal-usul tari saman.

Versi pertama mengatakan bahwa tari saman berasal dari daerah Gayo, Aceh Tengah, pada abad ke-13 Masehi.

Tari ini digunakan oleh para ulama sebagai media dakwah Islam kepada masyarakat di wilayah Gayo.

Gerakan tangan yang cepat dalam tari saman dianggap sebagai simbol dari kecepatan dan ketepatan dalam membaca ayat-ayat suci Al-Quran.

Versi kedua mengatakan bahwa tari saman berasal dari zaman pra-Islam di Aceh. Tari ini digunakan sebagai media untuk meminta hujan dan hasil panen yang melimpah kepada Sang Pencipta.

Versi ketiga mengatakan bahwa tari saman berasal dari zaman perang di Aceh pada abad ke-16.

Tari ini digunakan sebagai media untuk mengobarkan semangat juang para pejuang Aceh dalam melawan penjajah Belanda.

Namun, apapun versinya, tari saman dianggap sebagai bagian dari kekayaan budaya Aceh yang sangat berharga.

Tari ini terus dilestarikan dan dijaga oleh masyarakat Aceh, dan kini telah dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.

Makna dari Tari Saman

Advertisements

Tari saman memiliki makna yang sangat dalam dan sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Berikut adalah beberapa makna yang terkandung dalam tari saman:

1. Ekspresi Rasa Syukur

Makna dari tari saman yang pertama merupakan sebuah ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hal ini terlihat dari lirik lagu yang dinyanyikan dan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh penari.

2. Kekompakan dan Persatuan

Gerakan-gerakan yang dilakukan oleh penari tari saman sangatlah terkoordinasi dan serentak. Hal ini mencerminkan kekompakan dan persatuan yang tinggi di antara anggota kelompok.

3. Semangat Perjuangan dan Kebersamaan

Makna dari tari saman selanjutnya juga mengandung makna semangat perjuangan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan yang dilakukan oleh penari yang sangat dinamis dan penuh semangat.

4. Kebudayaan dan Identitas Aceh

Makna dari tari saman yang terakhir merupakan salah satu warisan budaya Aceh yang sangat penting. Hal ini menjadikan tari saman sebagai identitas yang sangat kuat bagi masyarakat Aceh.

Unsur Tari Saman

Unsur Tari Saman
Tari saman terdiri dari beberapa unsur, antara lain:

1. Musik

Musik yang mengiringi tari saman terdiri dari alat musik tradisional Aceh, seperti gendang, rebab, serunai, dan sejenisnya.

Musik yang dimainkan selalu diiringi dengan nyanyian atau syair-syair religius.

2. Gerakan Tubuh

Gerakan tubuh dalam tari saman sangatlah lincah dan cepat. Para penari menggunakan tangan, kepala, dan tubuhnya untuk mengekspresikan makna dari lagu atau syair yang dinyanyikan.

Gerakan-gerakan ini dilakukan secara sinkron dan serentak oleh semua penari.

3. Pakaian

Pakaian yang digunakan dalam tari saman adalah pakaian adat Aceh yang biasa disebut “baju kurung”.

Pakaian ini terbuat dari kain tenun dengan corak dan warna yang beragam. Pada bagian kepala, para penari menggunakan peci atau sorban.

Proses Pembelajaran Tari Saman

Proses pembelajaran tari saman tidaklah mudah, dibutuhkan keterampilan dan keahlian yang cukup tinggi untuk dapat menari dengan baik.

Berikut adalah langkah-langkah dasar pembelajaran tari saman:

a. Langkah-langkah Dasar Tari Saman

  • Belajar mengenal alat musik tradisional Aceh
  • Belajar mengenal gerakan-gerakan dasar tari saman
  • Melatih koordinasi gerakan dengan musik
  • Berlatih bersama kelompok penari untuk meningkatkan kekompakan dan ketepatan gerakan.

b. Keterampilan dan Keahlian yang Dibutuhkan

Untuk dapat menari tari saman dengan baik, dibutuhkan keterampilan dan keahlian dalam berbagai hal, seperti:

  1. Keterampilan dalam memainkan alat musik tradisional Aceh
  2. Keterampilan dalam berkoordinasi dengan teman satu kelompok
  3. Kekuatan fisik yang cukup untuk mengeksekusi gerakan-gerakan yang cepat dan lincah
  4. Konsistensi dalam berlatih dan mengikuti instruksi dari guru atau senior penari.

Penyebaran Tari Saman

Penyebaran Tari Saman
Tari saman tidak hanya dikenal di Aceh, tetapi juga telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia bahkan hingga mancanegara.

Meskipun demikian, masih terdapat beberapa lokasi dan komunitas yang secara khusus melestarikan tari saman.

Lokasi dan Komunitas yang Melestarikan Tari Saman

Beberapa lokasi dan komunitas yang melestarikan tari saman antara lain:

  • Aceh Tengah, khususnya daerah Gayo
  • Kota Banda Aceh
  • Komunitas Mahasiswa Aceh di berbagai kota di Indonesia
  • Komunitas Indonesia di luar negeri.

Upaya Melestarikan Tari Saman

Untuk melestarikan tari saman, beberapa upaya yang dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai dan makna dari tari saman
  • Mendorong pembelajaran dan penyebaran tari saman di berbagai komunitas, baik di Aceh maupun di luar Aceh
  • Mengadakan festival tari saman yang rutin diadakan setiap tahun untuk memperkenalkan tari saman ke masyarakat luas
  • Melakukan penggalangan dana untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Dampak Tari Saman

Dampak Tari Saman
Tari saman memiliki dampak yang sangat besar terhadap masyarakat Aceh dan Indonesia secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa dampak yang dihasilkan oleh tari saman:

1. Melestarikan Budaya Aceh

Tari saman merupakan bagian dari budaya Aceh yang sangat penting. Dengan dipertunjukkannya tari saman, maka budaya Aceh dapat terus dilestarikan dan dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia.

2. Sebagai Identitas Aceh

Tari saman menjadi identitas kuat bagi masyarakat Aceh. Tari ini menjadi ciri khas masyarakat Aceh di mata dunia. Oleh karena itu, tari saman menjadi salah satu simbol penting dari Aceh.

3. Sebagai Sarana Pendidikan dan Pembelajaran

Tari saman dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda.

Melalui tari saman, nilai-nilai kehidupan dan budaya Aceh dapat diwariskan dan dipelajari oleh generasi muda.

4. Sebagai Atraksi Wisata

Tari saman juga dapat menjadi salah satu atraksi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Dengan dipertunjukkannya tari saman, maka dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Aceh.

5. Meningkatkan Ekonomi Lokal

Dalam penyelenggaraan tari saman, dibutuhkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat.

Dengan demikian, dapat membuka peluang untuk meningkatkan ekonomi lokal, seperti melalui penjualan souvenir, makanan dan minuman, serta penginapan.

Kesimpulan

Tari saman merupakan sebuah seni tari tradisional yang berasal dari Aceh.

Tari saman memiliki gerakan-gerakan yang sangat dinamis dan terkoordinasi, serta sarat dengan makna dan nilai-nilai kehidupan yang penting.

Untuk melestarikan tari saman, perlu dilakukan upaya-upaya yang konkret, seperti meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai dan makna dari tari saman, serta mengadakan festival tari saman yang rutin diadakan setiap tahun.