Pengertian Inflasi, Penyebab dan Dampaknya Terhadap Masyarakat

Jika Anda sering melihat berita, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata inflasi. Nah, apa yang dimaksud dengan inflasi itu sendiri? Secara umum, pengertian inflasi merupakan suatu keadaan perekonomian yang mana berbagai macam harga secara umum mengalami kenaikan dengan jangka waktu yang panjang.

Namun, jangan sampai salah jika Anda mengatakan suatu kondisi kenaikan harga yang kerap terjadi di masyarakat seperti kenaikan harga berbagai macam kebutuhan pokok pada masa lebaran sebagai salah satu contoh inflasi. Kenaikan harga tersebut hanya akan berjalan menjelang lebaran dan biasanya akan kembali normal jika lebaran telah terlewati.

 

Inflasi itu sendiri tampaknya tidak bisa ditangani secara tuntas oleh negara. Berbagai macam usaha yang dilakukan hanya untuk mengendalikan ataupun menguranginya saja. Mengapa inflasi dapat terjadi? Secara umum, hal ini karena adanya jumlah uang yang beredar jauh lebih banyak ketimbang dengan yang dibutuhkan.

Akan tetapi, apakah hanya itu saja yang menjadi penyebab munculnya inflasi dan merugikan banyak orang? Ternyata tidak, masih ada berbagai macam alasan lainnya mengapa inflasi dapat terjadi di suatu negara. Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli

1. Inflasi yang Diakibatkan Jumlah Uang yang Beredar Menjadi Bertambah

Teori yang pertama merupakan sebuah teori klasik, dimana banyak yang beranggapan bahwa jumlah uang yang beredar sangat berpengaruh terhadap harga dari barang itu sendiri. Jika jumlah barangnya tetap, namun uang yang beredar ternyata lebih banyak dua kali lipat, maka hal tersebut dapat  membuat barang memiliki nilai jual dua kali lipat lebih mahal.

Mengapa penambahan uang bisa terjadi? Salah satu faktornya yaitu pada saat pemerintah menggunakan sistem anggaran defisit. Adanya kekurangan anggaran yang menyebabkan pencetakan uang-uang baru membuat berbagai macam harga barang menjadi melonjak.

2. Inflasi yang Diakibatkan Biaya Produksi (Cost Pull Inflation)

Nampaknya, penyebab yang satu ini juga memiliki andil yang cukup besar mengapa inflasi bisa saja terjadi. Kenaikan biaya produksi tentu saja akan menyebabkan berbagai macam barang menjadi lebih mahal. Hal tersebut terjadi karena harga bahan baku yang juga menjadi lebih mahal. Seperti contohnya yaitu naiknya harga bahan bakar minyak ataupun keberhasilan serikat buruh untuk menaikkan upah.

3. Inflasi yang Diakibatkan Karena Kenaikan Permintaan (Demand Pull Inflation)

Selain beberapa hal di atas, masih ada lagi faktor yang menjadi penyebab terjadinya inflasi. Rupanya, tingginya permintaan terhadap beberapa jumlah barang juga bisa menyebabkan terjadinya inflasi.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Hal ini karena permintaan masyarakat yang meningkat secara agrerat (aggrerate demand) yang mana bisa terjadi dikarenakan peningkatan belanja pemerintah, terjadinya peningkatan barang yang akan diekspor serta terjadinya peningkatan permintaan barang untuk kebutuhan swasta. Hal tersebutlah yang membuat harga-harga menjadi naik meski penawaran tetap.

Beberapa penyebab itulah yang membuat inflasi bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama. Dengan mengetahui beberapa penyebabnya, hal ini akan membuat Anda bisa memahami dengan mudah arti inflasi itu sendiri.

Dampak terjadinya inflasi pun tampaknya sangatlah luas. Dimana, bisa merembet ke berbagai sektor dan menyebabkan perubahan yang cukup signifikan. Mulai dari pendapatan masyarakat yang bisa menguntungkan ataupun merugikan terhadap barang yang akan diekspor, kalkulasi harga pokok yang bisa terlalu kecil ataupun terlalu besar hingga minat orang untuk menabung.

Banyak sekali dampak yang bisa diakibatkan yang disebabkan karena kenaikan harga itu sendiri dalam jangka waktu yang cukup lama. Nah, semoga penjelasan mengenai pengertian inflasi beserta penyebab dan dampaknya ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan komentar