Review Moon Knight Eps 4

Infokekinian.com – Penggemar marvel, Moon Knight baru saja merilis epsiode 4 pada tanggal 20 April 2022. Kami akan review Film Moon Knight episode 4 yang baru saja tayang kemarin. Yuk simak!

Presentasi yang dipoles dan menghibur di episode keempat Moon Knight dipajang. Ini dimulai dengan petualangan gaya Indiana Jones dan kemudian berakhir dengan plot twist yang berubah drastis, menjadikan episode ini salah satu pertunjukan yang paling menakjubkan.

Review Moon Knight Eps 4 (2)

Sinopsis Moon Knight Episode 4

Setelah Khonshu menggulung kembali langit, Steven (Oscar Isaac) dan Layla (May Calamawy) akhirnya menemukan tempat yang dianggap sebagai kuburan Ammit. Di permukaan, area tersebut terlihat kosong. Ethan Hawke) ada di dalam makam, sebagaimana dibuktikan oleh tanda-tanda ini.

Keduanya bersiap memasuki makam untuk mencari ushabti Ammit, artefak yang digunakan untuk mengurung arwah makhluk hidup. Steve (dan Marc) kali ini tidak lagi ditemani oleh Khonshu yang dikurung di sebuah ushabti.

Harrow menjelaskan peran Marc dalam kematian ayahnya kepada Layla setelah mereka berpisah. Sementara itu, Marc menemukan ushabti Ammit di sebuah sarkofagus kuno milik Alexander Agung, hingga ia ditembak oleh Harrow.

Petualangan di Campur Horror

Perjalanan Marc dan Layla berlanjut setelah mereka mengetahui di mana kuburan Ammit berada, dan menemukan cara untuk mencegah Harrow menghidupkan kembali Ammit. Tapi kali ini, Marc tidak lagi memiliki kekuatan Ksatria Bulan setelah Khonshu terbatas pada ushabti.

Ini adalah perubahan waktu bagi Moon Knight, yang sebelumnya dihadapkan pada Mesir yang lebih kontemporer. Mulai dari awal episode saat ini, Marvel menghadirkan setting petualangan ala gurun pasir yang dekat dengan makam Firaun, mumi, dan artefak kuno.

Tak lupa nuansa horor yang masih terasa meski tidak sekuat episode sebelumnya. Dikombinasikan dengan plot yang sebagian besar mengingatkan pada Indiana Jones (atau Tomb Raider, mengingat Layla memiliki peran yang sangat besar di episode ini) (atau Tomb Raider, mengingat Layla memiliki peran yang sangat besar di episode ini).

Hingga akhirnya terungkap bahwa makam Ammit yang menyimpan ushabti sebenarnya adalah makam Alexander Agung atau Aleander Agus yang telah lama hilang. Bukan firaun Mesir, tapi dia adalah seorang kaisar Makedonia yang diyakini jauh dari peradaban Mesir.

Akan menarik untuk melihat apa yang akan menjadi jembatan antara Alexander yang seharusnya lebih dekat dengan peradaban Romawi dan terhubung dengan dewa-dewa Mesir kuno, termasuk Ammit dan Khonshu.

Metamorfosa Marc dan Steven – Review Moon Knight

Di episode keempat, Steven dan Marc masih berdebat tentang siapa yang memiliki otoritas atas diri fisik mereka. Dan kali ini, Steven membuat pengaruh besar dengan pengetahuannya tentang Mesir kuno.

Perkembangan ketidaksepakatan mereka adalah bagaimana Steven mulai berani mengungkapkan cintanya pada Layla. Kesediaannya untuk mencium Layla membuktikan hal ini.

Marc merespons pada titik ini, dan Steven mampu mengendalikan tangannya dan meninju wajahnya. Konfliknya komedi, namun di sisi lain membangun fase baru dalam dinamika antara Marc dan Steven yang sebelumnya hanya bisa berbicara lewat cermin.

Dan keduanya saling melengkapi, dimana Marc berperan sebagai petarung dan Steven sebagai otaknya. Meski begitu, tidak hanya mereka berdua, karena di episode ini dan sebelumnya, Marvel telah mengisyaratkan kepribadian ketiga, Jake.

10 Menit Terakhir yang Menghebohkan

Sepuluh menit terakhir, yang sangat berbeda dari episode Ksatria Bulan sebelumnya, juga menyebabkan kehebohan. Sebuah plot yang mungkin datang secara tak terduga di tengah plot yang intens di episode ini.

Saat menghadapi Harrow, Marc tertembak dan terbangun di tempat yang tampak seperti rumah sakit jiwa! Bahwa perjalanannya menjadi Ksatria Bulan dan pertemuannya dengan Khonshu dan Layla tidak lebih dari mimpi.

Di dalam fasilitas, ada banyak wajah familiar yang terlihat di tiga episode pertama. Termasuk Layla yang merupakan salah satu ‘pasien’ yang senasib dengan Marc. Sedangkan Harrow berpenampilan seperti dokter, lengkap dengan kumis tipis dan tongkat jalan.

Ketika Marc mencoba melarikan diri, dia menemukan sarkofagus tempat Steven ditempatkan. Ini menkamui pertemuan fisik pertama antara Marc dan Steven, meski keduanya masih menjadi wajah Oscar Isaac.

Sarkofagus lain sedang mencoba untuk membuka saat keduanya menemukan pelarian mereka. Ini kemungkinan besar akan berisi Jake Lockley, salah satu kepribadian Marc yang sebelumnya telah disinggung di episode sebelumnya.

Penyakit mental Harrow dieksplorasi lebih lanjut di saat-saat terakhir episode ini. Meski tentunya masih banyak plot lain yang bisa dikaitkan dengan kisah Marc dan Steven di akhir seri ini.

Sampai akhirnya Steven dan Marc bertemu dengan Tawaret, dewi kelahiran dan kesuburan mesin berwajah kuda nil, cerita berakhir di situ untuk sementara. Akankah kelahiran kembali Marc bergantung pada karakter ini, atau akankah itu berfungsi sebagai metafora untuk rekonsiliasi kepribadian Marc dan Steven?

Ada waktu untuk menyukai plot episode keempat, karakter, dan dinamika dan masalah mental karakter utama, avatar Khonshu, yang sekarang bebas dari kendali Khonshu.

Kita tidak bisa melupakan Oscar Isaac sebagai Marc dan Steven, yang tumbuh dalam diri kita sebagai seorang performer. Bahkan saat keduanya berteriak, Oscar membedakan teriakan Marc dan Steven menurut kepribadian masing-masing.

Secara keseluruhan, Moon Knight episode 4 membawa MCU ke arah yang baru dengan perpaduan cerita dan cerita antara Marc dan Steven serta segala hal yang berhubungan dengan dewa-dewa Mesir di MCU. Mengakhiri mitos: episode keempat dari setiap seri MCU berisi twist yang mengejutkan.

Kesimpulan

Nah itulah penjelasan dari review moon knight yang kami ringkas, jika kalian tidak mempunyai platform untuk menonton moon knight, kalian bisa membaca review moon knight yang telah kami buat secara ringkas dan jelas.

/* */