6 Contoh Karangan Cerita Narasi Singkat Dan Menarik

InfoKekinian.com – Setelah mengenal karangan narasi, kini saatnya kamu mengetahui beberapa contoh karangan cerita narasi singkat yang bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk mengerjakan tugasmu.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika karangan narasi ini merupakan jenis karangan yang biasa dibuat dalam tugas sekolah dan juga bisa digunakan dalam menulis cerita pendek.

Dalam proses pembuatannya, kita mungkin akan mengalami kesulitan dalam membuatnya.

Karena biasanya kita akan membuutuhkan sebuah inspirasi terlebih dahulu dan kosakata yang luas agar dapat menghasilkan tulisan yang baik.

Contoh Karangan Cerita Narasi
Nah, dalam artikel yang akan InfoKekinian.com buat dibawah ini, kami akan memberikan beberapa contoh karangan cerita narasi singkat yang pastinya menarik.

Contoh Karangan Cerita Narasi

Berikut adalah beberapa contoh karangan cerita narasi:

1. Contoh Karangan Narasi Tentang Pendidikan

Bapak Pendidikan Nasional

Dunia pendidikan selalu berterimakasih atas jasa Ki Hajar Dewantara, seorang tokoh pelopor pendidikan selama masa penjajahan Belanda.

Beliau berjuang untuk memastikan rakyat pribumi memperoleh hak pendidikan yang sama dengan priyayi maupun orang-orang Belanda.

Perjuangan beliau inilah yang menyebabkan beliau diakui sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara dilahirkan pada tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta, dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat.

Pada masa mudanya, beliau aktif dalam organisasi sosial politik dan selalu berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan dalam masyarakat dan negara melalui sosialisasi.

Ki Hajar Dewantara mulai aktif dalam bidang pendidikan saat beliau diasingkan di Belanda.

Selama masa pengasingan itu, beliau belajar ilmu pendidikan dan memperoleh gelar Europeesche Akte.

Gelar ini berguna ketika beliau kembali ke Indonesia pada tahun 1919 dan mulai bekerja sebagai guru.

Langkah besar yang dilakukan Ki Hajar Dewantara adalah ketika beliau mendirikan sekolah Perguruan Nasional Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1992.

Meskipun menghadapi banyak halangan dan rintangan dari pemerintah Belanda, beliau tetap berjuang untuk pendidikan dan menciptakan semboyan yang terkenal hingga kini.

“Tut Wuri Handayani” (memberikan dorongan dari belakang), “Ing Madya Mangun Karsa” (menciptakan peluang untuk berprakarsa di tengah), dan “Ing Ngarsa Sungtulada” (memberikan teladan di depan).

Semboyan ini kemudian digunakan sebagai slogan oleh Kementerian Pendidikan Nasional.

2. Contoh Karangan Narasi Tentang Lingkungan

Contoh Karangan Narasi Tentang Lingkungan
Salah satu kriteria penting dalam kesehatan lingkungan adalah masalah air bersih, pengelolaan sampah, dan sanitasi.

Kebutuhan ini meliputi akses air bersih, manajemen sampah yang dikeluarkan oleh masyarakat, dan pembuangan air limbah yang langsung dibuang ke saluran/sungai.

Hal ini menyebabkan saluran/sungai tercemar dan tersumbat oleh sampah.

Pada saat musim hujan, banjir sering terjadi dan menyebabkan berbagai jenis penyakit. Masalah air bersih adalah hal yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup kita.

Hal ini dikarenakan setiap hari kita membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dan keperluan lainnya.

Dengan air yang bersih, kita dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit.

Saat ini, masalah air bersih merupakan hal yang langka di negara kita, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, di mana air bersih menjadi barang yang mahal dan sering dijual.

Ini berbeda dengan beberapa puluh tahun yang lalu, di mana air bersih mudah diperoleh dan selalu tersedia dengan cukup di setiap sudut tanah negara kita, karena pada waktu itu polusi air dan udara belum sebanyak sekarang.

Rasa dan warna air saat ini juga berbeda dari yang dulu karena polusi. Pencemaran lingkungan sebagian besar disebabkan oleh tindakan manusia.

Pencemaran air dan tanah terjadi di perairan seperti sungai, kali, danau, laut, dan sumber air tanah. Sedangkan pencemaran tanah terjadi di darat, baik di kota maupun di desa.

Namun, alam memiliki kemampuan untuk memulihkan kondisi air yang tercemar melalui proses pemurnian atau purifikasi alami melalui pemurnian tanah, pasir, bebatuan, dan mikroorganisme di lingkungan sekitar kita.

Jumlah pencemaran yang sangat masif oleh manusia telah melebihi kemampuan alam untuk memulihkan kondisi seperti semula.

Ini menyebabkan alam kehilangan kemampuannya untuk membersihkan pencemaran yang terjadi.

Sampah dan zat seperti plastik, DDT, deterjen, dan sebagainya yang tidak ramah lingkungan akan semakin memperparah kerusakan alam yang semakin parah setiap hari.

Beberapa faktor yang menyebabkan pencemaran lingkungan di Air dan Tanah di antaranya:

  1. Terjadinya erosi dan curah hujan yang tinggi
  2. Banyaknya sampah yang dibuang oleh manusia dari rumah atau pemukiman penduduk
  3. Penyebaran zat kimia dari berbagai sumber seperti rumah penduduk, pertanian, industri, dan lainnya.

Sampah dan air limbah mengandung berbagai jenis komponen seperti gas terlarut, zat padat terlarut, minyak, dan lemak, serta mikroorganisme.

Mikroorganisme yang terdapat dalam sampah dan air limbah dapat termasuk organisme pengurai dan penyebab penyakit.

Penanganan sampah dan air limbah yang tidak baik seperti: mengalirkan air limbah ke dalam saluran terbuka atau saluran yang rusak karena kurang dipelihara.

Penyumbatan saluran akibat pembuangan sampah dan kotoran akan mempercepat pembiakan mikroorganisme atau kuman penyebab penyakit, serangga, dan mamalia penyebar penyakit seperti lalat dan tikus.

Beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh sanitasi yang buruk dan pembuangan sampah dan air limbah yang buruk diantaranya adalah diare, disentri, demam berdarah, hepatitis A, tiphus, Kolera, cacingan, malaria.

Untuk mencegah pencemaran air dan tanah dan terhindar dari berbagai penyakit, kita harus menjalankan pola hidup yang bersih dan sehat.

Hidup bersih dan sehat bisa diartiken sebagai hidup dilingkungan yang memenuhi standar kebersihan serta kesehatan dalam menjalankan pola ataupun perilaku hidup sehat dan bersih.

Hal ini dikarenakan hidup dilingkungan sehat akan memberikan dampak positif pada kesehatan, sehingga kesehatan seseorang akan terjaga jika lingkungan sekitarnya juga sehat.

Begitu juga sebaliknya, jika lingkungan sekitarnya kurang baik, maka kesehatan seseorang akan terganggu.

Dalam menerapkan hidup bersih dan sehat, hal pertama yang harus diterapkan adalah membuat lingkungan sehat.

Lingkungan yang sehat ditandai dengan rumah yang sehat serta lingkungan sekitarnya yang sehat juga.

3. Contoh Karangan Narasi Tentang Guru

Orang Tua Kedua (Guru)

Semua orang pasti memiliki orang tua yang menyambut kedatangan mereka ke dunia ini, tapi di sekolah kita juga dipertemukan dengan orang tua kedua, yaitu guru-guru yang mengajar kita selama kita bersekolah.

Mereka yang membimbing, menjaga, dan memberikan masukan untuk kita selama kita belajar di sekolah.

Saat kita di sekolah, kita akan dipertemukan dengan berbagai jenis guru yang memiliki materi yang berbeda serta kepribadian yang berbeda juga.

Kepribadian guru ini penting karena kita pasti pernah menemukan guru yang baik dan sabar, guru yang tegas, guru yang ditakuti murid karena sering marah, guru yang lucu sering membuat kita tertawa, dan masih banyak lagi.

Ada juga guru yang cantik dan ganteng serta masih muda yang menjadi perhatian murid-murid.

Namun, kita harus tetap menghormati semua guru tanpa terkecuali dan fokus pada proses belajar yang dilakukan.

Guru adalah kunci penting dalam perjalanan pendidikan kita. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu hadir dalam suka duka kita saat menempuh pendidikan di sekolah.

Guru selalu ada untuk memberikan bimbingan, perlindungan, dan teguran. Mereka memiliki kepribadian yang beragam, mulai dari yang baik dan sabar, yang tegas, atau yang lucu.

Namun, di atas segalanya, guru adalah orang-orang yang akan bangga jika kita meraih prestasi dan ikut bersedih jika kita mengalami kegagalan.

Mereka juga akan membangkitkan kita dari kegagalan tersebut. Segala hormat kami untuk guru-guru yang telah berjuang untuk memajukan pendidikan kita.

4. Contoh Karangan Narasi Tentang Sekolah

Sebuah Pengalaman yang Mengesankan

Pada hari Senin pagi, aku terkejut ketika menyadari bahwa jam di kamarku menunjukkan pukul 06.30 WIB.

Aku segera bangun dan menuju kamar mandi. Namun, saat di kamar mandi, aku terpeleset dan hampir saja mencederai diri sendiri.

Setelah mandi, aku berpakaian sekolah, sarapan pagi, dan berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor.

Namun, saat sampai di sekolah, aku terkejut karena topiku tidak ada di dalam tas. Karena harus mengikuti upacara bendera pada hari itu, aku harus pulang ke rumah untuk mengambil topi.

Setelah mengambil topi, aku kembali ke sekolah dengan menaiki sepeda motor. Setelah berangkat dari rumah, aku menemukan bahwa motorku kehabisan bensin.

Aku harus mencari tempat penjualan bensin eceran yang tidak jauh dari jalan.

Beruntung, aku segera menemukan tempat tersebut dan membeli satu liter bensin untuk melanjutkan perjalanan ke sekolah.

Setelah tiba di sekolah, aku dikejutkan dengan melihat bahwa murid-murid sudah berkumpul di lapangan untuk upacara pagi.

Karena terlambat, aku segera berlari menuju lapangan upacara.

Saat upacara dimulai, kepala sekolah memberikan pengarahan tentang tata tertib sekolah yang harus diterapkan oleh semua murid.

Tiba-tiba seorang guru datang menghampiri murid-murid untuk memeriksa kerapian, dan sialnya rambutku dinilai terlalu panjang oleh guru tersebur.

Tanpa kesempatan untuk menolak, guru tersebut dengan leluasa sudah mencabik-cabik rambutku.

Setelah upacara selesai, aku masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran.

Namun, sayangnya, guru memberikan pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan dan aku lupa untuk mengerjakannya.

Akibatnya, aku diberikan hukuman oleh guru untuk mengerjakan PR tersebut sebanyak tiga kali.

Dan, dengan rambutku yang tak rapi, aku merasa malu di depan teman-teman sekelas.

Aku berusaha menyelesaikan tugas yang diberikan guru dengan sebaik mungkin, tetapi teman-teman yang bermain di kelas mengganggu konsentrasiku.

Akhirnya, aku meminta teman-teman untuk diam dan fokus pada tugas masing-masing agar dapat menyelesaikan tugas dengan baik.

Namun, meskipun aku berusaha keras, aku kesulitan untuk menyelesaikan tugas dengan cepat karena suasana kelas yang tidak kondusif.

Aku memberikan teguran pada teman-teman agar tidak ribut di kelas, namun mereka tidak senang dan tidak menerima teguran itu.

Temanku pun merobek tugas yang sedang kubuat, yang membuatku merasa kesal dan dengan cepat aku melakukan tindakan yang tidak baik dengan menghajarnya, menyebabkan perkelahian terjadi.

Wali kelas kemudian memanggil kami ke kantor untuk menyelesaikan masalah tersebut dan kami diharuskan untuk bermaaf-maafan.

Setelah itu, kami diberi perintah untuk mengabaikan masalah tersebut dan melanjutkan kegiatan seperti biasa.

Lonceng pun berbunyi, menandakan waktu pulang sekolah. Kami segera pulang ke rumah dan aku merasa lega karena masalah yang terjadi telah selesai.

Setelah itu, aku pun bercerita kepada orang tua ku setelah tiba dirumah.

Orang tuaku juga mengingatkan agar tidak mudah terpancing emosi dalam menyelesaikan masalah dan selalu berusaha untuk mencari jalan damai dalam mengatasi masalah yang dihadapi.

Aku pun mengerti dan berusaha untuk mengaplikasikan nasihat orang tuaku dalam kehidupanku sehari-hari.

6. Contoh Karangan Narasi Tentang Fakta

Contoh Karangan Narasi Tentang Fakta
Ir. Soekarno

Ir. Soekarno, yang menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pertama, merupakan seorang nasionalis yang memimpin PNI pada tahun 1928.

Ia rela menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena tekadnya untuk menentang penjajah.

Pada tanggal 1 Juni 1945, dalalm sidang BPUPKI, Soekarno menyampaikan pidato yang menjelaskan dasar-dasar negara merdeka yang dikenal dengan Pancasila.

Bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Kemudian pada tahun 1948, ia ditangkap dan diasingkan oleh Belanda di wilayah Bengkulu.

Dan pada tahun 1949, setelah kedudukan sebagai Presiden RI yang dimilikinya pulih, Ir. Soekarno pun dikembalikan ke Yogyakarta.

Soekarno pun pernah menjadi juru bicara bagi negara-negara noblok pada Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 bersama dengan pemimpin-pemimpin negara lainnya.

Dengan jiwa kepemimpinan serta perjuangan yang ia punya tidak pernah pupus sehingga ia menghabiskan seluruh hidupnya untuk berbakti serta berjuang.

Kesimpulan

Itulah beberapa contoh karangan cerita narasi yang bisa menjadi referensi kamu dalam mengerjakan tugas dalam membuat karangan cerita narasi.

Dan dari beberapa contoh cerita diatas, bisa kita simpulkan bahwa karangan cerita karangan narasi ini merupakan karangan atau teks yang menceritakan suatu kejadian berdasarkan urutan waktu atau biasa disebut sebagai kronologis.

/* */