Jenis-Jenis Alat Ukur dan Fungsinya

Infokekinian.comAlat ukur (measuring tool) adalah sebuah alat yang tujuan penggunaannya untuk membantu dalam mengetahui nilai suatu besaran dan alat ukur pun memiliki banyak jenis-jenis alat ukur dan fungsinya.

Tujuan pengukuran adalah untuk mengetahui ukuran suatu benda tertentu. Misalnya, cara paling sederhana untuk mencari panjang meja adalah dengan menggunakan meteran atau penggaris.

Contoh lainnya adalah seorang pelari yang menggunakan stopwatch untuk menentukan kecepatan larinya. Ini kira-kira menggambarkan arti alat ukur.

Alat Ukur Panjang

Menurut jenis kursus yang ditawarkan, ada keragaman yang besar. Itu tergantung pada tujuan utama.

Di bawah ini pembahasan lebih lengkap mengenai berbagai jenis alat ukur dan fungsinya masing-masing.

Berbagai alat ukur secara kasar dapat diklasifikasikan menjadi 9 kategori, termasuk:

  1. Alat ukur panjang
  2. Alat ukur volume
  3. Alat ukur massa dan berat
  4. Alat ukur listrik
  5. Alat ukur waktu
  6. Alat ukur suhu
  7. Alat ukur kelembaban udara
  8. Alat ukur tanah
  9. Alat ukur intensitas cahaya.

Fungsi alat ukur ini sangat diperlukan untuk kepentingan ilmiah. Jenisnya juga dikategorikan berdasarkan fungsi atau kinerjanya.

Misalnya, instrumen untuk mengukur panjang, volume, waktu, massa atau berat, suhu, kelembaban relatif, tanah, listrik, dan gaya dan tekanan.

Sementara itu, ada dua jenis alat ukur, yaitu standar dan non-standar. Secara khusus, mari kita simak pembahasan berikut ini.

Alat Ukur Panjang

Alat ini digunakan untuk menentukan panjang suatu benda. Ada juga berbagai jenis untuk kebutuhan tertentu. Alat yang paling umum untuk mengukur panjang adalah penggaris.

Namun, ada sejumlah alat ukur panjang yang tersedia, antara lain:

  1. Pengggaris
  2. Meteran
  3. Mikrometer Sekrup
  4. Jangka Sorong.

Berikut ini adalah pembahasan lengkap tentang berbagai jenis alat ukur panjang.

1. Penggaris

kamu harus terbiasa dengan penggaris, karena sangat mudah diakses. Alat ini sering digunakan oleh pelajar SMA dan mahasiswa dalam bisnis percetakan.

Pada penggaris adalah satuan sentimeter (cm) dan inci. Berbagai macam bentuk dan ukuran yang tersedia di pasaran antara lain penggaris segitiga, penggaris sudut, dan penggaris busur.

2. Meteran

Satuan pada meteran hampir identik dengan penggaris, khususnya sentimeter dan inci.

Satu-satunya perbedaan adalah bahwa rentang pengukur jarak biasanya dirancang secara signifikan lebih lama. Jelas jika dibandingkan dengan rentang panjang umum penggaris.

Inilah sebabnya mengapa meteran biasanya digunakan untuk kebutuhan yang lebih berat. Misalnya, pekerja konstruksi menggunakannya untuk mengukur bahan dan tanah.

Namun, meteran ini juga dapat digunakan untuk mengukur panjang jalan, luas tanah, dan variabel lainnya.

3. Mikrometer Sekrup

Objek pengukur panjang termasuk mikrometer sekrup. Namun, tujuannya berbeda dari penggaris dan meteran.

Dimana fungsi utama mikrometer ulir adalah untuk melakukan pengukuran ketebalan benda yang lebih presisi.

Misalnya, kertas ukur, logam, dan benda tipis lainnya. Dan tingkat presisi sekrup mikrometer bisa mencapai 0,01 milimeter.

4. Jangka Sorong

Alat ukur berikut adalah jangka sorong. Dimana alat ini dimaksudkan untuk digunakan untuk mengukur suatu benda dengan ketelitian yang lebih besar.

Bisa dikatakan bahwa jangka sorong dapat mengukur benda-benda kecil dengan ketelitian hingga 0,1 milimeter.

Alat Ukur Volume

Alat Ukur Volume

Pengukur volume ini mengukur jumlah cairan yang terkandung dalam suatu benda. Ada beberapa jenis alat ukur volume yang harus kita kenal, antara lain:

  1. Gelas ukur
  2. Erlenmeyer
  3. Buret.

Berikut penjelasan lengkap masing-masing jenis alat ukur volume:

1. Gelas Ukur

Gelas ukur digunakan untuk menentukan volume larutan atau cairan lainnya.

Dalam gelas ukur ada angka yang mewakili volume larutan pada skala. Satuan yang terdaftar biasanya milimeter.

2. Erlenmeyer

Kaca digunakan untuk membuat Erlenmeter dan gelas ukur. Selain itu, Erlenmeyer berfungsi sebagai ukuran volume larutan.

Gelas ukur dan erlenmeyer harus ada di lab sains. Namun, fungsi spesifiknya berbeda. Ukuran bagian atas Erlenmeyer lebih sempit dari ukuran bagian bawah.

Oleh karena itu, tidak heran jika digunakan untuk mengocok suatu larutan. Tujuannya agar cairan tidak mudah bocor.

Alat Ukur Massa dan Berat

Setiap benda pasti memiliki berat atau massa. Untuk mengetahui ukurannya, kita memerlukan alat ukur massa dan berat, seperti timbangan dan timbangan.

Penjelasan masing-masing jenis alat ukur massa dan berat diberikan di bawah ini sebagai informasi tambahan:

1. Timbangan

Kita mengenal dua jenis timbangan: digital dan analog. Apa perbedaan yang ada di antara keduanya?

Pada kenyataannya, kedua skala tersebut menggunakan sistem pengukuran yang berbeda. Timbangan digital berfungsi melalui penggunaan sensor, menampilkan angka yang akurat.

Tidak seperti timbangan digital, timbangan analog menggunakan pegas.

Jelas, timbangan digital akan lebih akurat daripada timbangan analog. Di laboratorium, timbangan digital selalu digunakan.

2. Neraca

Alat untuk mengukur berat badan selanjutnya adalah neraca. Terlepas dari perbedaannya, massa dan berat sering membingungkan.

Dalam fisika, massa adalah besaran pokok yang diukur dalam kilogram (kg). Sedangkan berat adalah besaran yang diturunkan dari massa. Satuan berat adalah Newton (N) atau kilogram-meter-second-2.

Timbangan adalah alat untuk mengukur berat suatu benda. Ada berbagai jenis neraca, seperti neraca pegas, neraca dua lengan, dan neraca Ohaus.

Alat Ukur Listrik

Tujuan dari alat ukur listrik adalah untuk menetapkan nilai besaran listrik. Misalnya tegangan, arus, hambatan, dan lain-lain.

Voltmeter, amperemeter, multimeter, ohmmeter, dan wattmeter adalah contoh alat ukur listrik yang umum digunakan.

Fungsi dari berbagai jenis alat ukur listrik adalah sebagai berikut :

  1. Voltmeter, untuk mengukur voltase atau tegangan listrik
  2. Amperemeter, untuk mengetahui kuat arus listrik suatu rangakaian
  3. Multimeter, memiliki tiga kegunaan sekaligus, yaitu untuk mengukur tegangan, kuat arus, dan hambatan listrik atau resistansi
  4. Ohmmeter, untuk mencari besar hambatan listrik atau resistansi
  5. Wattmeter, untuk mengetahui ukuran daya listrik.

Alat Ukur Waktu

Alat Ukur Waktu

Tujuan dari alat ukur waktu adalah untuk menentukan atau menetapkan rentang waktu tertentu. Salah satu contoh telah disediakan di paragraf pengantar artikel.

kamu pasti sudah familiar dengan tiga jenis timer, antara lain jam analog, jam digital, dan stopwatch. Baik jam analog maupun digital memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menampilkan waktu.

Namun, jam digital lebih presisi daripada jam analog. Sementara itu, stopwatch dapat berfungsi sebagai alarm atau mengukur durasi suatu tugas.

Alat Ukur Suhu

Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Fungsi utama termometer adalah untuk mengukur suhu. Di pasaran, kita akan menemukan berbagai macam termometer berdasarkan fungsinya.

Berikut ini adalah jenis termometer yang paling umum digunakan saat ini:

  1. Termometer digital
  2. Termometer ruang
  3. Termometer laboratorium
  4. Termometer bimetal
  5. Termometer inframerah
  6. Termometer klinis
  7. Termometer termokopel.

Alat Ukur Kelembaban Udara

Higrometer adalah alat untuk mengukur kelembaban udara. Badan dan organisasi meteorologi, seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sering menggunakan alat ini (BMKG).

Selain itu, industri makanan dan minuman membutuhkan pengukur kelembaban udara khusus ini. Tujuannya adalah untuk menentukan tingkat kelembapan yang optimal agar makanan dan minuman tahan lebih lama.

BMKG juga membutuhkan anemometer (alat pengukur kecepatan dan arah angin), ombrometer (alat pengukur curah hujan), dan barometer untuk mengatasi masalah cuaca (alat pengukur tekanan udara).

Sementara itu, alat pengukur kelembaban untuk keperluan industri dapat dikalibrasi dengan kapasitas ruang produksi. Atau bisa juga dengan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis industri.

Alat Ukur Tanah

Alat Ukur Tanah

Theodolite dan Altimeter adalah jenis-jenis alat ukur tanah yang umum digunakan. Keduanya melayani tujuan yang berbeda.

Theodolite digunakan untuk mengukur ketinggian dan kemiringan tanah. Alat ini sering digunakan pada tahap awal perencanaan proyek konstruksi.

Sementara itu, fungsi Altimeter adalah untuk menentukan ketinggian tanah relatif terhadap permukaan laut.

Jawaban atas pertanyaan bagaimana menentukan MDPL (meter di bawah permukaan laut) suatu gunung adalah dengan menggunakan altimeter.

Alat Ukur Intensitas Cahaya

Jenis-jenis alat ukur yang terakhir ada lux meter, dimana alat ini berfungsi untuk mengukur intensitas cahaya.

Dengan menggunakan lux meter, kita dapat mengukur intensitas penerangan sebuah cahaya. Misalnya, lampu di rumah, gedung, atau ruangan tertentu.

Untuk memaksimalkan pencahayaan untuk tujuan tertentu, perlu untuk menyesuaikan tingkat intensitas cahaya.

Jelas tidak terlalu terang sehingga menyebabkan silau atau sangat redup sehingga mengganggu penglihatan.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan:

Penelitian kuantitatif menggunakan alat ukur apa?

Jawab:

Penelitian menggunakan desain berupa penelitian kuantitatif, karena alat ukur yang digunakan untuk mengukus kedua variabel tersebut berupa skala, yaitu skala lingket.

Apakah kuesioner termasuk alat ukur?

Jawab:

Dalam bidang ilmu sosial, alat ukur yang umum digunakan adalah kuesioner atau pemandu wawancara.

Dimana alat ukur ini sangat berperan dalam menentukan mutu data/hasil penelitian. Apabila alat ukur tidak tepat dan sesuai (valid) dan relative tetap (Reliabel) atau tidak akurat, maka hasilnya tidak akan akurat pula.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai jenis-jenis alat ukur dan fungsinya yang sudah kami jelaskan secara detail di atas.

Dan dapat disimpulkan, bahwa alat ukur memiliki fungsi untuk mengukur suatu objek seperti panjang, volume, hingga instensitas cahaya.

Dan dalam ilmu fisika, fungsi alat ukur ini tentunya mempunyai peran penting untuk mengetahui nilai dari besaran-besaran tertentu.

Demikianlah artikel mengenai Jenis-Jenis Alat Ukur dan Fungsinya dan jangan lupa untuk terus kunjungi website Infokekinian.

Karena kami juga memiliki banyak informasi dan rekomendasi lain yang tentunya akan bermanfaat dan membantu sobat kekinian.

/* */