Struktur dari Membran Sel: Pengertian dan Fungsinya


InfoKekinian.com – Sobat Kekinian, yuk simak artikel ini hingga selesai untuk mengetahui informasi struktur dari membran sel lebih lengkap dan jelas.

Jika lapisan terluar pada tubuh adalah kulit, maka jika pada sel adalah membran sel. Meskipun sama sama bagian pada luar, tapi masih jarang yang mengetahui tentang fungsi dan juga kegunaannya.

Apa itu Membran Sel
Salah satu komponen sel yang memiliki fungsi penting adalah membran sel. Kinerja tubuh terhubung ke banyak fungsi membran sel.

Apa itu Membran Sel?

Sebuah sel dikelilingi oleh struktur membran tipis yang disebut membran sel atau membran plasma, yang keberadaan sel akan dibatasi oleh membran.

Selain itu, ini akan menjaga perbedaan penting antara lingkungan dan isi sel. Membran sel, bagaimanapun, berfungsi lebih dari sekedar penghalang pasif.

Tapi juga sebagai filter yang mempunyai kemampuan dalam memilih bahan yang melintas sambil mempertahankan tingkat ion yang berbeda antara bagian luar dan bagian dalam sel.

Dimana bahan yang dibutuhkan sel bisa masuk, sedangkan bahan yang sudah termasuk ke dalam limbah sel bisa keluar melintasi sel.

Struktur Membran Sel

Struktur Membran Sel
Beberapa komponen struktur membran sel antara lain sebagai berikut:

1. Protein Membran

Advertisements

Lapisan fosfolipid mengandung dua jenis protein yang berbeda, yaitu protein perifer dan protein integral, yang tenggelam dan menembus lapisan.

Protein perifer berfungsi sebagai tempat pengikatan hormon atau enzim, sedangkan protein integral berpartisipasi dalam transit zat masuk dan keluar sel.

2. Glikoprotein dan Glikolipid

Tidak seperti glikoprotein, yang melekat pada protein, glikolipid melekat pada lemak. Setiap organ dan setiap sel memiliki konfigurasi unik dari glikolipid dan glikoprotein, yang berfungsi sebagai penanda sel.

Karena mereka tidak mengenali struktur glikolipid dan glikoprotein sel lain, sistem kekebalan bereaksi terhadap sel asing segera setelah mereka memasuki tubuh.

3. Kolesterol

Tujuan dari kolesterol, yang ditemukan di dekat kepala fosfolipid, adalah untuk menjaga fosfolipid stabil dalam segala keadaan ketika mereka terkena panas.

Pengangkutan kolesterol kemudian dapat dihambat untuk mencegah fosfolipid menjadi terlalu cair.

Dan fosfolipid juga dapat mencegah interaksi antara lemak pada suhu rendah untuk mencegah pembekuan membran lipid.

4. Sitoskeleton

Fungsi sitoskeleton sel, yang terdiri dari dua jenis mikrotubulus dan mikrofilamen yang berbeda, adalah untuk mempertahankan posisi dan bentuk organel sel.

Hanya sitoskeleton yang terkait dengan bagian dasar protein integral yang merupakan komponen langsung dari membran sel.

Sitoskeleton mempertahankan bentuk sel sehingga tidak berubah secara signifikan dengan menempel pada protein integral di berbagai tempat.

Fungsi Membran Sel

Fungsi Membran Sel
Pada makhluk hidup, membran sel memainkan peran penting. Berikut adalah beberapa fungsi dari membran sel:

1. Melindungi Sel

Fungsi membran sel adalah untuk melindungi sel, yang tentunya peran membran sel yang paling penting adalah yang satu ini.

Keutuhan bagian dalam sel akan dijaga oleh membran sel. Caranya adalah membiarkan bahan kimia tertentu masuk ke dalam sel.

Senyawa lain juga akan ditahan agar tidak bocor. Membran sel akan bertindak sebagai penghalang dalam situasi ini.

Membran sel juga akan menyimpan setiap komponen sel yang masuk. Demikian juga, singkirkan senyawa berbahaya lainnya.

2. Menyelubungi Sel

Tugas membran sel berikutnya adalah untuk membungkus sel, yang mana membran sel ini adalah membran kontinu yang tidak terputus.

Sebuah ruang yang dikenal sebagai kompartemen akan memiliki batas dan tertutup oleh membran sel. Membran sel akan sepenuhnya menutupi bagian dalam sel.

Selain itu, nukleus dan ruang sitoplasma dibatasi oleh membran sel. Membran sel bertindak sebagai penghalang yang kuat juga.

Beberapa zat terlarut dapat melewati membran sel sementara yang lain terhalang oleh keberadaannya.

3. Interaksi Antar Sel

Interaksi antara satu sel dengan sel lainnya dikendalikan oleh membran sel. Ini terjadi pada makhluk multiseluler. Secara umum, organ tubuh terdiri dari berbagai sel unik.

Agar sel-sel ini dapat menjalankan peran mereka secara keseluruhan, mereka harus bekerja sama.

Sehingga membran sel ini akan mempersilahkan para sel untuk mengenal satu sama lain. Yang kemudian mereka akan berbagi informasi dan substraksi setelahnya.

Hal ini tentunya terjadi dengan tidak memandang apakah sel tersebut sudah dipakai pada tempat tertentu seperti sebuah jaringan.

4. Mengatur Pertumbuhan Sel

Peran membran sel sebagai pengontrol proliferasi sel adalah fungsi berikutnya. Dengan menjaga keseimbangan antara eksositosis dan endositosis, kontrol ini tercapai.

Lipid dan protein dikeluarkan dari membran sel selama endositosis. Ketika zat diinternalisasi, maka hal ini akan terjadi.

Vesikel yang membawa protein dan lipid akan berkumpul selama eksositosis dan membran sel menyebabkan hal itu terjadi dengan memperbesar sel.

5. Transfer Informasi

Informasi juga ditransfer dari satu sel ke sel lain melalui membran sel yang memiliki reseptor.

Reseptor adalah sesuatu yang dapat mengikat molekul tertentu dengan bentuk yang tepat. dicampur seperti biasa dengan pengurangan yang tepat.

Namun, membran dari berbagai jenis sel memiliki membran dengan berbagai reseptor.

Hal ini menyebabkan interaksi beberapa reseptor dengan berbagai ligan. Molekul atau ion adalah ligan, yang mana ligan dapat bersatu dengan reseptor membran.

6. Sebagai Perantara Zat

Sebagai Perantara Zat
Membran sel akan berperan sebagai saluran bagi zat terlarut yang ingin keluar. Karena itu, membran sel berfungsi sebagai perantara.

Kapasitas membran plasma untuk memungkinkan masuk atau keluarnya zat tertentu dari sel.

Namun, ini akan membatasi lewatnya beberapa bahan kimia, suatu sifat yang dikenal sebagai permeabilitas selektif. Ketika membran terbuka untuk zat itu, kita katakan itu permeabel.

7. Pembawa Reseptor

Peran membran sel sebagai pengangkut reseptor adalah fungsi selanjutnya. Reseptor, yang terdiri dari titik perlekatan untuk beberapa bahan kimia yang telah berinteraksi dengan sel, akan ada pada membran plasma.

Setiap reseptor telah dirancang untuk mengikat bahan kimia tertentu. Misalnya, reseptor permukaan membran yang memodifikasi interior, mirip dengan enzim jalur metabolisme.

Proses metabolisme ini sangat penting untuk menghasilkan senyawa unik dan memasok energi ke sel. Itu juga dapat mendegradasi racun atau limbah seluler yang harus dihilangkan.

8. Transportasi Lintas Membran Sel

Proses pembuangan limbah dan konsumsi nutrisi adalah salah satu aspek yang paling penting dan berkelanjutan dari kehidupan sel yang harus dilakukan oleh membran sel.

Misalnya, beberapa senyawa harus masuk ke dalam sel. Ini dilakukan untuk membantu menjaga sel-sel ini tetap hidup.

Namun, hasil sebaliknya juga dimungkinkan. Bahan limbah yang dihasilkan oleh metabolisme sel perlu dihilangkan dari sel.

Itu harus dapat meninggalkan tubuh melalui ekskresi. Ada dua cara untuk mentransfer zat: secara aktif atau pasif.

9. Penyediaan Enzim

Penyediaan Enzim
Adenilsiklase adalah nama sistem enzim yang berada di dalam membran. Sel darah merah adalah satu-satunya jaringan mamalia yang tidak mengandung adenilsiklase.

Adenilsiklase diaktifkan, yang menyebabkan ATP diubah menjadi adenosin monofosfat siklik, atau cAMP, yang sudah ada di dalam sel.

Akibatnya, respon fisiologis sel akan dipengaruhi oleh kenaikan kadar cAMP. Sebuah sistem enzim yang mengaktifkan adalah salah satu ilustrasi.

Permeabilitas membran terhadap bahan kimia tertentu juga akan berubah. Sintesis atau sekresi hormon juga akan berlangsung. demikian pula, produksi protein.

10. Memberi Sinyal

Membran sel memainkan fungsi yang signifikan baik dalam komunikasi sel dan sinyal. Beberapa protein tertanam dapat ditemukan di membran.

Agar dapat mengikat molekul yang ditemukan di luar sel, selain mengirim pesan ke dalam sel

Jalur transduksi sinyal dimulai ketika bahan kimia menempel pada reseptor membran tertentu. Itu terjadi di sel yang mengirimkan sinyal ke molekul yang tepat.

Sel dapat bertindak sebagai hasil dari rute pensinyalan yang seringkali rumit ini. Molekul pemberi sinyal mengontrol perilaku ini.

Sebagai ilustrasi, pertimbangkan untuk mencegah atau memodifikasi produksi protein tertentu.

11. Tempat Berlangsung Reaksi Kimia

Peran membran sel sebagai tempat terjadinya reaksi kimia adalah fungsi selanjutnya. Sel adalah tempat proses kimia ini berlangsung.

Tubuh membutuhkan banyak proses kimia. Ini karena membran sel adalah tempat berbagai proses kimia.

12. Mencegah Bakteri dan Virus

Fungsi membran sel adalah untuk menjaga elemen sel internal terpisah dari lingkungan eksternal.

Risiko yang berbeda telah ditimbulkan oleh elemen intraseluler dari lingkungan ekstraseluler yang telah terputus dari fungsi membran sel.

Ancaman ini mudah masuk ke dalam tubuh, tetapi tubuh akan memiliki kendali penuh atasnya.

Misalnya, patogen yang bersifat eksternal. atau mikroorganisme berbahaya yang membahayakan tubuh.

Bakteri atau virus dapat menyebarkan penyakit. Namun, membran sel dapat segera menghentikan serangan itu.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan seputar struktur dari membran sel:

Apa Sifat dari Membran Sel?

Membran sel ini bersifat permeabel, semipermeabel atau selektif permeabel, impermeabel.

Apa Fungsi dari Membran Sel?

Fungsi utama dari membran sel ini adalah untuk melindungi sel.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai pengertian dan struktur dari membran sel beserta dengan fungsinya, yang perlu kamu ketahui.

Dan dapat kita simpulkan jika membran sel merupakan membran semipermeabel pada sel yang membungkus serta mengelilingi isi sitoplasma dan juga nukleoplasma.

Membran sel ini juga memisahkan sel dari cairan interstitial yang ada di sekitarnya dan proses pembentukan membran sel ini juga dilakukan dengan bahan dasar yang berupa lipoprotein yang dibentuk dari lemak dan protein.

/* */