Memahami Karya Seni Rupa Terapan

Infokekinian.com – Kami akan memberikan beberapa informasi mengenai memahami karya seni rupa terapan berikut pembahasan lebih jelasnya pada artikel diwah ini ya!

Salah satu seni rupa dari cabang seni itu sendiri adalah seni rupa terapan. Wajar jika masyarakat sendiri mengenal istilah “seni”, apalagi seni rupa.

Karakter utama biasanya hidup berdampingan dalam kehidupan sehari-hari dengan apa yang disebut seni, khususnya seni rupa. Banyak orang yang belum mengetahui atau memahami apa itu karya seni rupa dalam penerapannya pada bidang seni rupa.

Beberapa orang percaya bahwa seni hanya terdiri dari benda-benda yang digantung, diposisikan, atau diatur secara strategis. Sebenarnya masih banyak jenis seni rupa lainnya, termasuk yang dimaksud dengan seni rupa terapan dan seni rupa murni, jika dipahami lebih mendalam.

Ada berbagai perbedaan antara dua jenis seni. Misalnya, seni rupa murni adalah jenis seni yang hanya dapat diapresiasi nilai estetisnya, berbeda dengan seni rupa terapan, yang tidak hanya estetis tetapi juga memiliki tujuan praktis.

Memahami Seni Terapan

Memahami Seni Terapan

Penulis terlebih dahulu akan membahas secara singkat tentang seni rupa terapan sebelum melanjutkan ke pembahasan yang lebih mendalam. Cabang seni yang dapat menciptakan sesuatu yang indah dengan ciri-ciri dan ekspresi yang dapat dilihat oleh indera penglihatan dan sentuhan manusia disebut sebagai seni rupa.

Akibatnya, seni rupa terapan ini merupakan salah satu jenis seni rupa yang seni rupa terdiri dari dua komponen langsung: bentuk atau estetika, dan fungsi atau kegunaan. Namun, tujuan praktis atau manfaat seni terapan lebih diutamakan daripada fungsi estetika seni itu sendiri.

Dalam bahasa Inggris, seni terapan lebih sering disebut sebagai seni terapan atau sebagai seni yang dapat diterapkan, tergantung pada dialeknya.

Pemahamannya adalah bahwa seni terapan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang bisa dilihat. Akibatnya, seni terapan memiliki kualitas yang bermanfaat dan praktis.

Namun, beberapa orang juga percaya bahwa estetika atau keindahan seni terapan adalah sekunder dari nilai praktisnya. Yang lain membantah bahwa karya seni terapan ini terutama berfokus pada nilai artistiknya daripada seni praktisnya.

Jangan salah paham, meskipun; sebagian orang percaya bahwa seni terapan ini masih memiliki unsur seni rupa yang indah dalam seni penerapannya sehari-hari.

Oleh karena itu beberapa karya seni rupa terapan, selain memiliki nilai estetika yang dapat diapresiasi melalui bentuk dan keindahannya, juga merupakan karya seni yang memiliki nilai estetika fungsional yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Latar Belakang Seni Terapan

Sebelum abad pertama Masehi, suatu bentuk seni rupa terapan sudah ada di Indonesia sendiri dan bahkan berkembang sejak saat itu. Banyak yang menggunakan kapak yang terbuat dari batu dan tulang untuk berburu sejak zaman nenek moyang dan nenek moyang bangsa Indonesia sendiri. Apalagi itu adalah salah satu kegunaan karya seni terapan.

Pertumbuhan sebuah karya seni, khususnya karya seni terapan, semakin pesat seiring dengan memasuki era pra-modern. Jika nenek moyang menggunakan batu sebagai sumber utama mereka saat membuat alat di zaman kuno. Para leluhur telah mengganti logam dengan batu kontras dengan era modern, atau lebih tepatnya menuju era yang sedikit kontemporer.

Rahasianya ada pada peleburan logam sebelum digunakan untuk membuat perhiasan dan barang-barang lainnya seperti cangkir, timbangan, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Berbagai Bentuk Jenis Seni RupaTerapan

Berdasarkan keunikan tujuan, periode sejarah, dan manifestasi fisiknya, berbagai bentuk seni terapan itu sendiri dikategorikan. Kategori-kategori yang membentuk seni rupa ini secara singkat diulas atau dijelaskan di bawah ini, khususnya:

Seni Terapan Berdasarkan Fungsi

Sebuah karya seni, khususnya karya seni terapan, melayani berbagai tujuan. Ada dua fungsi dalam bidang seni rupa terapan yang dapat kita ketahui, yaitu sebagai berikut dan alasan-alasannya:

Fungsionalitas yang Berguna atau Dapat Di gunakan

Seni seni terapan ini melayani berbagai tujuan atau memberikan manfaat dengan cara yang membantu dan mendukung semua aspek kehidupan sehari-hari bagi orang-orang. Contoh benda yang sering kita lihat di sekitar kita adalah lemari, meja, kursi, peralatan rumah tangga, dan barang-barang lain yang biasa kita gunakan.

Seni Estetis atau Keindahan Dalam Karya Seni

Aspek keindahan tertentu diperlukan dalam setiap karya seni. Karena bagaimana komponen ini dapat mempengaruhi orang untuk menghargai sebuah karya seni. Selain tujuan fungsional atau utilitariannya, karya seni terapan juga melayani tujuan estetika yang esensial.

Berdasarkan hal tersebut, ada beberapa contoh karya seni rupa terapan yang dapat diapresiasi baik dari segi praktis maupun artistiknya. Contohnya termasuk lemari dan kursi kayu berukir, serta beberapa barang lain yang kita temui setiap hari.

Seni Arsitektur

Seni Terapan Berdasarkan Tujuannya

Berdasarkan bentuknya, karya seni rupa terapan termasuk dalam kategori berikut. Seni rupa terapan masih dibagi menjadi dua kategori lebih lanjut dalam klasifikasinya: seni rupa dua dimensi (2D) dan seni rupa tiga dimensi (3D). Berikut penjelasannya untuk kamu para pembaca agar lebih memahaminya:

Seni Dalam Dua Dimensi

Sebuah karya seni yang hanya terdiri dari dimensi panjang dan lebar disebut dua dimensi, atau dwimatra. Tergantung di mana karya seni terapan dimaksudkan untuk diapresiasi, melihatnya dari arah tertentu diperlukan untuk menghargainya sepenuhnya. Apakah melihatnya dari depan, samping, atau atas, kuncinya adalah tetap pada arah itu.

Lukisan, seni batik, seni ilustrasi, wayang kulit, sketsa, dan banyak contoh lainnya adalah beberapa contoh yang sering kita lihat.

Seni Dalam Tiga Dimensi (3D)

Salah satu jenis seni yang digemari masyarakat umum adalah seni rupa tiga dimensi atau trimatra. Karya seni rupa terapan yang memiliki tiga dimensi yaitu panjang, lebar, dan tinggi disebut sebagai seni rupa tiga dimensi.

Oleh karena itu, berdasarkan tiga komponen yang dimilikinya, karya seni rupa tiga dimensi ini memiliki volume atau isi yang memudahkan karya seni ini dilihat dari segala arah.

Berbagai contoh karya seni ini dapat kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kerajinan, patung, dan karya seni lainnya yang terlihat dari segala sudut.

Kategori Seni Terapan Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, seni rupa terapan merupakan kategori terakhir. Baik dari segi seni tradisional maupun seni modern, Indonesia memiliki banyak sekali aplikasi karya seni rupa terapan dalam kategori berdasarkan bentuk ini.

Penggunaannya dalam karya seni yang dihasilkan oleh setiap khas daerah yang tersebar di Indonesia adalah contoh yang paling jelas dan sering kita miliki. Arsitektur tradisional, senjata seperti keris, parang, dan golok, moda transportasi tradisional seperti perahu dan pertunjukan, dan seni kerajinan khas daerah lainnya adalah beberapa contohnya.

Berbagai Bentuk Seni Rupa Terapan

Ada banyak contoh bentuk seni terapan yang berbeda. Faktanya, ada begitu banyak sehingga sulit untuk memperkirakan jumlah sebenarnya. Penulis mencoba untuk membuat sketsa sebuah karya seni yang merupakan bagian dari seni terapan ini agar lebih mudah bagi pembaca untuk memahami makalah ini.

Seni Kriya

Contoh seni rupa terapan yang merupakan karya seni yang dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan adalah seni kriya.

Selain menggunakan ketangkasan dan kemampuan tangan, karya seni ini juga mengedepankan orisinalitas sehingga produk akhir tetap menunjukkan komponen atau karakteristik fungsional/kegunaan dengan tetap menekankan keindahan karya seni.

Contohnya termasuk seni anyaman bambu, ukiran kayu, ukiran topeng, kerajinan logam, seni keramik, seni tekstil, dan berbagai media lain yang terlalu banyak untuk disebutkan satu per satu.

Seni Terapan Berdasarkan Tujuannya

Seni Arsitektur

Seni terapan arsitektur adalah seni terapan berikut. Seni arsitektur adalah karya seni di mana para pencipta seni ini membuat rencana untuk dibangun ke dalam ruangan atau struktur. Akibatnya, untuk membangun dan membentuk suatu bangunan tertentu, baik kecil maupun besar, seperti rumah dan gedung, diperlukan seni arsitektur itu sendiri.

Biasanya, desain bangunan besar seperti gedung pencakar langit, monumen, menara tinggi, jembatan, dan sebagainya banyak menggunakan seni arsitektur. Segala sesuatu dalam sebuah bangunan menjadi lebih struktural berkat seni arsitektur, dan ini pasti akan menghasilkan struktur yang menakjubkan.

Sangat mudah untuk menemukan contoh karya seni ini dalam kehidupan sehari-hari. Menara Eiffel di Paris, Taj Mahal di India, Candi Borobudur di Indonesia, dan masih banyak lagi karya seni arsitektur lainnya termasuk yang masih berdiri hingga saat ini.

Seni Ilustrasi

Salah satu jenis karya seni yang berbentuk gambar atau foto adalah seni ilustrasi. Menurut beberapa sudut pkamung, ilustrasi adalah seni yang berfungsi untuk memperjelas suatu situasi atau kejadian. Atas dasar itu, dapat dikatakan bahwa seni ilustrasi adalah penggalan gambar atau foto yang mengandung arti atau nilai tertentu.

Ilustrasi sering digunakan untuk mendokumentasikan momen atau peristiwa penting serta untuk memadatkan seni peristiwa singkat ke dalam satu bingkai atau gambar.

Seni Grafis

Bentuk seni selanjutnya adalah seni grafis, salah satu dari beberapa yang melibatkan penggunaan atau proses pencetakan untuk membuat produk akhir. Kertas sering menjadi media yang digunakan dalam seni terapan ini. Biasanya, cat atau bahan lain digunakan selama proses pencetakan dalam seni grafis ini.

Penggunaannya dalam aplikasi banner, sablon pakaian, dan media cetak lainnya adalah beberapa contohnya.

Seni Dekorasi

Seni ornamen datang terakhir. Seni rupa terapan, yaitu penataan dengan menggunakan furnitur, peralatan, dan perangkat tambahan lainnya untuk membuat dan membuat tempat atau struktur tertentu lebih indah dan indah untuk dilihat, termasuk seni dekoratif sebagai salah satu subkategorinya.

Secara sederhana, kita dapat mendefinisikan seni dekorasi sebagai proses di mana kita meningkatkan atau memperindah struktur, seni, atau objek lain sesuai dengan preferensi dan cita-cita kita.

Selain fungsi kegunaan yang kita alami saat menggunakan atau melakukan aktivitas di dalam ruangan, fungsi ini juga bertujuan untuk membuat kita merasa nyaman.

Contoh Seni Rupa Terapan

Berikut in beberapa contoh seni rupa terapan:

Ilustrasi Seni Terapan

Saat ia mulai menjelaskan seni terapan di bagian ini, penulis menawarkan sejumlah contoh dari kehidupan sehari-hari untuk membantu kita memahaminya dengan lebih baik. Beberapa karya seni terapan antara lain sebagai berikut:

Anyaman

Sebenarnya, menenun adalah salah satu bentuk seni kriya itu sendiri. Seni menenun biasanya terdiri dari, atau diturunkan dari, seni merakit serat tumbuhan alami, tetapi sekarang ini sering menggabungkan serat sintetis. Biasanya, bambu, rotan, sabut kelapa, dan akar pohon yang dikeringkan sebelumnya digunakan sebagai serat nabati. Berkenaan dengan bahan sintetis seperti plastik atau kulit imitasi.

Kemudian, untaian ini ditenun untuk menciptakan produk dengan nilai estetika yang tinggi dan fungsi utilitas yang tinggi. Keset, sapu, kursi anyaman rotan, keranjang, dan barang-barang lainnya dibuat menggunakan seni tenun ini.

Seni Batik

Seluruh lapisan masyarakat, baik lokal, Indonesia, maupun mancanegara, sudah memiliki pemahaman yang sangat kuat tentang batik. Seni Indonesia yang populer dan dikenal, yang telah diakui oleh organisasi internasional UNESCO sebagai warisan budaya nenek moyang nusantara, memunculkan batik.

Batik adalah jenis seni grafis terapan klasik yang dimulai dengan kain sebagai bahan utama dan menggunakan pewarna alami untuk meningkatkan penampilan potongan batik itu sendiri.

Seni Keramik

Keramik adalah barang berikutnya yang diproduksi oleh seni terapan. Salah satu karya seni yang sudah ada dan berkembang sejak lama adalah keramik itu sendiri. Seni keramik digunakan sebagai furnitur dalam kehidupan sehari-hari masyarakat selain dihargai karena nilai estetika atau keindahannya.

Awalnya, tanah liat yang telah dicetak menjadi berbagai bentuk yang menarik digunakan untuk membuat keramik. Tergantung pada jenis bentuk yang diterapkan pada keramik, keramik kemudian memiliki aspek fungsional setelah melalui proses pembakaran untuk mengeraskan unsur tanah.

Contohnya antara lain celengan, gerabah, porselen, ubin rumah, guci, vas bunga, dan lain sebagainya.

Kerajinan Logam

Logam merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam seni terapan. Logam berfungsi untuk mendukung aktivitas kita sehari-hari.

Selain itu, benda-benda seperti wadah, perhiasan, peralatan minum, peralatan rumah tangga, dan lain-lain dapat dimanfaatkan sebagai dekorasi untuk mempercantik tampilan ruang atau orang itu sendiri.

Patung atau Ukiran

Kesenian tertua yang masih dilestarikan adalah seni ukir atau patung. Alat pahat atau pahat biasanya digunakan pada batu atau kayu untuk media.

Pematung akan menciptakan karya seni bernilai tinggi menggunakan alat pahat khusus dan kecerdikan yang luar biasa. Patung, relief, lemari dan kursi berukir, dan bentuk lain dari seni ini adalah contohnya.

Kesimpulan

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan kepada sobat kekinian mengenai memahami karya seni rupa terapan semoga artikel diatas bisa membantu dan bermanfaat untuk kalian ya!

/* */