Penjelasan Eskalasi Penanganan Shopee

Infokekinian.com – Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan penjelasan eskalasi penanganan Shopee, jadi simak artikel ini hingga selesai untuk mengetahui informasinya lebih lengkap dan jelas.

Siapa yang tidak kenal aplikasi Shopee? Salah satu aplikasi belanja online terpopuler di Asia Tenggara, terutama di Indonesia. Aplikasi ini dikenal dengan warna oranyenya yang cukup khas.

Di Indonesia sendiri Shopee juga sangat terkenal. Apalagi jika melihat banyaknya iklan tentang Shopee yang muncul di Televisi, maupun server internet yang tersambung dengan banyak platform seperti Youtube.

Shopee sendiri juga dikenal karena sering bekerja sama dengan artis dan bintang dunia. Sebut saja Blackpink, pesepak bola Cristiano Ronaldo, sampai artis lokal yang sering membintangi iklan Shopee.

Penjelasan Eskalasi

Salah satu alasan kenapa Shopee sering dijadikan pilihan utama dalam berbelanja online adalah keuntungannya. Shopee memang sering memberikan banyak promo dan event menarik bagi penggunanya.

Beberapa promo Shopee ini seringkali kali dalam bentuk promo bulanan, gratis ongkir, flash sale, voucher dan masih banyak lagi penawaran-penawaran dari Shopee lainnya yang patut dicoba.

Selain itu ada juga event terbatas Shopee seperti Shopee Tanam, Murah Lebay, Ramadhan Big Sale dan masih banyak lagi event-event terbatas yang dapat pengguna ikuti untuk mendapatkan hadiah menarik.

Shopee juga memberikan banyak fitur yang mana bisa memudahkan pengguna melakukan pembelanjaan.

Contohnya seperti adanya dompet digital Shopeepay, dan pilihan credit menggunakan Shopee Paylater.

Tentu dengan menggunakan fitur Shopeepay, pengguna akan mendapat keuntungan tambahan. Seperti voucher diskon dan gratis ongkir tentunya yang seringkali diburu oleh pengguan Shopee.

Nah belakangan ini, muncul kata eskalasi pada notifikasi atau pemberitahuan penagihan pembayaran di aplikasi Shopee untuk Shopee Paylater. Lantas, apa itu arti eskalasi penanganan Shopee?

Arti Eskalasi Penanganan Shopee

Menurut KBBI sendiri eskalasi memiliki arti penambahan atau pertumbuhan. Jadi sederhananya eskalasi penanganan ini adalah tingkat penambahan tagihan bagi pengguna yang terlambat membayar tagihan Shopee Paylater.

Kata eskalasi sendiri seringkali muncul pada saat pengguna menggunakan aplikasi Shopee Paylater. Biasanya notifikasi ini muncul kepada pengguna yang belum membayar tagihan Shopee Paylater.

Dalam konteks Shopee sendiri, apa itu arti eskalasi penanganan Shopee adalah adanya penambahan biaya penanganan yang akan dijatuhkan kepada pengguna yang telah membayar tagihan.

Jika pengguna Shopee Paylater telat atau tidak membayar tagihan dalam jangka waktu tertentu hingga melewati masa jatuh tempo, pengguna akan mendapatkan tagihan biaya keterlambatan.

Untuk menghindari eskalasi penanganan Shopee, pengguna bisa langsung membayar tagihan Shopee Paylater dengan menggunakan berbagai metode. Berikut ini adalah tutorialnya.

Cara Membayar Tagihan Shopee Paylater

Cara agar dapat menghindari biaya tagihan Shopee Paylater yang menambah adalah dengan melakukan pembayaran tagihan sebelum jatuh tempo. Berikut ini adalah panduan selengkapnya:

  1. Buka aplikasi Shopee di perangkat kamu
  2. Klik menu Saya di aplikasi, lalu pilih SPayLater
  3. Selanjutnya, ketuk tombol Bayar Sekarang untuk membayar tagihan
  4. Selesaikan pembayaran dengan metode pembayaran yang kalian sukai
  5. Selesai, tagihan SPayLater berhasil diselesaikan.

Jika kalian terlambat ketika membayar tagihan, kalian akan mendapati keterangan biaya jumlah keterlambatan yang harus dibayarkan, jika telat, maka jumlahnya akan terus bertambah.

Nah, apabila kalian juga telah membayar tagihannya, maka kalian sudah tidak akan lagi mendapatkan SMS yang berisi mengenai peringatan keterlambatan tagihan dari Shopee. Mudah sekali kan?

Risiko Tidak Membayar Shopee PayLater

Pembayaran tagihan Shopee Paylater sebenarnya sangat mudah. Pengguna bisa memilih beragam metode pembayaran yang tersedia.

Hanya saja banyak pengguna yang membandel dan ingin lari dari tanggung jawab dengan tidak membayar tagihan.

Bagi yang berencana untuk tidak membayar Shopee Paylater lebih baik berpikir dua kali. Menurut kami resikonya tidak sebanding dengan uang yang harus dikeluarkan untuk membayar tagihan beserta bunganya.

Apalagi Shopee Paylater merupakan pinjaman online yang memiliki kekuatan hukum dengan terdaftar secara resmi di OJK.

Jadi apabila tidak membayar maka resikonya cuckup besar. Dimana resikonya adalah sebagai berikut:

1. Denda Keterlambatan

Pengguna Shopee Paylater yang tidak membayar tagihan sudah pasti akan dikenakan denda keterlambatan.

Dendanya scukup besar, yakni mencapai 5% dari total tagihan. Dengan denda sebesar itu maka pinjaman yang harus dikembalikan semakin besar.

Belum lagi jika pengguna tidak membayar tagihan Shopee Paylater hingga berbulan-bulan. Sudah pasti dendanya akan semakin besar dan bisa menggunung. Tidak menutup kemungkinan bunganya akan melebihi jumlah pinjaman.

2. Skor Kredit Menurun

Riwayat pembayaran tagihan Shopee Paylater akan tercatat pada SLIK OJK. Jika tidam membayar tagihan Shopee Paylater akan mengakibatkan skor kredit di SLIK OJK turun dan berubah menjadi tidak lancar.

Apabila laporan SLIK OJK jelek maka nama pengguna akan mengalami kesulitan jika ingin mengajukan pinjaman ke platform lain, termasuk pinjaman perbankan. Jadi pastikan selalu membayar tagihan tepat waktu.

Penjelasan Eskalasi Penanganan Shopee

3. Masuk Blacklist SLIK OJK

Skor kredit yang buruk masih bisa diperbaiki dengan membayar semua tagihan Shopee Paylater. Namun bagi pengguna yang tetap tidak mau membayar tagihan maka harus siap namanya masuk ke dalam daftar black list SLIK OJK atau sebelumnya dikenal sebagai BI Checking.

Jika sudah diblacklist jangan harap bisa mengajukan pinjaman ke bank ataupun pinjaman online lainnya. Pasti pengajuan akan ditolak dan harus menunggu sampai pencaputan blacklist dari SLIK OJK.

4. Akun Dinonaktifkan

Resiko jika tidak membayar tagihan Shopee Paylater selanjutnya adalah akun dinonaktifkan. Hal ini sangat wajar karena pihak Shopee tidak akan memberikan pinjaman kepada pengguna yang memiliki riyawat kredit buruk.

Meskipun belum dinonaktifkan, namun pengguna tetap tidak bisa mengajukan pinjaman selama tagihan belum lunas.

Pengguna harus melunasi terlebih dahulu semua tagihan agar bisa kembali menggunakan layanan tersebut.

5. Penagihan Dept Collector

Penagihan debt collector menjadi resiko selanjutnya. Pihak Shopee akan menyuruh debt collector untuk melakukan penagihan langsung ke alam rumat rumah yang sebelumnya telah didaftarkan saat mengaktifkan Shopee Paylater.

Nah yang belum mengetahui cara pengaktfikan pinjaman online ini, silahkan simak informasi sebelumnya mengenai “Cara Mengaktfikan Shopee Paylater“.

6. Penjara

Apabila tidak membayar tagihan SPaylater bisa masuk penjara? Tentu saja bisa karena pihak Shopee memiliki kekuatan hukum yang jelas. Hal ini bisa terjadi apabila ada indukasi penipuan yang memanfatkan Shopee Paylater.

Sebenarnya hampir tidak ada orang masuk penjara karena tidak membayar pinjaman online. Namun hal ini bisa saja terjadi apabila pengguna memang berniat melarikan dana pinjaman.

Resiko di atas tentu tidak sebanding. Kami sarankan untuk tidak mengajukan pinjaman jika memang dirasa tidak bisa membayar tagihan setiap bulannya.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai penjelasan eskalasi penanganan Shopee serta cara dan risiko ketika kamu tidak membayar Shopee Paylater.

Sobat kekinian, perlu di ingat. Untuk terus menggunakan Paylater ini secara bijak dan benar, agar tidak terjadi hal yang tak di inginkan.

Demikianlah artikel mengenai Penjelasan Eskalasi Penanganan Shopee dan jangan lupa untuk terus kunjungi website Infokekinian.

Karena kami juga memiliki banyak informasi dan rekomendasi lain yang tentunya akan bermanfaat dan membantu sobat kekinian.