Fakta dan Sinopsis Film Killing Eve

InfoKekinian.com – Serial thriller yang satu ini sudah berhasil melewati 3 Season dan akhirnya sekarang mencapai Season 4. Fakta dan sinopsis film Killing Eve yang akan kami ulas, yuk simak penjelasannya dibawah ini!

Killing Eve dari Sid Gentle Films adalah film detektif dengan elemen ketegangan. Serial ini didasarkan pada novel Luke Jennings, Villanelle.

Perlombaan antara agen MI6 Eve Polastri dan psikopat kejam Oksana Astankova atau Villanelle pasti sudah dikenal oleh para penggemar acara tersebut.

Kini, Killing Eve memasuki babak terakhir perjalanan Eve dan Villanelle di Killing Eve Season 4. Di season ini, kamu akan mengetahui bagaimana perjalanan terakhir Eve dan Villanelle serta interaksi mereka akan membuat serial ini semakin seru untuk diikuti hingga akhir.

Eve Polastri adalah seorang pembunuh bayaran yang terpesona dengan psikologi dan metode pembunuh wanita yang diperankan oleh Sally Woodward Gentle dan Phoebe Waller-Bridge dalam serial yang disutradarai oleh Lee Morris.

Setelah dipecat dari badan intelijen Inggris MI5 karena melakukan penyelidikan rahasia, Eve direkrut oleh divisi rahasia MI6 dan ditugaskan untuk memburu seorang pembunuh internasional bernama Villanelle.

Di tengah pengejaran ini, hubungan unik tercipta antara Eve dan Villanelle hingga mereka akhirnya bisa belajar banyak hal dari satu sama lain. Baik Eve maupun Villanelle, di sisi lain, tidak menyadari tumpang tindih yang mengejutkan di lingkaran dalam mereka.

Fakta dan Sinopsis Film Killing Eve (2)

Fakta Film Killing Eve

Infokekinian akan memberikan 3 fakta terkait film Killing Eve

1. Setiap Season Memiliki Penulis yang Berbeda

Semua musim Killing Eve didasarkan pada novel yang sama berjudul Codename: Villanelle oleh Luke Jennings. Namun, ketika diadaptasi menjadi sebuah serial, skenario untuk setiap musim ditulis oleh penulis naskah yang berbeda. Dua di antaranya juga berprofesi sebagai aktris.

Musim pertama Killing Eve ditulis oleh Phoebe Waller-Bridge. Penghargaan British Academy Television untuk Penampilan Komedi Wanita Terbaik diberikan kepada penulis skenario dan aktris untuk pekerjaan mereka dalam drama Fleabag.

Emerald Fennel, penulis skenario dan aktris yang memerankan istri kedua Pangeran Charles, Camila Parker-Bowles dalam drama sejarah The Crown, menulis musim kedua dari serial Inggris.

Suzanne Heathcote, yang menulis naskah untuk Fear of the Walking Dead, ditunjuk untuk menulis naskah musim ketiga.

2. Villanelle Menjadi Ikon Mode Baru

Salah satu karakter utama dari serial ini, Villanelle, digambarkan sebagai seorang psikopat dengan selera fashion yang tinggi. Ia menjadi pembunuh bayaran karena ingin menikmati gaya hidup kelas atas.

Selama tiga musim, setidaknya ada 61 pakaian Villanelle yang menjadi sorotan banyak orang.

Di setiap episode, pemirsa dapat melihat Villanelle beraksi menyelesaikan misi pembunuhannya dengan pakaian dari rumah mode dan desainer terkenal di dunia, seperti Chloe, Rosie Assoulin, dan perhiasan dari Christian Lacroix.

Maka tak heran jika Villanelle menjadi ikon fashion terkini. Sosoknya mengingatkan kita pada karakter Carrie Bradshaw dalam serial Sex and The City di awal tahun 2000-an yang juga mengenakan pakaian dari desainer ternama.

3. Sandra Oh Menjadi Aktris Asia Pertama yang Masuk Nominasi Emmy Award

Selain Villanelle, ada tokoh utama dalam serial ini. Ini adalah Hawa, diperankan oleh Sandra Oh.

Aktingnya sebagai agen intelijen membuat Sandra Oh masuk nominasi Outstanding Lead Actress in a Drama Series dalam ajang Emmy Award.

Tidak ada wanita keturunan Asia yang pernah dinominasikan atau memenangkan Emmy selama 40 tahun sejarah Emmy Awards. Sandra Oh juga menjadi aktris berdarah Asia pertama yang masuk nominasi di ajang bergengsi tersebut.

Sinopsis Film Killing Eve

Di akhir Killing Eve Season 3, diceritakan bagaimana Eve Polastri (Sandra Oh) dan Villanelle (Jodie Comer) berpisah di London Bridge. Mereka sedang dalam perjalanan untuk menemukan siapa mereka dan apa yang harus mereka lakukan di dunia ini.

Sebuah kelompok misterius yang dikenal sebagai “Dua Belas” masih memiliki Hawa berkeliaran, sementara Villanelle keluar untuk membuat awal yang baru dalam perjalanan spiritualnya dengan Tuhan.

Perpisahan Eve dan Villanelle ternyata berumur pendek. Villanelle masih berharap Hawa akan menyaksikan perubahan yang terjadi dalam hidupnya.

Episode perdana Killing Eve Season 4 dimulai dengan Eve menodongkan pistol ke walikota Rusia, Konstantin (Kim Bodnia) (Kim Bodnia). Dia melakukan intimidasi ini untuk mendapatkan informasi mengenai Helene (Camille Cottin), anggota organisasi The Twelve sekaligus mantan bos Villanelle yang dia buru.

Eve, dibantu oleh Carolyn Martens (Fiona Shaw) berniat untuk melancarkan misi balas dendamnya terhadap organisasi berbahaya tersebut. Carolyn sendiri ingin membasmi The Twelve setelah mereka menjadi dalang pembunuhan putranya, Kenny (Sean Delaney) (Sean Delaney).

Selain menyaksikan aksi keren Eve di episode pertama, kamu juga akan menyaksikan bagaimana Villanelle berusaha menekan naluri pembunuhnya dan memilih untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Sebagai pembunuh berdarah dingin yang berpengalaman, Villanelle akan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya dan menormalkan kondisi mentalnya.

Seperti season sebelumnya, Killing Eve Season 4 masih berfokus pada perjalanan Eve dan Villanelle. Mereka akan bertemu lagi setelah berpisah di musim 3. Ini sudah diduga, mengingat sifat Hawa dan Villanel

Kesimpulan

Itu adalah beberapa ulasan mengenai fakta dan sinopsis film Killing Eve, kalian bisa menyaksikan film tersebut melalui platform streaming film. Semoga bermanfaat!

/* */