Mengenal Anatomi Mata Manusia: Fungsi, dan Gangguan

Infokekinian.com – Mesikipun menjadi salah satu bagian dari organ tubuh yang penting, tapi masih banyak di antara kita yang belu mengenal anatomi mata manusia hingga gangguan dan cara merawatnya.

Padahal, berkat matalah kita dapat melihat indahnya sawah yang hijau, rintik hujan, kemacetan jalan dan hal lainnya yang dapat kita temui disekitar kita.

Lantas, apa saja yang harus kita ketahui dalam mengenal anatomi mata manusia? Untuk itu, yuk kita simak artikel dibawah ini untuk mengetahui informasinya lebih lengkap dan jelas.

Apa Itu Mata?

Salah satu bagian fisik yang berperan penting dalam kehidupan manusia adalah mata. Mata, yang berfungsi sebagai indera penglihatan, terdiri dari berbagai organ.

Beberapa di antaranya eksternal, seperti kelopak mata dan alis, sementara yang lain internal, seperti kornea, retina, dan pupil.

Tugas mata adalah mendeteksi cahaya dan menerjemahkannya menjadi sinyal elektrokimia sel saraf. Kita dapat melihat objek lain dengan bantuan cahaya ini.

Karena kebutuhan peranan bagian mata lainnya, maka sistem operasi mata cukup rumit. Setiap bagian memiliki fungsi dan mode operasi yang berbeda.

Anatomi Mata

Anatomi Mata
Bahkan sel-sel otak bekerja lebih keras untuk indera penglihatan daripada indra peraba, penciuman, perasa, karena rumitnya sistem visual.

Pada dasarnya, cahaya memasuki pupil kamu sebelum difokuskan pada retina di bagian belakang mata kamu. Ini adalah bagaimana fungsi sistem visual.

Untuk mengubah sinyal visual menjadi impuls listrik, retina beroperasi. Otak kemudian menerima impuls listrik ini melalui saraf optik untuk memproses sinyal.

Berikut adalah komponen mata dan apa yang mereka lakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang anatomi mata:

  1. Sklera, atau bagian putih mata, berfungsi sebagai pelindung mata
  2. Pupil yang merupakan lubang tempat cahaya masuk ke mata adalah titik hitam di tengah mata
  3. Iris, daerah mata yang mengelilingi pupil dan mengatur ukuran pupil untuk mengatur bagian cahaya yang masuk
  4. Lapisan bening yang menutupi iris dan pupil di bagian depan mata disebut kornea
  5. Lensa bening, merupakan lensa di dalam pupil yang mengarahkan cahaya ke retina
  6. Bagian terpenting dari mata adalah retina, yang merupakan lapisan dalam di belakang mata dengan sepuluh lapisan sel tambahan.

Untuk menghasilkan penglihatan yang jelas, semua saraf di anatomi mata bekerja secara bersamaan.

Fungsi Mata

Untuk mengenal anatomi mata manusia, tentunya kita terlebih dahulu mengetahui fungsi dari mata sebagai berikut:

Sebagai Alat Indera Penglihatan

Mata berfungsi sebagai organ indera penglihatan dalam fungsi umumnya. Fungsi utama mata adalah untuk melihat. Objek dapat dilihat dengan mata dari jarak jauh maupun dari dekat.

Karena setiap bagian dari organ mata memiliki fungsi yang berbeda dalam memungkinkan mata untuk melihat suatu objek, maka cara kerja mata juga sangat rumit.

Hanya benda-benda reflektif atau bercahaya yang dapat dilihat oleh mata.

Sebagai Alat Komunikasi

Peran mata sebagai fungsi komunikasi, walaupun mungkin kontak mata tidak selalu dilakukan. Namun terkadang, kamu dapat menggunakan mata kamu untuk membuat kode tindakan.

Sebagai Fungsi Keindahan

Fungsi keindahan dilihat dari aspek estetisnya atau unsur-unsurnya adalah mata. Pertimbangkan betapa anehnya seseorang jika mereka tidak memiliki mata.

Beberapa individu memiliki mata yang beragam warna biru, coklat, hitam murni, atau abu-abu. Hal ini memungkinkan mata untuk berfungsi baik tujuan fungsional dan estetika.

Mempelajari Berbagai Hal

Indra pertama yang merespon dan mendapatkan informasi dari seseorang atau sesuatu adalah mata. Kamu dapat membaca buku, melihat acara, dan mempelajarinya menggunakan mata kamu.

Mengawasi Segala Hal yang Mungkin Membahayakan

Kamu dapat meningkatkan tingkat kewaspadaan dan kesadaran lingkungan kamu dengan melihat. Jika kamu perhatikan terlebih dahulu, kamu dapat menghindari sesuatu yang berbahaya yang sebenarnya bisa dihindari.

Sebagai Keseimbangan

Kamu dapat berdiri tegak karena fungsi penyeimbang mata. Sistem vestibular, sistem keseimbangan tubuh, termasuk mata di bagian yang sangat kecil. Organ pendengaran juga memiliki sistem ini.

Kamu menerima data visual ketika kamu melihat dengan mata kamu. sehingga otak kamu siap dan sadar apa yang harus dilakukan.

Bagian Mata dan Fungsinya

Bagian Mata dan Fungsinya
Berikut adalah bagian dari mata beserta fungsi berdasarkan anatominya:

1. Jaringan Refraksi Mata

Bagian mata manusia yang memfokuskan cahaya agar dapat melihat bayangan dengan jelas disebut jaringan refraksi.

Penglihatan kamu akan menjadi kabur jika ada masalah dengan jaringan refraktif mata.

Bagian dari refraksi mata, sebagai berikut:

Pupil

Bagian hitam di tengah mata yang dikenal sebagai pupil bertugas bereaksi terhadap cahaya yang masuk.

Pupil akan menyusut kira-kira 1 mm saat terang untuk melindungi retina dari cahaya sensitif.

Pupil akan membesar sekitar 10 mm dalam gelap untuk memungkinkan cahaya masuk dan meningkatkan penglihatan. Pupil berfungsi mirip dengan bukaan kamera atau lensa.

Iris Mata

Area mata yang mengelilingi pupil, disebut iris, bertugas mengatur ukuran pupil dan bagian cahaya yang dapat masuk ke retina.

Lensa Mata

Lensa Mata
Bagian ini memiliki bentuk cembung transparan, yang mana pupil akan membiarkan cahaya masuk, dan kemudian berjalan ke lensa. Lensa bertugas memusatkan cahaya pada retina.

Seiring waktu, fokus lensa mata akan berkurang.

Otot Siliaris

Otot siliaris, yang terhubung ke lensa, berfungsi sebagai akomodasi lensa untuk mengontrol bagaimana bentuk lensa saat memproses cahaya.

Kornea

Ruang anterior, yang merupakan ruang berisi cairan antara kornea dan iris, pupil, iris, dan lapisan tembus kornea yang mengelilingi semuanya.

Kornea mata bertindak sebagai sistem utama untuk memfokuskan mata. Saraf penting yang sangat sensitif membentuk kornea.

Kornea berfungsi sebagai garis pertahanan awal mata terhadap cedera dan benda asing. Untuk membiaskan cahaya, kornea harus jernih.

Badan bening (Vitreous Fluid), cairan mata seperti gel yang terletak di belakang mata, dan beranda depan (Aqueous humor), cairan bening berlendir menyerupai plasma, adalah dua cairan yang menyusun nutrisi mata.

2. Retina

Retina, merupakan lapisan terdalam mata, yang terdiri dari 120 juta sel fotoreseptor yang merasakan cahaya dan mengubahnya menjadi impuls listrik yang dapat diproses oleh otak.

Opsin adalah protein peka cahaya yang ditemukan dalam sel fotoreseptor. Kerucut dan batang adalah dua jenis sel fotoreseptor utama yang mengirim sinyal listrik ke otak. Berikut penjelasannya:

Sel Kerucut

Yang disebut makula, atau pusat retina, adalah tempat sel kerucut ditemukan. Di fovea, lubang kecil di tengah makula, kerucutnya padat. Penglihatan warna terfokus dihasilkan oleh sel kerucut.

Sel kerucut ini mempunyai tiga jenis seperti, sel kerucut pendek (atau biru), tengah (hijau), panjang (merah). Sel kerucut inilah yang membuat kita bisa membedakan warna.

Sel Batang

Sel batang ini terletak pada tepi luar retina yang berfungsi dalam meningkat cahaya rendah. Sel batang sangat sensitif bahkan terhadap jumlah cahaya terkecil sekalipun, namun sel batang ini tidak dapat membedakan antara warna.

Saraf Optik

Jaringan padat neuron yang disebut saraf optik membawa sinyal dari retina ke otak. Ada sekitar satu juta sel ganglion, yang merupakan serat retina.

Dari retina ke otak, sel ganglion berfungsi sebagai pembawa informasi cahaya. Informasi cahaya yang berbeda hadir di setiap bagian sel ganglion.

Sementara beberapa bagian sel ganglion sensitif terhadap bentuk dan detail cahaya, beberapa bagian sel ganglion sangat sensitif terhadap kontras dan pergerakan cahaya.

Untuk memungkinkan penglihatan yang jelas tentang hal-hal visual, setiap sel berfungsi. Dengan membandingkan sinyal dari kedua mata, otak memungkinkan mata untuk melihat dalam tiga dimensi.

Korteks visual, bagian otak yang terutama menampung informasi visual, adalah tempat impuls cahaya masuk ke otak dan diproses sebelum menjadi gambar berbeda yang kamu lihat.

3. Bagian Pendukung Mata Lainnya

Berikut komponen penunjang mata yang tidak kalah pentingnya, yaitu:

Sklera

Bagian putih mata yang menutupi bola mata disebut sklera. Untuk mempertahankan bentuk mata, sklera memiliki tekstur berserat.

Konjungtiva

Sebagian besar sklera dan bagian dalam kelopak mata kamu ditutupi oleh konjungtiva, membran tipis dan transparan. Konjungtiva berfungsi sebagai pelumas mata dan pelindung terhadap bakteri.

Koroid

Sklera dan retina dihubungkan oleh lapisan jaringan ikat yang disebut koroid. Sejumlah besar vena darah setebal 0,5 mm dapat ditemukan di koroid.

Selain itu, koroid memiliki sel pigmen yang dapat menyerap cahaya untuk mengurangi pantulan pada retina.

Cara Kerja Mata

Cara Kerja Mata
Kamu dapat melihat dengan baik karena berbagai komponen anatomi mata yang disebutkan di atas bekerja sama. Tapi bagaimana fungsinya secara kronologis?

Cahaya pertama akan melalui kornea, kemudian kornea akan mengontrol bagaimana cahaya masuk ke mata kamu setelah itu.

Pupil kemudian akan membiarkan cahaya lewat. Sebelum itu, iris bertugas mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke pupil.

Lensa mata kemudian akan membiarkan cahaya masuk. Untuk memfokuskan cahaya dengan benar pada retina mata, lensa dan kornea akan berfungsi bersama-sama.

Sel reseptor di retina mengubah cahaya saat mencapainya menjadi sinyal yang kemudian ditransmisikan ke otak oleh saraf optik.

Sinyal akan diubah menjadi gambar yang biasanya kamu rasakan oleh otak dengan cara ini.

Gejala Mata Bermasalah

Berikut adalah gejala mata bermasalah:

Mata Tegang

Apakah kamu menghabiskan sepanjang hari menatap layar komputer? atau menikmati buku sepanjang hari?

Ini adalah beberapa contoh ketegangan mata yang disebabkan oleh penggunaan mata yang berlebihan selama bekerja.

Terlepas dari kenyataan bahwa mata membutuhkan istirahat sama seperti bagian tubuh lainnya.

Merupakan ide yang baik untuk bersantai jika kamu mengalami ketegangan mata dan menemui dokter jika tidak hilang dalam beberapa hari.

Mata Merah

Mata merah terlihat jika kamu melirik ke cermin. Hal ini mungkin terjadi karena pembuluh darah yang menutupi permukaan mata melebar saat teriritasi atau meradang.

Kelelahan mata, terlambat tidur, alergi, dan kurang tidur adalah alasan lain dari penyebab mata merah. Dalam situasi lain, kamu harus mengunjungi dokter jika kamu mengalami cedera.

Sulit Melihat di Malam Hari

Sulit Melihat di Malam Hari
Istilah “ayam jago buta” mengacu pada seseorang yang mengalami kesulitan melihat di malam hari atau di daerah yang remang-remang.

Ini adalah tanda mata bermasalah yang harus diwaspadai, kamu bisa kekurangan vitamin A atau memiliki katarak atau rabun jauh.

Tidak Bisa Membedakan Warna

Istilah “buta warna” mengacu pada ketidakmampuan untuk mengenali warna tertentu. Apakah kamu memiliki masalah dalam mengidentifikasi warna atau kesulitan melihat beberapa warna?

Jika sel-sel warna mata tidak bekerja dengan baik, hal ini dapat terjadi. Untuk menentukan jenisnya, kamu perlu melakukan sejumlah percobaan.

Mengalami Gangguan Koordinasi

Strabismus adalah istilah untuk sinkronisasi mata yang buruk. Ketika mata tidak sejajar dan tidak sinkron, ini bisa terjadi, mengakibatkan mata melihat ke berbagai arah. Kerusakan otot mata menjadi penyebab gangguan koordinasi mata ini.

Jenis Penyakit Mata

Berikut adalah jenis penyakit atau kelainan pada mata yang biasa terjadi:

Katarak

Katarak merupakan gangguan atau penyakit yang disebabkan oleh lensa mata yang keruh, sehingga cahaya tidak bisa masuk dan menembus ke mata.

Ada banyak jenis katarak tergantung pada seberapa parahnya, dan penglihatan sepenuhnya kabur adalah yang paling mengkhawatirkan.

Degenerasi Makula

Degenerasi Makula
Sekitar 3,5 mm dari daerah pelipis dan 0,5 mm dari bawah, makula adalah area kecil melingkar di belakang retina. Degenerasi makula adalah kondisi mata yang sering menyerang orang tua.

Penglihatan yang tajam hilang akibat kerusakan penyakit ini pada makula mata, yang terdapat di bagian tengah retina.

Glaukoma

Saraf optik, yang menyampaikan data visual dari mata mati ke otak, secara bertahap rusak oleh kondisi mata glaukoma.

Karena gejala glaukoma tidak menjadi jelas sampai kerusakan saraf yang cukup besar dan kehilangan penglihatan terjadi, kamu mungkin tidak menyadari bahwa kamu memilikinya.

Gangguan Retina

Batang dan kerucut di retina mengalami degenerasi pada penyakit retina, yang biasanya merupakan penyakit genetik atau penyakit yang ditularkan oleh gen yang mengakibatkan berkurangnya penglihatan atau kehilangan penglihatan.

Presbiopia

Penyakit mata bertahap yang disebut presbiopia atau mata tua bermanifestasi sebagai hilangnya penglihatan dekat dan kemampuan untuk fokus.

Metode Pemeriksaan Mata

Berikut adalah beberapa tes yang bisa dilakukan oleh dokter mata dalam pemeriksaan mata:

Tonometri

Tekanan yang diperlukan untuk meratakan kornea kamu di area tertentu diukur oleh dokter menggunakan tonometri.

Tes ini sangat berguna bagi dokter untuk mengidentifikasi dan memantau gejala glaukoma.

Saat dokter menekan mata kamu dengan alat yang disebut tonometer, obat tetes mata yang diberikan dokter akan membuat mata kamu tahan terhadap tekanan ringan.

Topografi Kornea

Pemeriksaan topografi kornea terkomputerisasi dapat mendeteksi masalah pada permukaan mata kamu, seperti bengkak.

Sebelum operasi, transplantasi kornea, atau pemasangan lensa kontak, tes ini biasanya dilakukan.

Tomografi Retina

Fitur jaringan anatomi di bidang jaringan dapat dilihat dengan menggunakan teknik radiologi yang dikenal sebagai tomografi.

Untuk mendapatkan pemindaian retina yang komprehensif dari semua lapisan, tomografi retina digunakan.

Tes Ketajaman Penglihatan

Tes Ketajaman Penglihatan
Pemeriksaan ini mengukur seberapa baik kamu dapat melihat baik dari dekat maupun jauh. Untuk membaca surat atau tulisan lain dari dokter mata diminta.

Dokter akan menjalankan tes khusus jika anak kamu tidak dapat membaca.

Dokter Spesialis untuk Penyakit Mata

Selain orang dengan gangguan penglihatan, pemeriksaan mata juga disarankan untuk orang yang sehat.

Orang-orang ini harus mengunjungi dokter mata (ophthalmologist), ahli optik (ophthalmologist), atau ahli optik (optician) untuk melakukan pemeriksaan pada kesehatan mata mereka.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Karena mata adalah indera yang paling sering kamu gunakan untuk mengumpulkan informasi kehidupan sehari-hari, kesehatan mata tidak boleh dianggap enteng.

Perhatikan saran berikut jika kamu ingin mulai menjaga kesehatan mata kamu:

Konsumsi Makanan Sehat

Untuk mencegah timbulnya masalah penglihatan terkait usia, menjaga kesehatan mata bisa dimulai dengan diet seimbang yang kaya akan asam lemak omega-3, lutein, vitamin C, dan vitamin E.

Berikut daftar makanan bergizi yang disarankan untuk menjaga kesehatan mata:

  1. Telur
  2. Jeruk
  3. Sayuran hijau
  4. Salmon dan tuna
  5. Gula.

Berhenti Merokok

Kamu lebih rentan terhadap degenerasi makula, katarak, dan kerusakan saraf optik jika kamu merokok. Cobalah untuk mengurangi kebiasaan merokok secara progresif.

Peluang kamu untuk memiliki mata yang sehat meningkat semakin sering kamu menghentikan kebiasaan merokok.

Pakai Kacamata Hitam

Degenerasi makula dan katarak dapat terjadi pada mata yang terlalu sering terpapar radiasi UV. Mata kamu dapat terlindung dari sinar UV dengan memakai kacamata hitam.

Berhenti Menatap Layar Komputer

Penggunaan perangkat komputer jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan mata, kering, kesulitan fokus, dan bahkan sakit kepala, jadi biarkan mata kamu beristirahat.

Selain itu, ada sejumlah strategi untuk mengurangi kemungkinan iritasi mata akibat penggunaan komputer yang berkepanjangan sebagai berikut:

  1. Gunakan kursi kantor yang nyaman
  2. Berikan mata kamu istirahat 20 menit
  3. Letakkan layar pada posisi setinggi mata
  4. Hindari cahaya dan silau jendela
  5. Saat mata kamu kering, berkediplah lebih sering.

Rutin Memeriksakan Mata

Langkah terakhir dalam menjaga kesehatan mata adalah melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

Tujuannya adalah untuk menghentikan dan mengidentifikasi masalah mata segera setelah muncul.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memeriksakan mata kamu setidaknya dua kali setiap dua tahun.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan:

Otot Mata Ada Berapa?

Otot ekstraokular pada mata terdiri dari 6 otot utama seperti, rektus superior, medial, inferior, lateral. Dan dua otot oblik seperti superior dan inferior.

Saraf Mata ada Dimana?

Saraf mata adalah fotoreseptor kecil terletak pada bagian belakang belakang mata atau bagian retina, yang berfungsi sebagai sensor cahaya yang menigirmkan sinyal dan diterima menuju otak.

Apakah Orang Buta Bisa Disembuhkan?

Hingga saat ini, kebutaan belum bisa dipulihkan dengan tindakan medis tertentu.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi dalam mengenal anatomi mata manusia yang perlu kamu ketahui, lengkap dengan fungsi, gangguan dan cara menjaga mata agar tetap sehat.

Mengingat mata merupakan salah satu organ yang penting bagi tubuh, maka kamu dapat melakukan banyak hal untuk menjaga kesehatan mata kamu.

Seperti makan makanan yang baik untuk mata kamu, memakai pelindung mata di bawah sinar matahari, dan mendapatkan pemeriksaan mata secara teratur dari dokter mata.

Pastikan untuk menggunakan metode menjaga kesehatan yang disebutkan di atas untuk digunakan agar mata kamu tidak terganggu.

tag: bagian mata, refraktif mata, pupil bertugas, bentuk lensa, Kornea mata, retina mata, ketegangan mata, Mata merah, rabun jauh, buta warna, kelainan pada mata, jenis katarak, Degenerasi makula, kondisi mata glaukoma, presbiopia atau mata tua, vitamin, Jeruk, perangkat komputer

/* */