Jenis Peradangan Sendi, Ini Pengertian dan Penyebabnya

InfoKekinian.com – Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak kamu untuk mengenal jenis peradangan sendi hingga penyebab terjadinya peradangan.

Kekuatan tulang dan persendian akan berkurang seiring bertambahnya usia sehingga risiko radang sendi meningkat. Jelas, kondisi seperti itu tidak bisa diabaikan.

Apa Itu Radang Sendi Jika radang sendi tidak segera diobati, kerusakan permanen akan terjadi sehingga mungkin kamu sama sekali tidak ingin mengalami peristiwa seperti itu.

Namun untuk mengatasi radang sendi ini tentunya kamu perlu mempunyai bekal pengetahuan. Lantas, apa saja jenis peradangan sendi ini? Dan apa saja penyebabnya? Yuk, simak artikel ini hingga selesai.

Apa Itu Radang Sendi?

Radang sendi atau artritis adalah inflamasi atau peradangan pada persendian tubuh dan jaringan sekitarnya. Sendi adalah hubungan antara dua atau lebih tulang, seperti pinggul atau lutut.

Peradangan pada persendian menyebabkan persendian membengkak, menjadi kaku dan nyeri, bahkan menjadi sulit untuk digerakkan. Gangguan tersebut dapat mempengaruhi beberapa sendi di tubuh.

Arthritis dibagi menjadi beberapa jenis. Namun, osteoarthritis (OA) dan rheumatoid (RA) arthritis adalah jenis arthritis yang paling umum terjadi.

Sebenarnya, siapa saja bisa terkena radang sendi. Mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa semua dapat mengalaminya.

Namun, risikonya cenderung meningkat, terutama di antara mereka yang berusia 65 tahun ke atas. Selain itu, arthritis juga dapat mempengaruhi dibeberapa sendi.

Juvenile rheumatoid arthritis adalah jenis arthritis yang paling umum terjadi pada anak-anak. Selain itu, radang sendi lebih sering menyerang wanita daripada pria.

Radang sendi atau arthritis adalah gangguan yang dapat dikelola dengan menghilangkan faktor risiko, sehingga kamu dapat berkonsultasi dengan dokter kamu untuk informasi tambahan.

Jenis-jenis Radang Sendi

Jenis-jenis Radang Sendi
Berikut adalah jenis peradangan sendi:

1. Osteoartritis

Osteoarthritis sejauh ini merupakan jenis radang sendi yang paling umum terjadi. Peradangan ini mempengaruhi lapisan tulang rawan sendi, yang menyebabkan ketidaknyamanan dan masalah mobilitas.

2. Rheumatoid arthritis (RA)

Jenis radang sendi ini adalah kerusakan sistem kekebalan atau kondisi autoimun. RA muncul ketika sistem kekebalan tubuh mulai menyerang jaringan tubuh, terutama persendian.

3. Tophi atau Asam Urat

Asam urat adalah peradangan pada persendian yang disebabkan oleh kadar asam urat yang berlebihan di dalam tubuh.

Penyakit ini biasanya mempengaruhi jempol kaki, meskipun juga dapat mempengaruhi sendi lainnya.

4. Psoriasis Arthritis

Bentuk arthritis psoriatik ini adalah peradangan sendi yang mempengaruhi individu dengan psoriasis.

5. Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah gangguan peradangan yang mempengaruhi tulang, otot, dan ligamen tulang belakang.

Gangguan ini dapat mengakibatkan kekakuan dan penyatuan sendi tulang belakang. Selain itu, penyakit ini dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya, terutama mata.

6. Lupus

Lupus adalah gangguan autoimun yang dapat menyebabkan peradangan atau nyeri pada berbagai organ dan jaringan.

7. Septic arthritis

Septic arthritis merupakan jenis peradangan sendi karena infeksi bakteri di dalam sendi. Artritis septik biasanya mempengaruhi lutut, tetapi juga dapat mempengaruhi pinggul, bahu, dan sendi lainnya.

8. Juvenile Idiophatic Arthritis

Jenis Peradangan Sendi Juvenile Idiophatic Arthritis
Juvenile idiophatic arthritis, umumnya dikenal sebagai juvenile rheumatoid arthritis, adalah bentuk arthritis yang paling umum di kalangan remaja dan anak-anak di bawah usia 16 tahun.

Kondisi ini berkembang ketika sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel dan jaringan sendi yang sehat, yang biasanya disebabkan oleh faktor keturunan dan lingkungan seperti virus.

Penyebab Radang Sendi

Berikut adalah penyebab dari terjadinya gangguan arthritis:

1. Penuaan

Usia adalah salah satu penyebab paling umum dari gangguan radang sendi. Biasanya, gejala radang sendi mulai terlihat pada usia 65 tahun.

Gangguan ini banyak terjadi karena kesehatan tubuh yang memburuk, termasuk tulang dan persendian.

2. Cedera di Area Sendi

Cedera pada area sendi juga dapat menyebabkan radang sendi. Baik cedera itu disebabkan oleh benturan atau apa pun, itu mungkin menyebabkan radang sendi.

3. Gangguan Pada Metabolisme Tubuh

Kelebihan kalsium atau asam urat dapat berdampak negatif pada kesehatan sendi, sehingga gangguan metabolisme seperti itu dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan radang sendi.

Sehingga orang dengan disiplin tinggi dalam menjaga asupan makanan bernutrisi cenderung jarang mengalaminya.

4. Infeksi Sendi

Selain trauma atau cedera sendi, infeksi sendi juga bisa menjadi penyebab radang sendi, lho Sobat Kekinian.

Dalam kebanyakan kasus, radang sendi yang disebabkan oleh infeksi sendi dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia.

5. Autoimun

Autoimun
Arthritis dapat terjadi ketika sistem kekebalan menyerang membran yang mengelilingi sendi dan kejadian seperti ini lebih banyak terjadi di kalangan wanita. Tanpa perawatan segera, tulang rawan dan organ lainnya dapat rusak.

Gejala Radang Sendi

Tergantung pada jenis radang sendi yang dialami, manifestasi gejala radang sendi dapat bervariasi. Namun demikian, ada beberapa gejala yang umum terjadi, antara lain:

1. Rasa Sakit Pada Sendi

Nyeri atau ketidaknyamanan pada persendian adalah gejala radang sendi yang paling umum. Intensitas rasa sakit dapat membuat individu sulit untuk bergerak.

Jika kamu mengalami ketidaknyamanan sendi yang terus-menerus, kamu harus segera mengunjungi dokter.

2. Sendi Kaku

Peradangan pada sendi dapat mengakibatkan kekakuan sendi. Jelas, kondisi seperti ini bisa sangat menakutkan dan selain itu, akan sulit untuk menggerakkan sendi.

3. Area Sekitar Sendi Terlihat Bengkak

Pembengkakan adalah salah satu efek atau dampak dari peradangan. Ketika kamu menderita radang sendi, area di sekitar sendi yang terkena akan tampak bengkak dan membesar.

Ini biasanya disertai dengan ketidaknyamanan dan kekakuan sendi.

4. Kulit di Sekitar Sendi Terlihat Kemerahan

Salah satu tanda radang sendi mungkin kulit kemerahan di daerah sendi. Periksa kembali untuk mengetahui apakah kemerahan yang kamu rasakan disertai dengan gejala radang sendi lainnya jika kamu mengalaminya.

5. Otot di Sekitar Sendi Terasa Melemah

Arthritis mempengaruhi lebih dari sekedar kemampuan kamu untuk menggerakkan sendi kamu, sehingga otot-otot di sekitar sendi biasanya akan melemah dan berkontraksi.

Jika mengangkat beban berat lebih sulit dari biasanya, kamu harus berhati-hati. Ada kemungkinan kamu menderita radang sendi.

Cara Mencegah Arthritis

Cara Mencegah Arthritis
Arthritis adalah kondisi yang tidak dapat disembuhkan. Meski demikian, ada upaya untuk mencegahnya. Radang sendi dapat dicegah dengan cara sederhana sebagai berikut:

1. Jaga Pola Makan

Apa yang kamu konsumsi secara signifikan akan mempengaruhi kesehatan tulang dan sendi kamu.

Jika kamu mengonsumsi makanan yang tidak sehat, kemungkinan kamu terkena radang sendi akan meningkat, dan kondisi kesehatan kamu secara umum akan memburuk.

Selalu konsumsi makanan yang seimbang dan sehat. Hanya saja kali ini, sertakan sebagian antioksidan.

Antioksidan sangat efektif dalam mengurangi peradangan dalam tubuh. Dengan menjaga pola makan, maka berat badan menjadi lebih terjaga.

2. Menurunkan Berat Badan

Periksa berat badan kamu, apakah ideal atau bahkan malah obesitas? Karena kelebihan berat badan dapat membuat tulang dan sendi tegang.

Oleh karena itu, seseorang dengan obesitas cenderung lebih rentan terhadap arthritis. Jika kamu kelebihan berat badan, kamu harus mulai memperbaiki pola makan kamu.

Kurangi asupan kalori kosong, seperti gula, untuk menurunkan berat badan. Pilih sumber kalori seperti telur, daging, sayuran, dan buah.

Kamu juga dapat mengganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks untuk membantu penurunan berat badan.

3. Berolahraga Secara Teratur

Mempertahankan tulang dan sendi yang kuat tidak dapat dicapai sendiri melalui penurunan berat badan dan diet yang tepat. Selain itu, kamu juga masih harus berolahraga secara konsisten.

Aktivitas fisik bermanfaat bagi kesehatan tulang dan sendi. Bahkan jika kamu tidak lagi muda, olahraga teratur berkontribusi pada gaya hidup yang lebih baik.

Ada banyak olahraga yang tersedia. Namun, tidak semua aktivitas fisik itu sehat untuk tulang dan persendian.

Berolahragalah dengan intensitas sedang dan hindari latihan yang memberikan tekanan berlebihan pada tulang dan persendian kamu.

Latihan-latihan ini sangat baik untuk menjaga kelenturan sendi.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang biasa dipertanyakan:

Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Radang Sendi?

Berikut adalah beberapa langkah yang perlu kamu lakukan saat radang sendi:

  1. Kompres dengan air dingin atau panas
  2. Latihan fisik
  3. Minum obat anti nyeri
  4. Konsultasikan pada ahlinya jika nyeri pada sendi tidak berkurang.

Nyeri Sendi Kekurangan Vitamin Apa?

Kekurangan vitamin D dianggap sebagai salah satu penyebab nyeri sendi memburuk.

Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang mengatakan jika orang yang mengidap rheumatoid arthritis memiliki kadar vitamin D cenderung rendah.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi mengenai pengertian serta jenis peradangan sendi yang pelu kamu ketahui. Dan ingat, jika arthritis merupakan gangguan yang memiliki tingkat kesembuhan yang kecil.

Namun, arthritis dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti makan makanan yang seimbang dan berolahraga secara teratur. Keduanya harus dilakukan dengan cara yang tidak terputus.

/* */