Contoh Teks Eksplanasi Lengkap Dengan Penjelasan Strukturnya

Contoh teks eksplanasi – Dalam pelajaran Bahasa Indonesia terdapat berbagai macam jenis teks yang fungsinya adalah untuk membedakan teks satu dengan yang lainnya sehingga pengguna Bahasa Indonesia bisa membuat teks jenis tertentu sesuai dengan struktur dan juga aturannya. Seperti teks cerita narasi misalnya yang merupakan teks cerita atau karangan yang menjelaskan sebuah kejadian berdasarkan urutan waktu tertentu. Pada sebuah teks narasi peristiwa yang dijelaskan bisa merupakan peristiwa yang nyata maupun hanya sebuah hasil imajinasi alias fiksi. Sedangkan teks yang fungsinya untuk menceritakan sebuah fakta, dan bukan merupakan sebuah hasil imajinasi, salah satunya disebut sebagai teks eksplanasi.

 

Apa itu teks eksplanasi?

Kata eksplanasi diambil dari bahasa Inggris explanation yang berarti penjelasan. Maka dari itu teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan mengenai proses mengenai terjadinya sebuah peristiwa maupun fenomena yang berkaitan dengan berbagai macam aspek dalam kehidupan masyarakat misalnya aspek alam, sosial, ilmiah, dan juga aspek budaya. Contoh teks eksplanasi yang benar adalah teks yang bisa menjawab dua pertanyaan dengan baik yaitu “mengapa” dan “bagaimana”. Hal ini karena dalam sebuah fenomena atau peristiwa yang terjadi ada hubungan sebab akibat yang kemudian dijabarkan dan dijelaskan melalui kalimat-kalimat yang bisa menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi.

 

Ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi

Tidak hanya memiliki unsur penjelasan sebab akibat, teks eksplanasi singkat juga memiliki ciri dan struktur yang lebih khas yang membedakannya dari teks non-fiksi lainnya. Ciri-ciri yang ada pada jenis teks ini adalah:

  1. Hanya memuat informasi yang sesuai dengan fakta dan terjadinya secara nyata
  2. Fakta yang disampaikan pada teks eksplanasi sifatnya berhubungan dengan ilmu pengetahuan atau sains
  3. Menggunakan sequence markers seperti pertama, kedua, ketiga, atau pertama, berikutnya, lalu, dan sebagainya.

 

Selain memiliki ciri-ciri di atas, contoh teks eksplanasi yang akan ditunjukan berikut ini juga memiliki struktur yang khusus. Struktur teks eksplanasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian pertama dimulai dengan pernyataan umum yang berisi mengenai penjelasan mengenai terjadinya sebuah peristiwa atau fenomena. Kemudian yang kedua adalah hubungan sebab akibatnya, yang menjelaskan mengenai mengapa dan bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi  disusun dari awal terjadinya peristiwa hingga akhir. Dan ditutup dengan bagian akhir yaitu interpretasi yang bisa berisi mengenai intisari atau kesimpulan namun tidak menjadi keharusan. Berikut adalah beberapa contoh teks eksplanasi singkat yang bisa jadi referensi Anda.

 

Contoh teks eksplanasi fenomena alam gempa bumi

Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi mengenai terjadinya sebuah fenomena alam yang umum terjadi di Indonesia yaitu gempa bumi. Pada bagian pembuka dijelaskan mengenai pengertian dari gempa bumi, kemudian pertanyaan mengapa bisa terjadi gempa bumi dan bagaimana proses terjadinya dijelaskan pada bagian kedua yaitu pada bagian sebab akibat. Pada bagian penutup penulis menyimpulkan bahwa gempa bumi hanya terjadi di wilayah tertentu yang disebut dengan lingkaran api. Berikut adalah contoh teks eksplanasi tentang fenomena alam gempa bumi selengkapnya.

Gempa Bumi

Gempa Bumi

 

Pernyataan umum

Gempa bumi adalah sebuah fenomena alam ketika terjadinya guncangan yang disebabkan oleh pergerakan lapisan batu bumi yang ada di bawah permukaan. Pergerakan lapisan batu bumi menyebabkan getaran dan getaran ini lah yang dirasakan oleh manusia di atas permukaan bumi dan disebut sebagai gempa bumi. Gempa bumi umumnya hanya terjadi di wilayah-wilayah tertentu misalnya di daerah yang memiliki gunung berapi yang masih aktif, atau daerah yang berdekatan dengan lautan yang luas.

 

Hubungan sebab akibat

Menurut penyebab terjadinya, ada dua jenis gempa bumi yang terjadi di bumi yaitu gempa vulkanik dan juga gempa tektonik. Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh letusan gunung berapi, sedangkan gempa tektonik adalah gempa yang terjadi karena adanya pergeseran lempengan kerak bumi yang ada di bawah permukaan bumi kemudian menimbulkan getaran yang bisa terasa hingga ke permukaan bumi. Bumi terbentuk dari beberapa lapisan yang mengalami pergerakan dengan kecepatan yang sangat lambat. Karena terus bergerak, maka sesekali antar lapisan akan mengalami benturan dan menyebabkan gempa bumi tektonik.

Getaran pergerakan lapisan bumi menimbulkan gelombang getaran ke segala arah. Gempa bumi yang dirasakan oleh penghuni permukaan bumi memiliki kekuatan yang diukur dengan satuan Skala Richter. Tingkat kerusakan yang bisa disebabkan oleh gempa bumi dipengaruhi oleh faktor berapa kekuatan SR-nya, tingkat kedalaman penyebab  gempa buminya, durasi waktu lamanya gempa bumi, dan juga kondisi lingkungan sosial di sekitar pusat gempa bumi. Misalnya jika di sekitar pusat gempa merupakan kawasan padat penduduk maka resiko tingkat kerusakannya tentu akan lebih tinggi.

 

Interpretasi

Belum ada teknologi yang bisa mendeteksi kapan akan terjadi gempa dan di mana, oleh karena itu gempa bisa terjadi di waktu kapan saja dan sulit untuk dideteksi terutama untuk gempa tektonik. Gempa bumi hanya terjadi di area-area tertentu misalnya pada perbatasan plat Pacific karena sebagian besar area yang berada di atas plat tersebut dikelilingi oleh gunung-gunung berapi. Area yang berada di atas plat Pacific ini disebut dengan lingkaran api dan memiliki resiko gempa bumi yang lebih besar dibandingkan wilayah yang lain.

Contoh teks eksplanasi tentang peristiwa alam gunung meletus

Contoh teks eksplanasi berikut ini adalah penjelasan mengenai proses meletusnya gunung berapi dan juga dampak-dampak yang bisa terjadi akibat dari letusan gunung berapi. Indonesia termasuk berada di wilayah Lingkaran Api Lautan Pacific di mana di sepanjang lingkaran tersebut terdapat gunung-gunung api paling aktif di dunia, jadi wajar jika Indonesia adalah negara dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Pada contoh teks eksplanasi tentang bencana alam di bawah ini pembaca bisa mendapatkan informasi dan fakta mengenai proses terjadinya gunung meletus secara ilmiah, diceritakan mulai dari awal terjadinya meletus hingga dampak letusan gunung berapi yang bisa menjadi hal negatif dan juga positif.

Gunung Meletus

Gunung Meletus

 

Pernyataan umum

Indonesia memiliki cukup banyak jumlah gunung berapi yang masih aktif jika dibandingkan dengan negara lainnya di dunia. Beberapa nama gunung berapi di Indonesia yang sampai sekarang masih aktif adalah Gunung Anak Krakatau, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, Gunung Merapi, dan masih banyak lagi gunung berapi lainnya baik yang baru-baru saja meletus maupun yang sudah lama tidak meletus namun masih aktif.

Setiap gunung berapi memiliki endapan magma di dalam perutnya, kemudian letusan bisa terjadi ketika adanya gas dari dalam perut bumi yang mendorong endapan magma tersebut keluar melalui kawah di puncak gunung. Aktifnya gunung berapi bisa berupa letusan dengan semburan magma yang tinggi, ada juga yang hanya meluncurkan lelehan magma tanpa disertai dengan adanya letusan. Gunung berapi meletus adalah salah satu bencana alam berbahaya yang beresiko tinggi di Indonesia.

 

Penjelasan sebab akibat

Berbeda dengan gempa bumi, letusan gunung berapi bisa diprediksi meski tingkat akurasinya tentu tidak 100%, namun cukup untuk menjalankan prosedur keamanan agar dampak negatif yang ditimbulkan bisa diminimalisirkan. Salah satu tanda yang bisa diperhatikan untuk mengenali gunung yang akan meletus adalah terdapat aktivitas vulkanik seperti misalnya terjadi perubahan suhu dan juga tekanan yang meningkat secara signifikan pada batas lempeng bumi. Akibat adanya peningkatan suhu dan tekanan, material batuan di sekeliling lempeng tersebut meleleh yang kemudian disebut dengan lava pijar atau magma.

Pembentukan magma di dalam perut gunung berada pada kedalaman sekitar 60 hingga 120 km dari bawah permukaan bumi. Magma yang terbentuk kemudian bercampur dengan gas bumi yang makin lama makin naik melalui jalur di dalam perut gunung. Tekanan udara, magma, dan gas yang makin naik terhalang oleh kawah gunung yang tertutup dengan berbagai material seperti batu dan sebagainya, oleh karena itu terjadilah letusan yang menyebabkan kawah terbuka dan material magma dari dalam bumi keluar melalui lubang kawah tersebut.

Letusan gunung berapi yang mengeluarkan berbagai macam material ke atas permukaan bumi menyebabkan dampak negatif dan juga dampak positif. Dampak negatif yang terjadi adalah biasanya setelah meletus maka akan terjadi hujan abu karena magma membakar segala macam objek dan material yang ada di jalannya kemudian hujan abu tersebut menyebar ke segala arah dan bisa menyebabkan gangguan pada kehidupan manusia termasuk berdampak pada kesehatan. Guguran material berupa batu-batu besar dan pasir juga berbahaya bagi makhluk hidup yang tinggal di sekitar gunung. Gunung meletus juga mengeluarkan gas beracun, awan panas, serta guguran piroklastik yang berbahaya bagi kehidupan manusia. Sedangkan dampak positifnya, letusan gunung berapi menghasilkan berton-ton material seperti pasir, batu, dan mineral lainnya yang bisa bermanfaat ekonomi bagi kehidupan manusia.

 

Interpretasi

Gunung berapi adalah salah satu bencana alam yang paling mengerikan bagi kehidupan manusia. Beberapa letusan gunung berapi terbesar yang pernah dialami oleh peradaban manusia menyebabkan ribuan korban jiwa berjatuhan, bahkan membuat sinar matahari tidak bisa menembus sampai ke permukaan bumi karena terbentuk awan yang menutupi dan hujan abu yang begitu lebat. Dahsyatnya letusan gunung berapi bahkan bisa mengubah bentuk permukaan bumi seperti memecah pulau dan menciptakan danau.

Contoh teks eksplanasi tentang fenomena sosial masyarakat

Contoh teks eksplanasi berikutnya adalah mengenai fenomena sosial yang terjadi di masyarakat bahkan menjadi perhatian dunia, yaitu mengenai dampak dari pengolahan sampah yang kurang tepat. Struktur teks eksplanasi yang digunakan dimulai dari memberikan pengertian mengenai apa itu sampah, dan juga jenis sampah yang biasa dihasilkan oleh manusia hingga tingkat rumah tangga. Kemudian dilanjutkan dengan akibat yang bisa ditimbulkan akibat penimbunan sampah yang tidak diolah dengan benar.  Teks eksplanasi sosial  ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi mengenai jenis sampah mana yang bisa diuraikan dan mana yang sulit untuk diuraikan sehingga menimbulkan masalah tumpukan sampah yang berkepanjangan.

Sampah

Sampah

 

Pernyataan umum

Sampah adalah benda yang sudah tidak dimanfaatkan lagi penggunaannya dan biasanya dibuang di tempat sampah untuk dikumpulkan dalam satu tempat kemudian diolah sesuai dengan kebutuhannya. Jenis sampah yang ada saat ini dibagi menjadi dua yaitu sampah organik dan juga sampah non-organik. Sampah organik adalah sampah yang masih bisa diuraikan dengan mudah di alam bebas dengan memanfaatkan bakteri yang mendapatkan makanannya dari zat-zat organik sampah. Yang termasuk sampah organik misalnya adalah sisa makanan, daun kering, kotoran hewan, dan sebagainya. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa diuraikan secara organik seperti misalnya sampah plastik, sampah bahan kimia, sampah metal dan logam, dan sebagainya.

Sampah organik masih bisa memiliki manfaat bagi lingkungan misalnya dibuat menjadi pupuk kompos yang bisa berguna untuk nutrisi tanaman atau membuat tanah yang gersang kembali gembur. Sedangkan sampah anorganik membutuhkan proses yang lebih kompleks agar bisa diuraikan, atau biasanya jadi bahan daur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.

 

Penjelasan sebab akibat

Sampah merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Selama manusia menggunakan barang untuk hidup maka akan selalu ada sampah. Masalah sampah bisa terjadi akibat pengelolaan pembuangan sampah yang kurang efektif dan efisien. Hal tersebut kemudian menyebabkan berbagai macam masalah sosial seperti misalnya menimbulkan bencana banjir, tanah longsor, termasuk menimbulkan masalah kesehatan karena sampah yang tidak dikelola bisa menjadi sumber penyakit yang membahayakan hidup manusia. Sampah yang menumpuk akan membuat kualitas air jadi menurun, menimbulkan bau yang tidak sedap, hingga menjadi sarang nyamuk yang meningkatkan resiko penularan penyakit DBD dan juga malaria.

Sampah yang menyebabkan banjir adalah karena timbunan sampah di sungai membuat kedalaman sungai menjadi dangkal sehingga daya tampung airnya jadi menurun, ia juga bisa menutup pintu-pintu air sehingga aliran air jadi terhambat dan luber ke daerah di sekelilingnya. Luapan air sungai menimbulkan kerugian dalam kehidupan masyarakat baik secara material maupun non material.

 

Interpretasi

Kebiasaan membuang sampah sembarangan hanya akan menambah dampak negatif bagi isu sosial yang selalu membuat kabar buruk ini. Untuk membuat perubahan, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan di sekitar  caranya adalah dengan memperlakukan sampah dengan cara yang benar dan berkepanjangan. Bisa dimulai dari hal-hal yang kecil misalnya membuat sampah di tempatnya, mengolah sampah organik menjadi kompos, mendaur ulang sampah non-organik semaksimal mungkin agar tidak menambah limbah berbahaya di alam.

Contoh teks eksplanasi yang singkat mengenai terjadinya pelangi

Pada contoh teks eksplanasi kali ini dijelaskan mengenai proses terjadinya pelangi dan juga akibat dari proses alam yang terjadi saat pembentukan pelangi. Penjelasan yang diberikan adalah penjelasan yang sifatnya ilmiah dan berdasarkan dengan kondisi yang terjadi sebenarnya. Ada yang unik pada struktur teks eksplanasi yang dicontohkan di bawah yaitu tidak ditutup dengan menggunakan interpretasi seperti pada contoh-contoh teks di atas. Pada teks ini hanya dibagi menjadi dua bagian yaitu pada pernyataan umum mengenai pengertian apa itu pelangi, dilanjutkan ke bagian kedua yaitu proses terjadinya pelangi untuk menjawab mengapa pelangi bisa terbentuk dan bagaimana proses pembentukannya.

Pelangi

Pelangi

 

Pernyataan umum

Pelangi adalah fenomena langit yang merupakan suatu peristiwa optik berwujud cahaya dengan bermacam-macam warna yang berparalel satu sama lain. Tidak hanya di langit, kadang warna pelangi juga muncul pada objek tertentu yang terkena cahaya pada sudut tertentu, misalnya pada objek prisma, pada air yang memancur, atau pada air terjun. Fenomena terjadinya pelangi merupakan proses alam yang cukup kompleks sehingga menghasilkan tampilan warna-warna yang terlihat indah sehingga pelangi juga kerap dihubungkan dengan sesuatu yang bertema keindahan.

 

Penjelasan sebab akibat

Ada 4 faktor yang memengaruhi terjadinya pembentukan pelangi, yaitu sinar matahari, tetesan air, pembelokan cahaya, kemudian penguraian warna. Proses pertama terjadi ketika ada sinar matahari yang melewati tetesan air di mana pada tetesan air ini terjadi pembelokkan cahaya dan juga pembiasan cahaya yang menyebabkan warna putih air dibiaskan menjadi warna-warna pelangi yang Anda kenal saat ini. Warna-warna yang terbiaskan kemudian akan dibelokkan dengan sudut yang berbeda sehingga warna yang dihasilkan akan tersusun secara paralel atau saling bertumpuk sehingga setiap warna pelangi bisa dilihat dengan jelas satu per satu.

Warna yang dihasilkan oleh pembiasan dan pembelokkan cahaya ada 7 jumlahnya. Warna ungu adalah warna yang pertama kali dibelokkan, sedangkan warna merah adalah yang paling akhir dibelokkan. Di antaranya, meski sekilas tidak bisa dilihat dengan jelas namun ada warna kuning, jingga, hijau, biru, dan juga warna nilai. Fenomena munculnya pelangi di langit biasanya muncul ketika ada hujan rintik yang turun disertai dengan matahari yang masih bersinar dengan terik. Faktor lain yang tidak kalah pentingnya agar kita bisa melihat pelangi adalah sudut keberadaan manusia yang melihatnya harus membelakangi matahari. Oleh karena itu ketika bermain dengan prisma, warna pelangi hanya bisa dilihat ketika prisma kita posisikan pada sudut tertentu saja.

Contoh teks eksplanasi alam mengenai bencana tanah longsor

Membicarakan mengenai bencana alam yang umum terjadi di Indonesia memang tidak ada habisnya. Dengan curah hujan yang tinggi karena merupakan negara tropis, tidak heran jika Indonesia memiliki tingkat resiko bencana alam yang cukup besar. Saat musim hujan, selain banjir bencana alam  yang umum terjadi terutama di wilayah pedesaan yang dikelilingi oleh bukit, gunung, serta jalan yang belum diaspal adalah bencana tanah longsor. Pada contoh teks eksplanasi berikut ini dibahas mengenai apa itu bencana alam tanah longsor, mengapa bisa terjadi dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. Contoh teks eksplanasi kausalitas berikut menjelaskan hubungan antara penyebab terjadinya tanah longsor dengan akibat yang ditimbulkannya.

Tanah Longsor

Tanah Longsor

Pernyataan umum

Tanah longsor merupakan sebuah peristiwa bencana alam yang terjadi karena adanya pergerakan tanah atau pergerakan massa batuan, sering juga disebut sebagai fenomena amblasnya tanah atau bebatuan dari ketinggian tertentu. Tanah yang longsor memiliki kekuatan yang bisa merusak oleh karena itu fenomena ini termasuk dalam kategori bencana alam. Tanah longsor di Indonesia kerap terjadi ketika sedang musim hujan atau ketika terjadi gempa bumi terutama di pedesaan-pedesaan yang daerah sekitarnya masih banyak bukit dan tebing-tebing batu yang runtuh ketika ada pergerakan tanah.

 

Penjelasan sebab akibat

Secara umum penyebab tanah longsor dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor pemicu dan faktor pendorong. Faktor pemicu adalah penyebab material tanah atau batu bergerak sedangkan faktor pendorong adalah faktor yang menyebabkan kondisi material. Secara khusus, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya tanah longsor di suatu daerah. Misalnya apabila daerah tersebut tanahnya gersang tidak ditumbuhi pepohonan maka ketika terjadi pergerakan tanah, tidak ada yang bisa menahan tanah untuk bergerak sehingga terjadi longsor. Akar-akar tanaman pada pepohonan dan tumbuhan memiliki peran penting sebagai penahan tanah agar tidak mudah erosi dan longsor ke bawah.

Tanah yang gundul ketika terkena hujan maka butiran-butiran hujan yang jatuh ke tanah nantinya akan mengalami penguapan. Setelah air di dalam tanah menguap, bekas air di dalam tanah tersebut menimbulkan rongga-rongga pada permukaan tanah. Pada musim hujan selanjutnya air kemudian bisa masuk ke dalam tanah melalui rongga-rongga dan menimbulkan gerakan lateral yang menjadi pemicu tanah longsor ke bawah karena tertarik oleh gravitasi.

Tanah longsor merupakan bencana alam yang bisa menyebabkan kerugian pada kehidupan manusia. Manusia yang tinggal di daerah rawan longsor beresiko bisa kehilangan tempat tinggalnya, nyawanya pun bisa terancam karena tanah yang longsor memiliki pergerakan yang cepat dan bisa langsung menimbun apapun dan siapapun yang ada di bawahnya.

 

Interpretasi

Tanah longsor adalah bencana yang beresiko menimbulkan kerugian yang besar tapi sebenarnya bisa dicegah dan bisa ditanggulangi. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor  bisa mencari tempat tinggal yang lebih aman. Jika tidak memungkinkan maka sebaiknya tanami lahan yang kosong dengan pepohonan agar akarnya bisa jadi penahan tanah. Waspada ketika musim hujan dan segera mengungsi jika dirasa kondisi tanah yang tinggi sudah tidak aman.

Contoh teks eksplanasi tentang fenomena sosial pengangguran

Contoh teks eksplanasi berikutnya membahas mengenai fenomena sosial di Indonesia yaitu pengangguran. Dalam teks dijelaskan bahwa setiap tahunnya, meski kepresidenan terus berganti, soal pengangguran selalu jadi topik yang dibahas tidak ada habisnya. Kemudian teks mencoba untuk menjelaskan mengapa pengangguran bisa terjadi dan bagaimana jumlah pengangguran di Indonesia yang tinggi berpengaruh terhadap perekonomian negeri. Berikut adalah contohnya jenis teks eksplanasi yang singkat namun bisa memenuhi syarat struktur dari teks eksplanasi yang benar.

Pengangguran

Pengangguran

 

Pernyataan umum

Isu pengangguran adalah isu nasional yang sudah dicoba untuk diperbaiki oleh para pemimpin negara Indonesia yang sekarang maupun yang sudah-sudah namun angkanya tetap tinggi dari tahun ke tahun. Berbagai macam program sudah dicanangkan pemerintah untuk menekan angka pengangguran mulai dari membuka lapangan kerja padat karya sebanyak-banyaknya, mengadakan pelatihan untuk masyarakat umur produktif demi meningkatkan kualitas SDM sehingga bisa terserap oleh perusahaan, hingga mensosialisasikan program-program wirausaha ke daerah-daerah dengan harapan masyarakat bisa memiliki ide dan usaha yang kreatif untuk membuat lapangan pekerjaannya sendiri. Tapi nyatanya, pengangguran di Indonesia masih tetap tinggi.

 

Penjelasan sebab akibat

Hal-hal yang menyebabkan angka pengangguran di Indonesia tinggi adalah yang pertama adanya persaingan global yang makin meningkat di mana tenaga kerja asing profesional banyak yang masuk ke Indonesia dan SDM di Indonesia kalah bersaing dengan mereka yang memiliki berbagai macam keahlian khusus. Kemudian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kurang seimbang dengan jumlah pencari kerja setiap tahun, kualitas dan kualifikasi SDM Indonesia masih belum merata, serta banyaknya perusahaan yang melakukan PHK, dan sebagainya.

Dampak tingginya pengangguran adalah meningkatnya angka kriminalitas dan juga meningkatkan kemiskinan, menurunkan daya beli masyarakat, hingga menyebabkan menurunnya tingkat kesehatan. Tingginya angka pengangguran juga akan membebani ekonomi negara karena jaminan-jaminan sosial yang diberikan kepada masyarakat berdaya beli rendah tidak diimbangi dengan produktivitas SDM yang mendatangkan penghasilan negara.

 

Interpretasi

Masalah pengangguran tidak akan bisa diatasi jika tidak diputus mata rantainya. Yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran misalnya dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan mensosialisasikan kewirausahaan sejak usia muda, membatasi masuknya tenaga kerja asing dengan persyaratan yang lebih ketat, mendorong industri untuk menyerap lebih banyak tenaga  kerja, dan juga mendukung industri kreatif agar makin berkembang sehingga lebih banyak orang tertarik untuk membuka usahanya sendiri.

 

/* */