Metode Penelitian Studi Literatur, Ini Metode Yang Mudah edit

InfoKekinian.com – Berikut ini kami akan menjelaskan beberapa metode penelitian studi literatur yang perlu kamu perhatikan dan pahami saat membuatnya, karena tentunya kamu akan membutuhkan pengetahuan ini dalam proses membuatnya.

Studi literatur merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari penelitian. Hampir setiap penelitian membutuhkan pustaka atau studi literatur.

Pengertian Penelitian Studi Literatur
Meskipun penelitian perpustakaan dan penelitian luar ruangan sering dibedakan, keduanya melibatkan penelitian perpustakaan.

Ada banyak keuntungan dari melakukan studi literatur ini sebelum menulis makalah penelitian. Salah satunya adalah untuk menghasilkan ide-ide penelitian terbaru.

Karena tidak ada penelitian yang sepenuhnya orisinal, maka tidak diragukan lagi jika ada sebagian duplikasi dengan penelitian sebelumnya.

Dengan meneliti studi literatur, kamu dapat mencari ide penelitian, menyelidiki hal baru, mengasah ide, mengidentifikasi metodologi yang tepat, dan bahkan melakukan metode ATM yang merupakan makna dari mati, tiru, ​​dan modifikasi.

Untuk mengetahui pengertian hingga metode penelitian studi literatur lebih jauh, simak artikel ini hingga selesai.

Pengertian Penelitian Studi Literatur

Pembahasan ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi para mahasiswa, karena bab ini merupakan sesuatu yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa.

Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang digunakan untuk mencari ide atau bahan referensi.

Studi literatur merupakan sarana untuk memecahkan kesulitan dengan menelusuri asal-usul karya tulis sebelumnya. Dengan kata lain, studi literatur ini sangat familiar dengan sebutan studi pustaka.

Jelas, seorang peneliti yang melakukan penelitian harus memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang subjek yang diteliti. Jika tidak, bisa dipastikan penelitian akan gagal dalam presentasi besar.

Sumber yang diselidiki pun tidak boleh dipilih secara sembarangan, hal ini dikaarenakan tidak semua hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sumber.

Sumber yang umum dan dapat diterima antara lain seperti buku-buku karya penulis bereputasi dan terpercaya, yang lebih idealnya penulis dengan karya akademisi, publikasi ilmiah terakreditasi, dan hasil penelitian mahasiswa dalam berbagai format seperti tesis, disertasi, laporan praktikum, dll.

Dengan melakukan tinjauan pustaka, dimungkinkan untuk menemukan teori-teori yang mendasari masalah dan bidang studi.

Selain itu, seorang peneliti dapat memperoleh informasi mengenai penelitian terkait atau serupa.

Dengan melakukan penelitian literatur, para sarjana dapat memperoleh akses ke semua materi dan ide penting untuk studi mereka.

Ciri Penelitian Studi Literatur

Ciri Penelitian Studi Literatur
Studi pustaka ini mempunyai empat ciri utama yang dapat mempengaruhi sifat serta cara kerjanya, antara lain:

1. Berbentuk Teks

Dalam penelitian, para peniliti akan berhadapan langsung dengan data angka atau teks, dan bukan pengetahuan langsung dari lapangan seperti saksi mata berupa kejadia, orang-orang, maupun lainnya.

Kritik teks adalah teknik yang sering digunakan dalam studi fisiologi dan disiplin ilmu lainnya.

Jadi perpustakaan adalah laboratorium penelitian kepustakaan dan karena itu teknik membaca teks merupakan aspek vital dari penelitian kepustakaan.

2. Bersifat Siap Pakai

Data perpustakaan berada dalam mode siap pakai (ready mode), artinya peneliti tidak perlu bepergian kemana-mana selain perpustakaan untuk mengakses sumber bahan.

Seperti halnya belajar naik sepeda, tidak perlu membaca artikel atau buku tentang teori bersepeda atau melakukan studi kepustakaan.

Satu-satunya cara untuk mempelajari cara memanfaatkan perpustakaan dengan benar adalah dengan segera menggunakannya.

Mereka yang ingin menggunakan layanan perpustakaan untuk penelitian atau penulisan makalah harus menyadari kompleksitas ilmu perpustakaan.

3. Bersumber dari Tangan Kedua

Bersumber dari Tangan Kedua
Pada umumnya data perpustakaan merupakan sumber sekunder, yang artinya peneliti mendapatkan informasi dari tangan kedua daripada data tangan pertama dari lapangan.

4. Tidak Dibatasi Ruang dan Waktu

Bahwa keadaan data perpustakaan tidak dibatasi oleh lokasi atau waktu. Peneliti berhdapan dengan informasi yang statis atau tetap.

Artinya data tidak akan berubah seiring berjalannya waktu karena data tersebut sudah menjadi data mati dan tersimpan dalam dokumen tertulis, seperti teks, angka, gambar, tape atau film.

Tujuan Studi Kepustakaan

Peneliti akan melakukan studi literatur sebelum dan selama proses penelitian. Tinjauan pustaka memberikan penjelasan sistematis tentang tinjauan pustaka dan hasil penelitian sebelumny.

  1. Dan tentunya yang relevan dengan penelitian yang diusulkan dan upaya untuk menunjukkan keadaan bidang ilmiah saat ini. Berikut adalah tujuan dari studi kepustakaan:
  2. Menemukan masalah penelitian
  3. Mencari informasi yang berkaitan dengan masalah yang diteliti
  4. Menelaah beberapa teori dasar yang berkaitan dengan pokok bahasan yang diteliti. Mengembangkan deskripsi teoritis dan empiris komponen, indikator, variabel, dan parameter penelitian yang relevan dengan masalah
  5. Meningkatkan pemahaman peneliti tentang masalah dan topik penelitian
  6. Menganalisis hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian yang diusulkan. Hal ini menunjukkan bahwa hasil penelitian sebelumnya pada bidang subjek dan atau informasi relevan lainnya harus dipertimbangkan
  7. Untuk menentukan komponen topik mana yang telah dieksplorasi untuk menghindari upaya duplikasi.

Metodologi Penelitian Literatur

Metodologi Penelitian Literatur
Studi penelitian tinjauan pustaka memungkinkan kami untuk mencari referensi penelitian tambahan dari berbagai sumber yang memiliki reputasi baik.

Ada banyak teknik untuk melakukan Studi Literatur, antara lain sebagai berikut:

1. Pencarian Kata Kunci

Cari katalog, indeks, mesin pencari, dan sumber teks lengkap untuk istilah terkait. Ini berguna untuk menyempurnakan pencarian ke kategori subjek tertentu dan menemukan sumber yang tidak tercakup dalam judul subjek yang relevan.

Untuk mencari database secara efektif, mulailah dengan pencarian kata kunci, temukanlah catatan yang relevan, dan kemudian temukan judul subjek yang sesuai.

Di mesin pencari, sertakan banyak istilah untuk mempersempit pencarian, dan nilai hasilnya dengan hati-hati.

2. Pencarian Subjek

Judul subjek yang juga disebut sebagai deskriptor adalah istilah atau frasa yang digunakan oleh indeks online atau cetak untuk secara konsisten mencirikan sebuah buku atau artikel jurnal.

Hal ini juga berlaku untuk katalog perpustakaan dan banyak database perpustakaan lainnya.

3. Cari Publikasi Ilmiah Terbaru

Dalam katalog dan database, urutkan berdasarkan tanggal terbaru dan cari buku dan artikel dari majalah ilmiah. Semakin kontemporer sumbernya, semakin kontemporer pula referensi dan kutipannya.

4. Pencarian Kutipan Dalam Sumber-Sumber Ilmiah

Melacak referensi bacaan terkait, catatan kaki, catatan akhir, kutipan, dll. Gunakan katalog perpustakaan untuk menemukan buku atau jurnal tertentu.

Metode ini memungkinkan kamu untuk berpartisipasi dalam diskusi ilmiah tentang masalah tertentu.

5. Pencarian Bibliografi yang Diterbitkan

Bibliografi yang diterbitkan tentang topik tertentu sering kali memberikan sumber yang terlewatkan oleh metode pencarian lain.

Bibliografi adalah judul subjek dalam katalog, oleh karena itu pencarian terpandu dengan bibliografi sebagai subjek dan topik kamu sebagai kata kunci akan membantu kamu menemukannya.

Teknik Analisis Data

Teknik Analisis Data
Setelah semua data terkumpul, langkah selanjutnya adalah analisis data sehingga dapat diambil suatu kesimpulan.

Penulis menggunakan alat analisis konten untuk menghasilkan hasil yang akurat dan tepat saat mengevaluasi data.

Analisis isi adalah penelitian yang memberikan pemeriksaan mendalam terhadap isi media massa yang tertulis atau tercetak.

Segala jenis komunikasi, termasuk surat kabar, berita radio, iklan televisi, dan semua bahan dokumentasi lainnya, dapat dianalisis menggunakan analisis isi.

Sedangkan tautan debat merupakan salah satu upaya penulis untuk mempermudah pemahaman dengan menelaah kebenaran melalui sudut pandang ulama yang kemudian dijadikan referensi penelitian, keterkaitan dengan percakapan adalah sebagai salah satu upaya penulis untuk mempermudah pemahaman.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan:

Apa Istilah Lain dari Studi Literatur?

Studi lierartur dikenal dengan istilah studi pustaka, hal ini dikarenkan cara untuk menyelasikan persoalan yang terjadinya dengan cara menelusuri sumber tulisan yang pernah dibuat pada sebelumnya.

Jenis-jenis Penelitian Apa Saja?

Berikut adalah jenis-jenis penelitian:

  1. Penelitian kualitatif
  2. Penelitian kuantitatif
  3. Penelian deskriptif
  4. Penelitian eksperimen
  5. Dan penelitian campuran.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai metode penelitian studi literatur yang perlu kamu ketahui dan pahami, terlebih jika kamu merupakan seorang mahasiswa.

Dan bisa kita simpulkan jika studi kepustakaan ini merupakan salah satu contoh dari teknik analisis data dalam penelitian.

Selain itu jugam studi literatur ini lebih sering digunakan oleh para peneliti pemula dalam melakukan tahap pengumpulan data penelitian.

/* */