Struktur Bagan Organisasi Perusahaan

Infokekinian.com – Jelas, sebuah perusahaan memiliki struktur organisasi yang dikelola oleh sejumlah individu. Tentunya struktur bagan organisasi perusahaan ini cukup penting dan harus ada dalam sebuah perusahaan.

Ini memastikan bahwa perusahaan tidak diabaikan dan bahwa setiap bidangnya memiliki pemimpin yang sesuai.

Struktur Awal Organisasi Sebuah Perusahaan

Selain itu, dengan struktur organisasi ini, SDM dapat menentukan kelayakan gaji seorang karyawan. Bagi kamu yang ingin mempelajari lebih lanjut, penjelasan lengkapnya ada di bawah ini.

Struktur Awal Organisasi Sebuah Perusahaan

Nah, struktur organisasi ini melayani kepentingan terbaik perusahaan dengan menempatkan individu-individu yang berkualitas sesuai dengan bidang keahliannya.

Dengan struktur organisasi ini, SDM juga dapat menentukan peran karyawan perusahaan. Sehingga HR dapat secara akurat memperkirakan gaji setiap karyawan.

Lalu, apa yang dimaksud dengan PT atau Perseroan Terbatas? Ya, PT adalah badan hukum yang berguna untuk menjalankan bisnis dengan modal investor.

Modal perseroan terbatas ditentukan dalam anggaran dasar. Oleh karena itu, harta kekayaan perusahaan dan harta pribadi pemilik akan dipisahkan.

Namun, tanggung jawab pemegang saham terbatas. Ya, kewajiban pemegang saham sebanding dengan jumlah saham yang dimilikinya.

Jika kewajiban perusahaan melebihi asetnya, kelebihan hutang tersebut bukan menjadi tanggung jawab pemegang saham.

Dan jika perusahaan menghasilkan laba, maka laba tersebut dapat dibagikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan.

Selain saham, perusahaan juga dapat memperoleh modal melalui obligasi. Keuntungan menjadi pemilik obligasi adalah menerima tingkat bunga tetap terlepas dari keuntungan atau kerugian perusahaan.

Aspek Struktur Organisasi Perusahaan

Ada sejumlah elemen penting yang harus ada dalam sebuah organisasi. Termasuk di dalamnya adalah fungsi, jabatan, hak, dan tanggung jawab pemegang jabatan suatu perusahaan. Berikut ulasan lengkap dari keempat aspek tersebut:

Kedudukan

Setiap struktur perusahaan dicirikan oleh garis hierarkis yang memanjang dari posisi teratas hingga terbawah.

Masing-masing posisi ini berada pada level yang berbeda dari yang lain. Manajer, direktur, manajer personalia, dan lain-lain, misalnya.

Fungsi

Padahal, fungsi masing-masing jabatan tersebut identik dengan peran yang harus dijalankan secara efektif.

Fungsi ini juga berbeda dengan posisi masing-masing posisi perusahaan. Perbedaan antara keduanya, yaitu antara hak dan kewajiban, sangat signifikan.

Misalnya, tugas manajer personalia dan direktur berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab masing-masing posisi berbeda.

Oleh karena itu, kamu dapat memilih individu yang berkualitas di bidangnya masing-masing. Sehingga perusahaan yang dijalankan dapat meraih kesuksesan yang lebih besar.

Hak

Hak ini meliputi segala sesuatu yang harus diterima oleh setiap individu berdasarkan kedudukan atau kewajibannya.

Dengan adanya hak setiap individu, setiap perusahaan dapat merasa lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

Peran Struktur Organisasi Perusahaan

Peran Struktur Organisasi Perusahaan

Selain kekayaan pemilik modal dan kekayaan perusahaan yang terpisah, ada pemisahan antara pengelola dan pemilik perusahaan di PT atau perusahaan lain.

Ya, manajemen perusahaan dapat didelegasikan kepada ahli di bidangnya masing-masing. Pemegang saham, direksi, dan komisaris membentuk struktur organisasi PT.

Melalui komisarisnya, pemegang saham ini mendelegasikan wewenangnya kepada direksi perusahaan untuk menjalankan dan mengembangkan usaha.

Yang konsisten dengan tujuan bisnis lini perusahaan. Sehubungan dengan tanggung jawab tersebut, seorang direktur berwenang untuk menandatangani kontrak, perjanjian, dan dokumen hukum lainnya atas nama perusahaan.

Nah, jika ada kerugian yang signifikan, seperti hingga 50 persen, direksi wajib segera memberitahukan kepada pemegang saham dan pihak ketiga.

Komisaris bertanggung jawab untuk mengawasi pekerjaan dewan direksi suatu perusahaan. Komisaris berwenang memeriksa pembukuan dan mengurus direksi.

Selain itu, menjadi tanggung jawab komisaris untuk memberikan arahan dan memberhentikannya melalui RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham.

Rapat tersebut bertujuan untuk memutuskan apakah saham suatu perseroan akan dihentikan atau tidak.

Dalam RUPS ini, semua pemegang saham, berapa pun ukurannya, berhak menyuarakan pendapatnya. Evaluasi kinerja ke depan dan kebijakan perusahaan dibahas langsung dalam RUPS.

Pemegang saham yang tidak dapat hadir dalam RUPS dapat mendelegasikan suaranya kepada pemegang saham lain atau yang disebut dengan kuasa.

Hasil RUPS biasanya diserahkan kepada komisaris kemudian diteruskan ke direksi untuk diimplementasikan. Oleh karena itu, RUPS adalah sebagai berikut:

  1. Memberhentikan komisaris atau direksi dari jabatannya
  2. Memilih seorang direksi serta mengangkat komisaris
  3. Menentukan gaji dari seorang komisaris dan direksi
  4. Menyatakan pembagian dividen atau keuntungan
  5. Evaluasi kinerja perusahaan
  6. Membuat keputusan mengenai rencana perusahaan untuk mengurangi atau meningkatkan jumlah sahamnya.

Struktur Organisasi Perusahaan

Direksi memegang peranan penting dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu, direksi ditempatkan pada posisi paling atas dalam bagan organisasi perusahaan.

Direksi adalah orang perseorangan yang bertanggung jawab dan mempunyai wewenang atas pengurusan suatu perseroan atau perseroan terbatas.

Seorang direktur harus dapat mendukung baik kepentingannya sendiri maupun tujuan perusahaan.

Baik itu kepentingan di pengadilan maupun kepentingan di luar pengadilan, sesuai dengan ketentuan anggaran dasar yang disediakan.

Secara umum, ada satu direktur utama, tiga wakil presiden direktur, dan enam direktur di bagian ini. Dengan pemimpin yang kuat, perusahaan dapat beroperasi secara efisien.

Secara umum, tanggung jawab seorang direktur adalah menentukan bagaimana sebuah perusahaan akan dijalankan.

Selain itu, dewan direksi menetapkan kebijakan perusahaan dan mengatur semua operasi. Oleh karena itu, seorang direktur dapat dianggap memiliki kendali penuh atas suatu perusahaan.

Dan bertanggung jawab atas seluruh perusahaan yang dicakupnya. Seorang direktur harus memiliki rasa tanggung jawab dan kepemimpinan yang besar.

Direktur Utama

Direktur Utama

Nah, presiden direktur adalah orang yang memiliki wewenang untuk menentukan dan merumuskan kebijakan umum dan program suatu organisasi.

Tentu saja, sesuai dengan wewenang yang diberikan kepadanya oleh perusahaan, seorang direktur dapat melakukan semua tindakan tersebut di atas.

Tanggung jawab utama direktur adalah mengoordinasikan semua kegiatan di berbagai bidang. Seperti administrasi keuangan, manajemen personalia, dan pekerjaan kesekretariatan.

Seorang direktur utama juga bertanggung jawab untuk mengawasi pengadaan peralatan dan perlengkapan.

Selain itu, chief executive officer bertanggung jawab untuk membuat rencana pengembangan berdasarkan sumber pendapatan.

Kemudian, menyusun kekayaan perusahaan, memimpin semua dewan dan komite eksekutif, dan bertanggung jawab atas operasi mereka.

Sebagai seorang direktur, ia juga harus mampu berkontribusi untuk kemajuan perusahaan ke level tertinggi.

Dengan kata lain, seorang direktur utama harus memiliki kemampuan untuk berkolaborasi dengan SEO atau MD.

Direktur utama harus dapat memimpin rapat dan mewakili perusahaan saat berinteraksi dengan pihak luar.

Untuk menjadi direktur utama, kamu harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang unggul dibandingkan dengan orang lain. Sehingga perusahaan yang dipimpinnya dapat berjalan lebih efisien.

Direktur

Nah, posisi ini melapor langsung ke direktur eksekutif. Oleh karena itu, direktur adalah seseorang yang dipilih untuk memimpin perseroan terbatas.

Seorang pemilik bisnis memilih direktur ini untuk mengelola dan menjalankan perusahaannya seefisien mungkin.

Tanggung jawab utama seorang direktur adalah menetapkan metode bagi setiap manajer untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

Selain itu, direktur bertugas mengoordinasikan semua kegiatan manajer dan menerima tanggung jawab berkala.

Seorang direktur juga berwenang untuk mengganti, mengangkat, atau memberhentikan karyawan perusahaan dan bawahannya.

Direktur ini juga berfungsi sebagai seseorang yang dapat membuat keputusan operasional jangka pendek bagi perusahaan.

Direktur Keuangan

Bagian dari struktur organisasi perusahaan ini tidak boleh diabaikan, karena merupakan salah satu aspek terpenting dari sebuah perusahaan.

Direktur keuangan ini bertanggung jawab atas semua anggaran dan kegiatan keuangan perusahaan.

Oleh karena itu, direktur keuangan dapat menentukan apakah suatu perusahaan mengalami defisit atau laba.

Seorang direktur keuangan dapat membuat organ bawahan. Yang sesuai dengan jumlah yang sebelumnya ditentukan dan disetujui oleh direksi.

Tanggung jawab utama direktur keuangan adalah mengawasi operasi keuangan perusahaan. Selain itu, mereka bertanggung jawab atas semua aktivitas keuangan yang terkait dengan perusahaan.

Seorang direktur keuangan juga bertanggung jawab untuk mengembangkan prosedur implementasi keuangan yang komprehensif.

Selain itu, menetapkan standar kerja lapangan untuk memastikan keuangan perusahaan tidak terganggu.

Direktur Personalia

Nah, struktur organisasi perusahaan termasuk direktur sumber daya manusia. Bertanggung jawab untuk mengembangkan sistem perencanaan personalia dan mengawasi kebijakan karyawan perusahaan.

Selain itu, seorang direktur personalia bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan administratif karyawannya. Dan memberikan pembinaan untuk pengembangan staf administrasi perusahaan.

Manajer

Manajer termasuk dalam struktur organisasi suatu perusahaan. Siapa yang mampu mengintegrasikan dan menyesuaikan berbagai variabel dan karakteristik karyawannya untuk mencapai tujuan organisasi yang sama? Manajer bertanggung jawab untuk hal-hal berikut:

  1. Menciptakan lapangan kerja dan bisnis
  2. Memberikan bimbingan dalam pengambilan keputusan, pengawasan, dan perumusan kebijakan bagi orang lain
  3. Seleksi, pelatihan, evaluasi, dan pengembangan karyawan atau calon karyawan
  4. Buat sistem insentif
  5. Mengatur dan mengelola sistem komunikasi perusahaan.

Manajer Personalia

Manajer personalia ini mampu merencanakan, pengembangan, distribusi kompensasi, dan pemeliharaan tenaga kerja. Sehingga tujuan perusahaan dapat dengan mudah dicapai.

Secara umum, manajer personalia ini bertanggung jawab untuk mengelola organisasi, menangani proses administrasi semua aktivitas personalia, dan mengarahkan departemen personalia.

Selain itu, manajer personalia bertanggung jawab atas prosedur rekrutmen, termasuk tes, seleksi, dan wawancara.

Selain itu, seorang manajer personalia harus dapat menetapkan sistem nilai untuk kinerja setiap karyawan.

Namun, tanggung jawab manajer personalia tidak terbatas pada hal ini; ia juga harus bisa mengurus izin kerja, perjalanan dinas, dan fasilitasnya.

Membuat database pegawai, surat formulir administrasi, dan sistem pelaporan untuk semua kegiatan kepegawaian. Juga tanggung jawab manajemen personalia.

Manajer Pemasaran

Pada dasarnya, manajer pemasaran ini bertanggung jawab untuk mempromosikan produk perusahaan.

Adalah tanggung jawabnya untuk merencanakan dan merancang strategi pemasaran produksi berdasarkan tren pasar saat ini.

Seorang manajer pemasaran juga bertanggung jawab untuk melakukan riset pemasaran dalam menanggapi perkembangan pasar.

Selain mengefisienkan informasi operasional perusahaan, manajer pemasaran juga bertanggung jawab untuk melaporkan hasil kerja secara berkala kepada direktur.

Manajer Pabrik

Manajer Pabrik

Manajer pabrik merupakan salah satu struktur bagan organisasi perusahaan yang penting yang harus ada dalam suatu perusahaan.

Manajer pabrik ini telah diserahi tanggung jawab penuh terhadap pabrik. Selain itu, manajer pabrik harus sering berkonsultasi dengan direktur.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan benar. Tanggung jawab manajer pabrik ini adalah mengawasi produksi.

Tantangannya adalah untuk mengantisipasi dan mengatasi semua masalah terkait produksi dengan divisi perusahaan lain.

Nah, manajer pabrik ini bertanggung jawab atas PPC, produksi, dan pengadaan barang. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang manajer pabrik, kamu harus mampu memimpin bawahan kamu secara efektif.

Gudang dan ADM

Bagian ADM dan gudang ini bertanggung jawab untuk meninjau semua transaksi administrasi dan keuangan yang terkait dengan perusahaan.

Bagian ini biasanya mencakup posisi CMT, akuntansi, dan kasir. Berikut adalah beberapa tanggung jawab ADM dan pergudangan secara lebih rinci:

  1. Mengelola semua masalah yang berkaitan dengan outsourcing
  2. Lakukan pengumpulan informasi dan akuntansi untuk semua transaksi yang sedang berlangsung
  3. Sedangkan tugas kasir adalah membuat laporan pengeluaran dan pemasukan kas harian perusahaan,

Divisi Regional

Divisi regional ini bertanggung jawab untuk mengelola aset perusahaan. Selain itu, ia menjalankan bisnis perusahaan sesuai dengan arahan perusahaan.

Divisi regional ini juga bertanggung jawab untuk merundingkan tujuan kerjasama dengan direksi. Tugas divisi wilayah selanjutnya adalah mampu melaksanakan prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan perusahaan.

Salah satu tanggung jawab divisi regional adalah beroperasi sebagai badan usaha yang memberikan keuntungan bagi investor dan meningkatkan aset perusahaan.

FAQ

Berikut telah kami rangkum pertanyaan yang sering ditanyakan:

Struktur organisasi perusahaan apa saja?

Jawab:

  1. Struktur Organisasi Fungsional (Functional Structure Organization)
  2. Struktur Organisasi Divisional (Divisional Structure Organization)
  3. Struktur Organisasi Lini
  4. Struktur Organisasi Lini dan Staff
  5. Struktur Organisasi Matriks (Matrix Structure Organization)

Apa yang dimaksud dengan struktur organisasi perusahaan?

Jawab:

Secara garis besar, struktur bagan organisasi perusahaan merupakan suatu susunan yang berisi pembagian peran dan tugas setiap orang berdasarkan jabatan yang diembannya di perusahaan tersebut.

Apakah setiap perusahaan memiliki struktur organisasi yang sama?

Jawab:

Namun demikian, tidak semua perusahaan menggunakan struktur organisasi yang sama. Beda perusahaan, beda pula strukturnya.

Struktur yang paling umum digunakan biasanya adalah fungsional, di mana CEO memegang kendali semua bidang.

Apa yang terjadi jika struktur organisasi yang dirancang tidak tepat?

Jika struktur organisasi yang dirancang tidak tepat maka kinerja organisasi tersebut tidak maksimal dampaknya yaitu tujuan organisasi tersebut akan sulit dicapai.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai struktur bagan organisasi perusahaan yang bisa kamu coba terapkan pada perusahaan yang sedang kamu kelola.

Karena dengan adanya stuktur bagan organisasi perusahaan ini, kamu bisa menjalankan perusahaan dengan baik.

Selain itu, komponen utama dalam sebuah perusahaan adalah dengan adanya seseorang yang busa menjalankan tugasnya dengan baik.

Agar perusahaan yang sedang dikelola pun bisa lebih mudah untuk berkembang menjadi lebih baik lagi.

Demikianlah artikel mengenai Struktur Bagan Organisasi Perusahaan dan jangan lupa untuk terus kunjungi website Infokekinian.

Karena kami juga memiliki banyak informasi dan rekomendasi lain yang tentunya akan bermanfaat dan membantu sobat kekinian.

/* */