Mengenal Penyakit Kardiovaskular, Ini Cara Mencegahnya

InfoKekinian.com – Meski bukan penyakit menular, tapi kamu perlu mengenal penyakit kardiovaskular agar bisa lebih waspada hingga dapat mencegah terkena gangguan atau penyakit kardiovaskular ini.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa penyakit ini merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah hingga menengah seperti Indonesia.

Apa itu Penyakit Kardiovaskular
Kematian akibat penyakit kardiovaskular global diproyeksikan mencapai 23 juta per tahun pada tahun 2030.

Sekitar 17 juta kematian di seluruh dunia saat ini disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Ini mewakili 31% dari total jumlah kematian di dunia.

Untuk mengenal penyakit kardiovaskular lebih lanjut, simak artikel ini hingga selesai.

Apa itu Penyakit Kardiovaskular?

Penyakit kardiovaskular adalah suatu kondisi di mana jantung dan arteri darah terganggu. Penyebab utama penyakit jantung dan stroke adalah disfungsi jantung dan pembuluh darah.

Meskipun penyakit kardiovaskular tidak hanya menyebabkan penyakit jantung dan stroke, banyak penyakit tambahan mungkin disebabkan oleh masalah kardiovaskular.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit kardiovaskular membunuh 17,6 juta orang setiap tahun.

Menurut statistik WHO, gangguan kardiovaskular yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah dapat mengakibatkan angka kematian atau kematian yang sangat tinggi.

Hal ini juga didorong oleh perilaku negatif banyak orang. Salah satunya adalah kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Perilaku yang tidak diinginkan ini dapat merusak kesehatan jantung dan pembuluh darah serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Karena merokok dapat memperburuk trombosis, yang dapat berkontribusi pada komplikasi kardiovaskular.

Selain itu, peningkatan kadar spesies oksigen reaktif (ROS) meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Kondisi kardiovaskular ini tidak eksklusif untuk perokok aktif. Sebagai alternatif, bagi kamu yang tidak merokok tetapi menyerap asap rokok dari perokok aktif yang bertempat tinggal di tempat tinggal yang sama.

kamu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung iskemik hingga 30%. Namun, jika perokok aktif dapat berhenti sebelum usia 35 tahun, risikonya berkurang.

Selain menghilangkan risiko masalah kardiovaskular, perokok juga dapat terhindar dari penyakit seperti kanker paru-paru yang disebabkan oleh rokok.

Macam-macam Penyakit Kardiovaskular

Macam-macam Penyakit Kardiovaskular
Menurut National Health Service, penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan jantung dan pembuluh darah.

Penyakit ini biasanya ditandai dengan akumulasi atau pengendapan lemak di arteri, yang meningkatkan risiko pembekuan darah.

Selain itu, masalah kesehatan kardiovaskular terkait dengan kerusakan arteri pada organ seperti otak, jantung, ginjal, dan mata.

Berikut ini adalah bentuk penyakit kardiovaskular atau jantung yang paling umum:

1. Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke jantung. Gumpalan darah dapat menyebabkan kematian otot jantung karena aliran darah yang tidak memadai.

Tanpa perhatian medis segera, serangan jantung bisa berakibat fatal dan mengakibatkan kematian.

Jenis penyakit kardiovaskular ini dapat berupa nyeri dada kiri seperti dipukul benda berat, nyeri menjalar ke leher, rahang, dan lengan, serta sesak napas dan berkeringat.

2. Aterosklerosis

Akumulasi plak di sepanjang dinding pembuluh darah menyebabkan aterosklerosis, yaitu peradangan pada pembuluh darah.

Hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan menghambat aliran darah, yang mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan.

Kamu harus berhati-hati, karena penyakit kardiovaskular seperti penyempitan pembuluh darah ini dapat menyebabkan stroke, emboli paru, atau serangan jantung.

3. Aritmia

Aritmia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan irama atau detak jantung yang tidak normal. Detak jantung mungkin tidak teratur, terlalu lambat, atau terlalu cepat.

Selain itu, aritmia dapat merusak efisiensi jantung. Jika detak jantung tidak menentu, ia tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

4. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah jenis lain dari penyakit kardiovaskular, yang disebabkan oleh pembentukan plak di arteri koroner.

Penyakit ini dapat membatasi suplai darah ke jantung, membuat tubuh kekurangan oksigen dan nutrisi penting. Merokok adalah penyebab utama penyakit jantung koroner.

5. Stroke

Stroke
Ketika pembuluh darah yang memberikan darah ke otak terhambat, maka akan dapat menyebabkan stroke.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh pembekuan darah. Ketika suplai darah otak terputus, beberapa sel otak ini terluka atau mati.

Gangguan aliran darah dapat disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik) atau penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik).

Penyakit ini dapat menghilangkan aktivitas fungsi tertentu yang dikendalikan otak, menyebabkan kelemahan anggota badan dan bahkan gangguan bicara.

6. Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung adalah penyakit yang diakibatkan oleh malfungsi atau gangguan yang mempengaruhi satu atau lebih dari empat katup jantung.

Masalah dapat muncul jika katup jantung tidak cukup terbuka untuk memungkinkan aliran darah atau tidak tertutup dengan benar, yang menyebabkan kebocoran darah, edema, atau kondisi lainnya.

7. Deep Vein Thrombosis (DVT)

DVT terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di vena dalam, biasanya di kaki. Dalam keadaan ekstrim, gumpalan darah ini dapat bergerak melalui aliran darah ke paru-paru, mengakibatkan emboli paru.

Salah satu gangguan pada sistem kardiovaskular bisa berakibat fatal, sehingga harus segera ditangani.

8. Gagal Jantung

Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak dapat berkontraksi dan rileks secara normal, mencegahnya memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.

Gejala dari salah satu penyakit kardiovaskular ini mungkin termasuk edema dan sesak napas. Jika tidak diobati, gagal jantung jelas sangat serius.

9. Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan adalah penyakit yang disebabkan oleh cacat struktural jantung yang ada sejak lahir.

Beberapa individu mungkin menunjukkan gejala saat lahir. Namun demikian, beberapa dari mereka hanya menunjukkan gejala sepanjang masa kanak-kanak.

Sebagian besar penyebab masalah penyakit kardiovaskular semacam ini masih belum diketahui. Ketika seorang anak kecil menangis, biasanya terlihat rona kebiruan di wajahnya.

Namun, hal ini tidak terjadi pada setiap kasus penyakit jantung bawaan. Dengan menggunakan stetoskop, dokter dapat mendiagnosis berbagai masalah dengan mendengarkan suara jantung.

10. Penyakit Arteri Perifer

Penyakit arteri perifer adalah suatu kondisi di mana penyempitan arteri menghalangi aliran darah ke kaki. Penyempitan ini dihasilkan oleh akumulasi plak di arteri.

Gangguan ini dapat mengurangi aliran darah ke kaki, sehingga menimbulkan rasa sakit, terutama saat berjalan.

11. Penyakit Vena Perifer

Penyakit vena perifer terjadi ketika vena yang mengembalikan darah dari kaki dan lengan ke jantung rusak. Gangguan ini dapat menyebabkan pembengkakan kaki dan perkembangan varises.

Cara Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Cara Mencegah Penyakit Kardiovaskular
Faktor risiko penyakit kardiovaskular termasuk pola makan yang buruk, aktivitas fisik yang jarang, merokok, penggunaan alkohol yang berlebihan, hipertensi, diabetes, dan obesitas.

Namun demikian, ada sejumlah tindakan pencegahan yang dapat kamu lakukan untuk menghindari penyakit kardiovaskular, di antaranya:

1. Mengontrol Berat Badan

Berat badan yang normal dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, kamu harus menjaga berat badan yang sehat agar tidak kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan.

2. Olahraga Secara Teratur

Asosiasi Jantung Amerika Serikat merekomendasikan 150 menit per minggu olahraga sedang hingga berat untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.

Pastikan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah berolahraga.

3. Melakukan Diet Jantung Sehat

Melakukan Diet Jantung Sehat
Untuk mencegah penyakit kardiovaskular, kamu harus mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung. Konsumsi makanan yang kaya akan asam lemak tak jenuh ganda dan omega-3.

Selain mengonsumsi buah dan sayuran yang sehat, seseorang juga harus berolahraga secara teratur. Hindari konsumsi berlebihan makanan olahan, garam, dan lemak jenuh.

4. Berhenti Merokok

Banyak penyakit mematikan yang terkait dengan merokok. Meski sulit, kamu harus tetap berusaha.

Berhenti merokok dapat secara dramatis mengurangi kemungkinan mengembangkan berbagai penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

5. Pemeriksaan Kehamilan Secara Rutin Setiap Bulan

Ibu hamil wajib menjalani pemeriksaan kehamilan setiap bulan. Dokter mempertimbangkan lebih dari sekadar jenis kelamin dan berat janin.

Organ lain, termasuk sistem peredaran darah janin, ginjal, saluran kemih, dll, juga akan diperiksa oleh dokter.

Hal ini dilakukan untuk mendiagnosis penyakit pada janin sedini mungkin, sehingga memudahkan pengobatan.

Dengan mengambil langkah-langkah mudah ini, risiko penyakit kardiovaskular kamu akan berkurang. Oleh karena itu, pilihlah gaya hidup sehat untuk masa depan.

FAQ

Berikut kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang paling umum dipertanyakan dalam mengenal penyakit kardiovaskular:

Penyakit Kardiovaskular Apakah Menular?

Penyakit kardiovaskular bukanlah gangguan yang menular, meskipun begitu kamu tetap perlu waspada pada gangguan ini.

Apakah Fungsi Kardiovaskular?

Fungsi dari sistem kardiovaskular adalah mengedarkan darah sekaligus membawa oksigen dan zat gizi ke seluruh jaringan tubuh.

Kesimpulan

Itulah sedikit informasi untuk mengenal penyakit kardiovaskular yang merupakan sebuah istilah bagi gangguan yang menyerang pembuluh darah jantung, termasuk CHD atau penyakit jantung koroner, dsb.

Gangguan ini biasa disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat, seperti tidak rutin olahraga, mengonsumsi makanan berlemak dengan jumlah tinggi.

/* */