Apa Itu Sinar Matahari: Struktur dan Manfaatnya


InfoKekinian.com – Sobat kekinian, tahu gak sih apa itu sinar matahari dan bagaimana struktur dari matahari tersebut? Tak perlu khawatir jika belum tahu, karena kami akan membahasnya pada artikel kali ini.

Panjang sinar matahari berbeda-beda di setiap negara. Dibandingkan negara dengan empat musim, Indonesia yang merupakan negara tropis memiliki jam sinar yang lebih lama.

Apa itu Matahari
Hampir setiap hari sepanjang tahun, ini terjadi. Hewan dan tumbuh-tumbuhan membutuhkan sinar seperti halnya manusia.

Memang, kehidupan bumi bergantung pada sinar. Tanpa itu, hidup akan jauh lebih buruk atau tidak ada sama sekali.

Advertisements

Lalu, apa itu sinar matahari dan apa saja manfaat nya untuk makhluk hidup di bumi ini? Simak artikel ini hingga selesai

Apa itu Matahari?

Tata surya berpusat pada dan bintang yang paling dekat dengan Bumi. Matahari terdiri dari berbagai gas bertekanan tinggi, yang merupakan cara untuk mendapatkan panasnya.

Gas-gas ini datang dalam proporsi hidrogen (76%), helium (22%), oksigen, dan gas lainnya (2%). Dengan diameter 109 kali dari diameter bumi, matahari merupakan planet terbesar di tata surya.

Matahari mempunyai berat hingga 300.000 kali lipat dari berat bumi. Hal ini dikarenakan zat yang menyusun benda tersebut adalah gas, sehingga bentuk benda tersebut sebenarnya merupakan kumpulan gas.

Suhu permukaan, yaitu 6,0000 derajat Celcius, dilepaskan ke luar angkasa dan bergerak hingga menyentuh permukaan bumi. Bagian dalam mencapai suhu 15-20 juta derajat Celcius.

Selain itu, ia melepaskan gelombang elektromagnetik dengan gelombang energi yang cukup besar.

Gelombang tersebut antara lain gelombang mikro, sinar X, sinar infra merah, sinar gamma, sinar ultraviolet, dan gelombang cahaya tampak.

Reaksi fusi yang terjadi di inti merupakan sumber energi matahari. Atom hidrogen bergabung untuk membentuk helium dalam reaksi fusi itu sendiri. Sejumlah besar energi dihasilkan oleh proses tersebut.

Struktur Matahari

Struktur Matahari
Meskipun begitu, bentuk matahari tidak mutlak hanya bulat dan tidak berisi, karena tersusun dari empat lapisan yang akan dijelaskan dibawah ini:

1. Inti Matahari

Advertisements

Inti matahari adalah daerah terdalam yang merupakan sebagai sumber energi matahari, terjadi reaksi fusi. Panasnya mencapai 15.000.000 derajat Celcius.

Setelah menyebar ke lapisan terluar, energi yang dihasilkan dari proses fusi juga akan dilepaskan ke luar angkasa.

2. Fotosfer

Permukaan matahari dikenal sebagai fotosfer. Untuk menawarkan pencahayaan untuk kehidupan sehari-hari, lapisan ini memancarkan cahaya.

Merkuri naik menjadi 16.0000 C dengan etebalannya sekitar 500 kilometer.

3. Kromosfer

Lapisan di atas fotosfer disebut kromosfer. Ini berfungsi sebagai atmosfer. Suhunya sekitar 9.8000 C dan memiliki ketebalan 16.000 kilometer.

Bulan dikelilingi oleh apa yang tampak seperti cincin merah selama gerhana matahari total.

4. Korona

Bagian paling atas dari atmosfer matahari disebut korona. Ia menjadi sepanas 1.000.000.000 C.

Karena ionisasi atom yang disebabkan oleh suhu yang sangat tinggi, ia memiliki penampilan keabu-abuan. Saat gerhana matahari total akan memperlihatkan korona.

Ini karena bulan menghalangi hampir semua cahaya. Warnanya keabu-abuan, dan bentuknya mirip mahkota.

Manfaat Cahaya Matahari Bagi Hewan

Manfaat Cahaya Matahari Bagi Hewan
Berikut adalah beberapa manfaat dari cahaya bagi hewan:

1. Sumber Vitamin D

Sama seperti manusia, hewan juga membutuhkan vitamin D. Sinar membuat konsumsi vitamin ini menjadi sederhana dan bebas biaya.

Hewan sudah menghabiskan cukup sinar matahari di luar ruangan untuk mendapatkan vitamin D yang cukup untuk tubuh mereka.

Akibatnya, proses yang dilakukan oleh tubuh yang bergantung pada kalsium, seperti perkembangan gigi dan tulang yang kuat, dapat terbantu.

2. Menghangatkan Tubuh

Reptil sangat bergantung pada panas matahari untuk tetap hangat karena untuk bertahan hidup adalah tujuannya.

3. Menjaga Keseimbangan Suhu

Hewan-hewan akan menggunakan sinar matahari dalam rutinitas sehari-hari mereka untuk mempertahankan suhu tubuh yang hangat dan konstan.

Berdasarkan bagaimana suhu mempengaruhi lingkungan, hewan dibagi menjadi dua kategori yaitu homoiterm dan poikiloterm.

Hewan dengan darah hangat disebut homoterm, sedangkan hewan dengan darah dingin disebut poikilotherm.

Hewan dari kedua jenis membutuhkan sinar. Tujuannya adalah untuk menciptakan adaptasi, terutama dalam hal pengendalian suhu tubuh.

4. Melancarkan Pencernaan Makanan

Hewan dapat memperoleh manfaat dari sinar dengan pencernaan makanan yang lebih mudah. Ini karena panas yang dikandung sinar.

5. Mempercepat Proses Adaptasi

Untuk hidup, hewan sering berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain dan harus segera menyesuaikan diri.

Mereka dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan mereka dengan bantuan sinar.

6. Menyediakan Makanan

Menyediakan Makanan
Menurut jenis makanannya, hewan dibagi menjadi tiga kelompok. Herbivora (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan daging dan tumbuhan) adalah tiga kategori.

Hewan yang memakan tumbuhan paling membutuhkan energi matahari. Hal ini karena matahari mendorong pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Pertumbuhan tanaman memastikan bahwa herbivora tidak akan kelaparan.

7. Memberikan Oksigen

Salah satu titik awal utama untuk fotosintesis pada tumbuhan adalah sinar matahari. Jika tumbuhan dapat berfotosintesis dengan sinar matahari yang diterimanya.

Akibatnya, kebutuhan oksigen baik manusia maupun hewan akan terpenuhi.

Manfaat Matahari Bagi Manusia

Manusia membutuhkan sinar matahari, terutama untuk kebutuhan tubuhnya. Manusia akan sulit berjalan tanpa sinar matahari.

Manfaat sinar bagi kehidupan manusia, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber online, tercantum di bawah ini:

1. Menjadi Sumber Vitamin D

Tubuh manusia membutuhkan vitamin D. Setiap manusia perlu terpapar sinar matahari selama 10 hingga 20 menit setiap hari, atau antara 4.000 hingga 9.000 IU.

Pembentukan tulang dan gigi serta kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium sangat dibantu oleh vitamin D.

2. Menjadi Sumber Cahaya

Sumber penerangan utama dan bebas biaya bagi kehidupan di bumi adalah sinar matahari. Tanpa menggunakan energi, matahari memungkinkan kita untuk melihat.

Ini memberikan pencahayaan malam hari juga. Rahasianya adalah menggunakan panel surya untuk menyimpan cahaya.

3. Menjadi Sumber Tenaga Listrik

Salah satu sumber listrik tenaga surya adalah sinar matahari. Sebagian masyarakat Indonesia kini beralih menggunakan sumber energi listrik mandiri, khususnya tenaga surya dari panel surya.

4. Menurunkan Berat Badan

Menurunkan Berat Badan
Sinar UV dapat mengubah kolesterol menjadi vitamin D. Tanpa diragukan lagi, kolesterol berbahaya bagi kesehatan. Ini dapat menyebabkan penambahan berat badan dan sejumlah gangguan.

Kita akan mendapatkan berbagai manfaat dari sinar matahari, termasuk penurunan berat badan dan sintesis vitamin D.

5. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Berdasarkan studi energi panas matahari yang dilakukan di Georgetown University Medical Center.

Studi tersebut menemukan bahwa sel T, salah satu sel dengan fungsi signifikan dalam sistem kekebalan manusia, dapat menerima energi dari sinar.

6. Menjadi Sumber Panas

Manusia mengandalkan sinar matahari sebagai sumber panas alami untuk kebutuhan sehari-hari. Misalnya menjemur pakaian, menjemur ikan asin, dan aktivitas lainnya agar tetap hangat.

Manfaat Matahari bagi Tumbuhan

Setiap makhluk hidup di bumi mendapat manfaat dari sinar matahari. Keberadaan manusia, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya bergantung pada sinar matahari.

Manfaat sinar untuk tanaman tercantum di bawah ini:

1. Membantu Proses Fotosintesis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fotosintesis adalah proses dimana mikroorganisme atau tumbuhan berdaun hijau menggunakan energi sinar matahari (sinar matahari buatan) untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi karbohidrat.

Ketika ada karbon dioksida dan sinar matahari, fotosintesis terjadi. Stomata pada tumbuhan yang melakukan fotosintesis dapat mengambil karbon dioksida.

Klorofil akan menyerap cahaya untuk sementara. Akar secara bersamaan akan mengambil air dari bumi dan mengangkutnya ke daun.

Proses fotosintesis sendiri mencoba mengubah karbon dioksida dan air menjadi oksigen dan hidrogen.

Tanaman membutuhkan hidrogen untuk proses pertumbuhan dan perkembangannya. Sementara itu, oksigen dikeluarkan di luar.

2. Membantu Pertanian dan Perkebunan

Membantu Pertanian dan Perkebunan
Sinar matahari memiliki dampak yang signifikan terhadap perkebunan dan pertanian. Hal ini berkaitan dengan bagaimana tumbuhan melakukan proses fotosintesis.

Tanaman akan tumbuh dengan baik ketika mereka menerima cukup sinar matahari. Oleh karena itu, baik manusia maupun hewan akan menggunakan tumbuhan ini.

3. Menambah Nutrisi

Sumber nutrisi terbaik bagi tanaman adalah sinar matahari. Sinar matahari adalah cara mudah untuk memenuhi tuntutan diet ini.

Ini dapat membantu pertumbuhan kecambah dengan meningkatkan kandungan nutrisinya.

Gangguan yang Timbul dari Kurangnya Paparan Sinar

Kurangnya paparan sinar matahari akan menyebabkan beragam penyakit pada manusia. Berikut adalah beberapa gangguan yang telah kami rangkum:

1. Gangguan Depresi

Hormon serotonin dapat melepaskan lebih banyak saat terkena sinar matahari. Hormon ini bertindak sebagai stimulus peningkat suasana hati dan meningkatkan ketenangan dan konsentrasi.

Kadar serotonin bisa turun akibat sinar matahari yang tidak memadai. Depresi berat lebih mungkin terjadi sebagai akibat dari gangguan ini.

2. Insomnia

Jam internal tubuh, yang dikenal sebagai ritme sirkadian, dapat terganggu oleh kurangnya sinar matahari.

Hal ini menyebabkan gangguan tidur pada malam hari. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka akan menyebabkan sulit tidur.

3. Kondisi Jantung

Produksi vitamin D tubuh berfungsi untuk mempertahankan diri dari berbagai penyakit. Kondisi jantung adalah salah satunya. Tubuh akan kesulitan membuat vitamin D tanpa sinar matahari.

Terlepas dari kenyataan bahwa foton ultraviolet (UV) terlibat dalam pengaturan tekanan darah. Oleh karena itu, masalah kardiovaskular lebih mungkin terjadi ketika ada kekurangan vitamin D.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan seputar apa itu sinar matahari:

Sinar Matahari yang Berbahaya Jam Berapa?

Menutu studi mengatakan jika berjemur di atas jam 10.00 pagi dapat memicu paparan sinar UV yang tergolong besar dan berbahaya, karena dapat meningkatkan risiko akan kanker kulit.

Apa Manfaat Sinar Matahari Bagi Kulit?

Manfaat dari sinar pagi bagi kulit adalah sinar UV yang berubah menjadi vitamin D ketika menyentuh kulit.

Vitamin D Alami Jam Berapa?

Secara umum, sinar matahari yang baik untuk kulit dan mengahsilkan vitamin D adalah disaat pagi hari hingga pukul 09.00 dan di sore hari mulai dari pukul 15.00 hingga matahari terbenam dan selama 10-15 menit.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai apa itu sinar mathari yang sudah kami rangkum diatas, lengkap dengan struktur serta manfaat dan juga gangguannya.

Dan bisa kita simpulkan jika sinar matahari adalah gelombang elektromagnetik yang memancarkan energi cahaya nya pada spektrum panjanggseperti gelombang ultraviolet hingga inframerah.

/* */